+Gabungkan Bagian
Baca bagian-bagiannya dari kiri ke kanan. Setiap bagian tersambung ke bagian berikutnya.
Panduan Notasi
Di setiap materi, di atas contoh, ada baris pola singkat seperti verba (bentuk て) + ください atau nomina + を + verba (bentuk て) + ください.
Baris itu rumus ringkas: label kata, bentuk verba, partikel Jepang, serta tanda + , ~ , dan / . Judul materi sering memakai A dan B untuk dua ruang. Cari arti tiap potongan di sini, lalu baca ulang baris pola di materi.
Kunci Cepat
+gabungkan bagiannominaruang nominanomina1 / nomina2dua ruang nominaA / Bruang contohverbaruang verba(bentuk て)bentuk yang perlu dipakai~ruang terbukaTanda ini menunjukkan cara bagian-bagian dalam baris pola tersambung.
+Baca bagian-bagiannya dari kiri ke kanan. Setiap bagian tersambung ke bagian berikutnya.
A, BA dan B menandai kata atau frasa berbeda dalam pola kalimat yang sama. Utamakan huruf ini di judul materi dan bila dua isian punya peran berbeda. Artinya sama dengan nomina1 dan nomina2.
nomina1, nomina2Dua isian berbeda dari kelas kata yang sama. nomina1 dan nomina2 sama-sama nomina, bukan dua jenis kata berbeda.
~Materi berfokus pada akhiran atau partikel yang terlihat. Kata atau frasa sebelumnya berubah sesuai kalimat.
/Salah satu sisi dapat masuk ke pola, tergantung kalimatnya.
( )Tanda kurung menjelaskan bentuk atau peran yang dibutuhkan oleh kata sebelumnya.
( )Tanda kurung Jepang menandai bagian yang dapat muncul di dalam ekspresi.
Label ini menyebut jenis kata yang mengisi suatu ruang.
nominaOrang, tempat, benda, gagasan, atau frasa yang berfungsi seperti nomina.
nama diri / kata tunjuk + nominaKata sebelum nomina menyebut jenis nomina untuk ruang itu, bukan akhiran Jepang. Contoh: nama diri, kata tunjuk, nomina afiliasi, kategori nomina, nomina jadwal.
verbaKata tindakan atau keadaan. Catatan bentuk dapat memberi tahu bentuk verba yang perlu dipakai.
adjektiva-iAdjektiva yang berakhir dengan い, seperti 高い atau 新しい.
adjektiva-naAdjektiva yang sering membutuhkan な sebelum nomina, seperti 静か atau 便利.
adverbiaKata atau frasa yang menerangkan tindakan, seperti pelan-pelan, sudah, atau belum.
kata tanyaKata seperti apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, atau bagaimana.
klausa / kalimatFrasa panjang atau kalimat utuh yang dipakai sebelum pola tata bahasa.
angka / bilanganAngka, jumlah, usia, periode, atau frasa bilangan.
waktu / tempat / orangRuang untuk kata waktu, lokasi, orang, pronomina, barang, aktivitas, atau bagian lain yang mirip nomina.
Label bentuk menunjukkan bentuk kata sebelum bagian berikutnya menempel.
verba (bentuk て)Pakai bentuk verba yang berakhir dengan て atau で sebelum ekspresi berikutnya.
verba (bentuk kamus)Pakai bentuk biasa nonlampau yang muncul di kamus.
verba (bentuk ない)Pakai bentuk negatif biasa.
verb-te / verb-nai / verb-taBeberapa baris pola memakai label Inggris yang dipadatkan. Baca verb-te sebagai verba (bentuk て), verb-nai sebagai verba (bentuk ない), dan verb-ta sebagai verba (bentuk た).
verba (bentuk lampau)Pakai bentuk lampau biasa, sering berakhir dengan た atau だ.
verba (bagian sebelum ます)Pakai bagian verba sebelum ます.
ta-form / ba-form / tara-formLabel ini merujuk ke bentuk Jepang secara langsung: ta-form adalah bentuk た, ba-form adalah bentuk bersyarat ば, dan tara-form adalah bentuk bersyarat たら.
verba (bentuk potensial)Pakai bentuk yang menyatakan kemampuan atau kemungkinan.
verba (bentuk pasif)Pakai bentuk saat subjek menerima suatu tindakan.
verba (bentuk kausatif)Pakai bentuk saat seseorang membuat atau membiarkan tindakan terjadi.
verba (bentuk volisional)Pakai bentuk untuk niat, ajakan, atau “mari”.
verba (tai-form)Pakai bentuk keinginan yang berakhir dengan たい.
adjektiva-i + くUbah い terakhir pada adjektiva-i menjadi く sebelum bagian berikutnya.
Beberapa materi bentuk verba menunjukkan perubahan verba sebelum akhiran menempel.
verba godanKelas verba yang bunyi akhirnya berpindah baris sebelum akhiran menempel.
verba ichidanKelas verba yang sering menghilangkan る sebelum akhiran menempel.
verba tidak beraturanVerba atau adjektiva dengan perubahan khusus. Pelajari sesuai bentuk yang ditampilkan di materi.
u-verb / ru-verbLabel gaya lama yang menunjuk bunyi akhir verba. Contoh di materi menunjukkan perubahan persisnya.
→ / -> / ➔Bentuk di kiri berubah menjadi bentuk di kanan.
hilangkan / tanpa / minusHilangkan bagian yang ditulis sebelum menambahkan akhiran berikutnya.
pre-ます / bagian sebelum ますPakai bagian verba yang tersisa setelah ます dihilangkan.
Partikel dan akhiran Jepang tetap ditulis dalam bahasa Jepang. Itulah bagian yang diajarkan di materi.
は / が / をPartikel Jepang tetap terlihat di baris pola. Partikel menandai peran seperti topik, subjek, atau objek.
に / で / へ / のPartikel ini dapat menandai tujuan, tempat, arah, kepemilikan, hubungan, dan peran lain yang dijelaskan di setiap materi.
です / だIni akhiran Jepang, bukan label. Tulis dan baca sesuai bentuknya.
ない / た / てAkhiran ini menunjukkan bentuk negatif, lampau, dan penghubung dalam banyak pola tata bahasa.
tujuan / hasilBeberapa kata Indonesia di dalam baris pola menandai peran frasa, bukan jenis kata.
Berikut contoh baris pola seperti yang muncul di halaman materi.
verba (bentuk て) + くださいUbah verba ke bentuk て, lalu tambahkan ください.
Contoh: 待ってください.nomina + を + verba (bentuk て) + くださいPakai nomina, tambahkan を, lalu pakai verba bentuk て sebelum ください.
Contoh: ドアを開けてください.A は B ですA menjadi topik, は menandainya, lalu B diikuti です.
Contoh: これは本です.A も B ですA adalah topik tambahan, も menandainya sebagai “juga”, lalu B diikuti です.
Contoh: 山田さんも学生です.nomina1 + は + nomina2 + ですDua ruang nomina: nomina topik, は, nomina identitas, lalu です.
Contoh: わたしは学生です.verba (bentuk kamus) + ことができるPakai verba bentuk kamus sebelum ことができる.
Contoh: 泳ぐことができる.~がため(に)Tempelkan ekspresi yang dipelajari setelah bagian kiri yang berubah; に dapat muncul dalam ekspresi.
Materi menyatakan kapan に opsional itu natural.Langkah Berikutnya
Notasi sudah di tangan. Masuk ke peta kurikulum, pilih jalur yang cocok, lalu buka materi yang sudah siap dibaca.