Fokus, Penekanan, dan Cakupan
Menyatakan Kekesalan tentang Suatu Topik
Pola kalimat ~ときたら digunakan dalam percakapan kasual bahasa Jepang untuk mengangkat topik yang sudah dikenal dan menyatakan kekesalan, kritik, atau keheranan yang kuat tentangnya. Pola ini berfungsi seperti penanda topik yang sangat emosional, kurang lebih berarti 'kalau sudah bicara soal...' atau 'kalau membahas tentang...'. Berbeda dengan penanda topik netral, kalimat yang menggunakan ~ときたら harus diakhiri dengan evaluasi subjektif atau keluhan, bukan fakta objektif.
01Fungsi Utama
Mengangkat Topik yang Dikenal untuk Keluhan
~ときたら mengangkat topik yang sangat dikenal oleh pembicara, yang secara langsung memberi isyarat kepada pendengar bahwa keluhan atau ucapan kekesalan akan menyusul.
うちの息子ときたら、毎日ゲームばかりしている。
Kalau sudah bicara soal anak laki-lakiku, dia hanya bermain gim setiap hari.
Menyatakan Kekesalan atau Kritik Kuat
Tidak seperti penanda topik netral, pola ini menggantikan は untuk menambahkan nada emosional yang berat, menunjukkan bahwa pembicara sudah muak, heran, atau sangat kritis terhadap perilaku atau keadaan subjek.
あの新人ときたら、また遅刻だ。
Kalau membahas tentang pegawai baru itu, dia terlambat lagi.
Mengevaluasi Tren atau Situasi Baru-Baru Ini
Selain untuk orang, ~ときたら sering digunakan untuk mengeluhkan perubahan sosial, harga, atau situasi yang di luar kendali pembicara, selalu diikuti dengan evaluasi subjektif yang kuat.
最近の物価ときたら、高すぎて困る。
Kalau sudah bicara soal harga barang baru-baru ini, sangat mahal sehingga menyusahkan.
02Pola Kalimat
nomina + ときたら + verba (bentuk て) + ばかりいる
うちの弟ときたら、遊んでばかりいる。
Kalau sudah bicara soal adik laki-laki(ku), dia selalu saja bermain.
Gunakan pola ini untuk mengeluhkan kebiasaan buruk anggota keluarga atau teman yang terus-menerus dilakukan.
nomina + ときたら + いつも + adjektiva-i
あの店員ときたら、いつも遅い。
Kalau membahas tentang pegawai toko itu, (dia) selalu lambat.
Pola ini menekankan bahwa orang tertentu secara terus-menerus menunjukkan sifat negatif.
nomina + ときたら + adjektiva-na + だ
最近のニュースときたら、最悪だ。
Adapun berita akhir-akhir ini, (beritanya) paling buruk.
Lampirkan adjektiva-na yang kuat secara langsung untuk mengevaluasi situasi atau tren yang lebih luas dengan kekesalan.
nomina + ときたら + すぐに + verba (bentuk kamus)
このパソコンときたら、すぐにフリーズする。
Kalau sudah bicara soal komputer ini, (komputernya) langsung macet (dan ini sangat membuat frustrasi).
Gunakan pola kalimat ini untuk menyatakan kekesalan terhadap alat atau perangkat yang sering rusak atau tidak berfungsi dengan baik.
nomina + ときたら + verba (bentuk ない) + ない
今の若者ときたら、挨拶もできない。
Kalau sudah bicara soal anak muda zaman sekarang, (mereka) bahkan tidak bisa menyapa.
Pola kalimat umum untuk mengkritik ketidakmampuan atau kegagalan suatu kelompok untuk melakukan sesuatu yang diharapkan.
nomina + ときたら + 本当に + adjektiva-i
最近の物価ときたら、本当に高い。
Kalau membahas tentang harga barang baru-baru ini, (harganya) benar-benar mahal.
Cara langsung untuk menekankan evaluasi yang kuat, dan biasanya negatif, dengan menggunakan adjektiva-i.
nomina + ときたら + adjektiva-i (bentuk て) + verba
今年の夏ときたら、暑くて眠れない。
Adapun musim panas tahun ini, saking panasnya sampai (aku) tidak bisa tidur.
Gunakan bentuk て dari adjektiva-i untuk menyatakan kondisi negatif, diikuti dengan akibat negatif yang ditimbulkannya.
03Contoh Kalimat
うちの息子ときたら、毎日ゲームばかりしている。
Kalau sudah bicara soal anak laki-lakiku, dia hanya bermain gim setiap hari.
Contoh ini memperkenalkan anggota keluarga sebagai topik yang familier, diikuti dengan keluhan tentang kebiasaan negatif yang terus-menerus dilakukan.
あの新人ときたら、また遅刻だ。
Kalau membahas tentang pegawai baru itu, dia terlambat lagi.
Pembicara menyatakan kekesalan tentang perilaku buruk rekan kerja yang berulang.
最近の物価ときたら、高すぎて困る。
Kalau sudah bicara soal harga barang baru-baru ini, sangat mahal sehingga menyusahkan.
Mengevaluasi tren sosial yang lebih luas yang berada di luar kendali pembicara, menyatakan rasa frustrasi yang kuat.
うちの弟ときたら、遊んでばかりいる。
Kalau sudah bicara soal adik laki-laki(ku), dia selalu saja bermain.
Pola kalimat klasik untuk mengkritik kurangnya tanggung jawab saudara kandung menggunakan bentuk て dari verba ditambah ばかりいる.
あの店員ときたら、いつも遅い。
Kalau membahas tentang pegawai toko itu, (dia) selalu lambat.
Menekankan sifat negatif orang tertentu menggunakan adjektiva-i.
最近のニュースときたら、暗い話ばかりだ。
Adapun berita akhir-akhir ini, isinya hanyalah cerita-cerita suram.
Mengkritik situasi menggunakan predikat nomina untuk menunjukkan kekesalan tentang peristiwa saat ini.
このパソコンときたら、すぐにフリーズする。
Kalau sudah bicara soal komputer ini, (komputernya) langsung macet (dan ini sangat membuat frustrasi).
Menyatakan kekesalan terhadap alat atau perangkat yang sering rusak atau tidak berfungsi dengan baik.
今の若者ときたら、挨拶もできない。
Kalau sudah bicara soal anak muda zaman sekarang, (mereka) bahkan tidak bisa menyapa.
Pola kalimat umum untuk mengkritik ketidakmampuan suatu kelompok untuk melakukan sesuatu yang diharapkan.
今年の夏ときたら、暑くて眠れない。
Adapun musim panas tahun ini, saking panasnya sampai (aku) tidak bisa tidur.
Menggunakan bentuk て dari adjektiva-i untuk menyatakan kondisi negatif dan akibatnya yang membuat frustrasi.
うちの夫ときたら、家事を全然手伝ってくれない。
Kalau membahas tentang suamiku, dia sama sekali tidak membantu(ku) mengerjakan pekerjaan rumah.
Keluhan rumah tangga yang umum, menunjukkan kekesalan atas kurangnya kerja sama.
朝の電車ときたら、毎日遅れるから本当に困る。
Kalau sudah bicara soal kereta pagi, setiap hari terlambat, jadi (aku) benar-benar kesusahan.
Berfokus pada rasa frustrasi sehari-hari, menghubungkan topik yang menjengkelkan dengan konsekuensi emosional secara langsung.
うちの部長ときたら、自分のミスを絶対に認めない。
Kalau sudah bicara soal kepala bagian kita, dia tidak pernah mengakui kesalahannya sendiri.
Mengkritik atasan dengan nada mengeluh yang kasual, yang merupakan hal lazim untuk pola kalimat ini di antara rekan sejawat yang akrab.
山田さんときたら、約束の時間を守ったことがない。
Kalau membahas tentang Pak Yamada, dia tidak pernah menepati waktu yang dijanjikan.
Menunjukkan kekesalan yang kuat terhadap ketidakandalan seseorang yang terus-menerus terjadi.
最近のテレビ番組ときたら、つまらないものばかりだ。
Adapun program TV baru-baru ini, semuanya membosankan.
Mengevaluasi media atau hiburan dengan penilaian negatif yang kuat.
04Perbandingan
ときたら vs. といえば
Kedua pola tata bahasa ini bisa diterjemahkan menjadi "kalau berbicara tentang," tetapi tujuan percakapannya sangat berbeda. ~といえば digunakan untuk mengangkat topik secara netral yang berkaitan dengan sesuatu yang baru saja disebutkan dalam percakapan. Sebaliknya, ~ときたら digunakan secara proaktif oleh pembicara khusus untuk mengeluh, meluapkan emosi, atau menyatakan kekesalan tentang subjek yang tidak asing.
フランスといえば、ワインが有名だ。
Kalau berbicara tentang Prancis, anggurnya terkenal.
あの店員ときたら、いつも遅い。
Kalau membahas tentang pegawai toko itu, (dia) selalu lambat.
ときたら vs. は
は adalah penanda topik standar yang netral. Mengganti は dengan ときたら mengubah nada kalimat sepenuhnya. ときたら menambahkan penekanan emosional yang berat, yang langsung memberi isyarat kepada pendengar bahwa pembicara sudah muak dan bahwa evaluasi subjektif atau keluhan yang kuat akan menyusul.
うちの弟は、遊んでばかりいる。
Adik laki-laki(ku) selalu saja bermain.
うちの弟ときたら、遊んでばかりいる。
Kalau sudah bicara soal adik laki-laki(ku), dia selalu saja bermain.
05Nuansa dan Pemakaian
Pola kalimat ~ときたら merupakan tata bahasa tingkat lanjut dan sangat bernuansa percakapan yang berfungsi sebagai penanda topik yang sarat emosi. Saat seorang pembicara menggunakannya, mereka langsung memberi isyarat kepada pendengar bahwa mereka akan meluapkan emosi, mengeluh, atau menyatakan ketidakpercayaan tentang sesuatu yang mereka kenal. Hal ini biasanya digunakan di antara teman dekat atau anggota keluarga di mana keluhan kasual dapat diterima secara sosial, membawa nada menyerah karena rasa frustrasi.
Topik-topik yang diangkat oleh ~ときたら biasanya dekat dengan kehidupan sehari-hari pembicara. Kamu akan sering mendengarnya dilekatkan pada anggota keluarga, rekan kerja, perangkat pribadi, atau frustrasi sosial sehari-hari seperti cuaca atau harga. Karena topiknya sama-sama diketahui atau familier, pola ini menciptakan rasa kebersamaan dalam keluhan, seolah-olah mengatakan, "Kamu tahu bagaimana suamiku, kan? Nah, biar kuberitahu..."
Secara struktur, aspek terpenting dari ~ときたら adalah bagaimana pola ini mendikte akhir kalimat. Predikatnya harus selalu mengandung evaluasi subjektif pembicara—biasanya yang sangat negatif. Pola ini sepenuhnya menolak fakta netral, perintah, permintaan, atau ungkapan niat pembicara sendiri. Persyaratan ketat ini menjadikannya alat khusus untuk mengekspresikan keadaan internal seseorang daripada sekadar menyampaikan informasi.
06Penjelasan Inti
Pola kalimat ~ときたら digunakan dalam percakapan kasual bahasa Jepang untuk mengangkat topik yang sudah dikenal dan menyatakan kekesalan, kritik, atau keheranan yang kuat tentangnya.
Pola kalimat tingkat lanjut ~ときたら berfungsi sebagai penanda topik yang sangat emosional. Pola ini utamanya digunakan dalam bahasa Jepang lisan kasual untuk mengangkat topik yang sudah dikenal—seperti anggota keluarga, rekan kerja, atau tren baru-baru ini—dan menyatakan kekesalan, kritik, atau keheranan yang kuat tentang hal tersebut. Saat pembicara menggunakan bentuk ini, hal itu langsung memberi isyarat kepada pendengar bahwa keluhan atau opini subjektif yang kuat akan disampaikan.
Dalam hal pembentukan, ~ときたら melekat langsung pada nomina. Topik yang diangkat biasanya merupakan sesuatu yang diketahui oleh pembicara dan pendengar, yang menjadikannya titik rasa frustrasi bersama. Contohnya, mengatakan うちの部長ときたら, yang berarti “kalau sudah bicara soal kepala bagian kita,” menyiapkan panggung untuk pengamatan kritis tentang perilaku kepala bagian tersebut.
Aturan ketat dalam penggunaan pola kalimat ini adalah bahwa predikatnya harus mengandung evaluasi subjektif, reaksi emosional, atau keluhan. Kamu tidak bisa mengikuti ~ときたら dengan fakta netral dan objektif. Misalnya, mengatakan 'Kalau sudah bicara soal kakak laki-lakiku, dia adalah seorang mahasiswa' terdengar tidak alami dengan tata bahasa ini, karena menjadi mahasiswa adalah fakta biasa, bukan keluhan atau evaluasi ekstrem.
Selain itu, karena fokusnya sepenuhnya pada keadaan emosional dan evaluasi pembicara, kalimat tersebut tidak bisa diakhiri dengan ungkapan kemauan, ajakan, permintaan, atau perintah. Mengatakan sesuatu seperti 'Kalau membahas tentang dia, tolong jangan bicara padanya' dengan pola ini adalah tidak tepat, karena akhirannya beralih ke tindakan yang diarahkan kepada pendengar alih-alih evaluasi pribadi terhadap topik tersebut.
Akan sangat membantu jika membandingkan ~ときたら dengan penanda topik netral seperti は atau frasa seperti ~といえば. Sementara は sekadar menandai topik, dan ~といえば secara netral memunculkan subjek terkait ('kalau berbicara tentang...'), ~ときたら membawa beban emosional yang berat. Mengganti は dengan ときたら benar-benar mengubah nada kalimat, membuatnya terdengar seolah-olah pembicara sedang mengangkat tangan karena kesal.
07Kesalahan Umum
Kurang Tepat
うちの弟ときたら、大学生だ。
Lebih Alami
うちの弟は、大学生だ。
Alasan: Kalimat dengan ~ときたら harus diakhiri dengan evaluasi subjektif atau keluhan yang kuat. Tidaklah alami jika menggunakan pola kalimat ini untuk menyatakan fakta objektif yang netral seperti pekerjaan atau status seseorang.
Kurang Tepat
あの新人ときたら、注意してください。
Lebih Alami
あの新人には、注意してください。
Alasan: Predikat setelah ~ときたら tidak bisa berupa permintaan, perintah, atau ungkapan kemauan pembicara. Predikatnya harus berupa evaluasi.
Kurang Tepat
最近の若者にときたら、挨拶ができない。
Lebih Alami
最近の若者ときたら、挨拶ができない。
Alasan: ~ときたら melekat secara langsung pada nomina. Kamu tidak bisa menempatkan partikel seperti に, が, atau を di depannya.
Kurang Tepat
今日の仕事ときたら、早く終わらせよう。
Lebih Alami
今日の仕事は、早く終わらせよう。
Alasan: ~ときたら digunakan untuk mengeluhkan suatu situasi, bukan untuk menyatakan niat, kemauan, atau tekad pembicara sendiri untuk melakukan sesuatu.
Kurang Tepat
先生がときたら、教えてください。
Lebih Alami
先生が来たら、教えてください。
Alasan: Jangan samakan penanda topik ~ときたら dengan verba 来る, yang berarti “datang,” dalam bentuk pengandaian (来たら). Penanda topik melekat langsung pada nomina dan tidak mengikuti が.
Kurang Tepat
日本の経済ときたら、世界第三位だ。
Lebih Alami
日本の経済は、世界第三位だ。
Alasan: ~ときたら membawa nada emosional kekesalan yang kuat dan digunakan dalam percakapan kasual. Tidaklah wajar untuk menyatakan statistik objektif atau fakta formal.
08Tanya Jawab
Bolehkah aku menggunakan ~ときたら untuk memuji seseorang?
Meskipun pola ini paling sering digunakan untuk keluhan dan evaluasi negatif, sesekali pola ini bisa digunakan untuk menyatakan keheranan atau ketidakpercayaan yang ekstrem, yang secara teknis mungkin positif (misalnya, "Anak itu benar-benar genius!"). Namun, sebagai pembelajar, paling aman jika kamu menyimpannya untuk keluhan, karena menggunakannya untuk pujian ringan atau netral akan terdengar sangat tidak alami.
Apakah ~ときたら formal atau kasual?
Pola kalimat ini sangat kasual dan bernuansa percakapan. Pola ini biasanya digunakan saat berbicara dengan teman dekat, anggota keluarga, atau rekan sejawat. Kamu tidak boleh menggunakannya dalam situasi bisnis yang sopan atau formal untuk mengeluhkan klien atau atasan, karena pola ini membawa nada kekesalan yang kuat.
Bolehkah aku menggunakan ~ときたら untuk membicarakan diriku sendiri?
Ya, kamu bisa menggunakan 私ときたら, yang berarti “kalau sudah bicara soal diriku,” untuk mencela diri sendiri, seperti mengeluhkan sifat pelupamu atau kecerobohanmu sendiri (misalnya, 私ときたら、また忘れ物をしてしまった). Namun, kamu tidak bisa menggunakannya untuk menyatakan fakta netral tentang dirimu.
09Latihan Mini
- 01
(Mengeluh tentang suami) うちの( )ときたら、家事を全然手伝ってくれない。
- 02
あの新人ときたら、( )。
- 03
(Memberi tahu rekan kerja apa yang harus dilakukan tentang pegawai baru) あの新人ときたら、注意してください。
- 04
Kalau sudah bicara soal anak laki-lakiku, dia hanya bermain gim setiap hari.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 05
最近の( )ときたら、高すぎて困る。
- 06
このパソコン( )、すぐにフリーズする。
- 07
(Menyatakan pekerjaan anggota keluarga) 私の兄ときたら、会社員です。
- 08
Kalau membahas tentang pegawai baru itu, dia terlambat lagi.
Susun potongan jawaban berurutan.
Ringkasan
Ringkasan Belajar
- Pola kalimat ~ときたら berfungsi sebagai penanda topik yang sangat emosional, yang diterjemahkan menjadi "kalau sudah bicara soal..." atau "kalau membahas tentang...".
- Pola kalimat ini digunakan dalam percakapan kasual bahasa Jepang untuk meluapkan emosi, mengeluh, atau menyatakan kekesalan tentang suatu topik yang tidak asing.
- Pola ini melekat langsung pada nomina, sering kali merujuk pada anggota keluarga, rekan kerja, perangkat pribadi, atau situasi sehari-hari.
- Kalimat tersebut harus diakhiri dengan evaluasi subjektif yang kuat, yang biasanya negatif.
- Kamu tidak bisa mengikuti ~ときたら dengan fakta objektif, permintaan, perintah, atau ungkapan niat.
10Peta Materi
Info Belajar
Isi
Bandingkan