BUNPOU.JEPANG.ORG
~ものを

Kontras dan Konsesi

Mengekspresikan Penyesalan dan Kekecewaan

Pola ~ものを adalah ungkapan tingkat lanjut yang digunakan untuk menunjukkan penyesalan mendalam, ketidakpuasan, atau celaan ketika kenyataan yang mengecewakan dikontraskan dengan hasil ideal pengandaian yang lebih baik. Pola ini sering kali mengikuti klausa pengandaian seperti 「ば」 atau 「たら」 untuk menetapkan apa yang seharusnya terjadi, dan sering kali menggantung di akhir kalimat untuk membiarkan kenyataan buruk tidak terucapkan. Meskipun memiliki beberapa kesamaan dengan 「のに」, pola ini membawa nuansa emosi ratapan yang jauh lebih berat dan biasanya ditemukan dalam konteks yang lebih formal atau tertulis.

01Fungsi Utama

Mengekspresikan penyesalan mendalam atas kesempatan yang terlewatkan

Digunakan untuk menggambarkan situasi ideal yang bisa saja terjadi tetapi sayangnya tidak terjadi, mengekspresikan penyesalan pribadi yang kuat.

もうすこ頑張がんばれば合格ごうかくできたものを。

Kalau (saya) berusaha sedikit lebih keras, (saya) bisa lulus...

Menunjukkan celaan atau ketidakpuasan terhadap tindakan seseorang

Digunakan untuk mengarahkan rasa frustrasi kepada orang lain dengan menyoroti bahwa tindakan atau kelambanan mereka menyebabkan hasil yang mengecewakan.

一言ひとこと相談そうだんしてくれればよかったものを、なぜだまっていたのですか。

Padahal akan lebih baik kalau (kamu) berkonsultasi sebentar, jadi mengapa (kamu) diam saja?

Mengontraskan keadaan ideal pengandaian dengan kenyataan yang mengecewakan

Menyatakan dengan jelas baik keadaan ideal pengandaian maupun kenyataan buruk yang sebenarnya untuk menekankan kesenjangan di antara keduanya.

注意ちゅういしていれば事故じこふせげたものを。

Kalau (mereka) berhati-hati, kecelakaan itu bisa dicegah...

02Pola Kalimat

verba (bentuk kamus) + ものを

いますぐ出発しゅっぱつすればうものを、かれはまだ準備じゅんびしている。

Kalau (dia) berangkat sekarang (dia) akan tepat waktu, tetapi dia masih bersiap-siap.

Saat dilekatkan pada verba bentuk kamus, pola ini menggambarkan hasil positif yang mungkin terjadi secara pengandaian tetapi saat ini dikontraskan dengan kenyataan mengecewakan yang sedang berlangsung.

verba (bentuk た) + ものを

はやおしえてくれれば手伝てつだったものを。

Kalau (kamu) memberi tahu (saya) lebih awal, (saya) pasti sudah membantu...

Ini adalah penggunaan yang paling umum. Pola ini dilekatkan pada verba bentuk lampau untuk mengekspresikan penyesalan atas hasil ideal yang terlewatkan di masa lalu. Kalimat yang menggantung menyiratkan kenyataan buruk bahwa pembicara tidak dapat membantu.

adjektiva-i + ものを

もうすこやすければいやすいものを。

Kalau sedikit lebih murah, (barang ini) akan mudah dibeli...

Saat dilekatkan pada adjektiva-i, pola ini mengekspresikan penyesalan bahwa keadaan ideal yang digambarkan oleh adjektiva tersebut tidak terwujud. Kalimat ini sering kali menyiratkan bahwa situasi sebenarnya sulit atau kurang menguntungkan.

adjektiva-na + な + ものを + ...てしまった

だまっていれば安全あんぜんなものを、余計よけいなことをってしまった。

Kalau (saya) diam saja pasti aman, tetapi (saya) malah mengatakan hal yang tidak perlu.

Untuk adjektiva-na, lekatkan 「」 secara langsung sebelum 「ものを」. Ini menciptakan kontras yang kuat antara keadaan aman pengandaian dan hasil buruk yang sebenarnya.

adjektiva-na + である + ものを

もっと慎重しんちょうであれば確実かくじつであるものを、かれいそいで失敗しっぱいした。

Kalau (dia) lebih berhati-hati pasti berhasil, tetapi dia terburu-buru dan gagal.

Dalam konteks yang lebih formal atau tertulis, adjektiva-na dapat menggunakan 「である」 sebagai ganti 「」. Ini membawa nuansa celaan yang sedikit lebih berat dan bernuansa sastra.

nomina + である + ものを

晴天せいてんであれば絶好ぜっこう行楽日和こうらくびよりであるものを、あいにくのあめだ。

Kalau cuacanya cerah, ini akan menjadi hari yang ideal untuk bertamasya, tetapi sayangnya hujan.

Nomina menggunakan 「である」 sebelum 「ものを」 untuk menggambarkan identitas atau keadaan ideal pengandaian yang sangat kontras dengan kenyataan yang mengecewakan.

conditional + verba (bentuk た) + ものを

無理むりをしなければ怪我けがをしなかったものを。

Kalau (dia) tidak memaksakan diri, (dia) tidak akan terluka...

Bingkai kalimat yang sangat umum menggunakan bentuk pengandaian seperti 「」 atau 「たら」 diikuti dengan bentuk-ta dan 「ものを」. Pembicara sengaja menggantungkan kalimatnya, membiarkan kenyataan buruk tidak terucapkan karena sudah jelas.

03Contoh Kalimat

もうすこはやいえればったものを。

Kalau (saya) keluar rumah sedikit lebih awal, (saya) akan tepat waktu...

Kalimat menggantung yang khas menggunakan verba bentuk-ta. Pembicara membiarkan kenyataan buruk—bahwa mereka tidak tepat waktu—tidak terucapkan karena sudah jelas.

一言相談ひとことそうだんしてくれれば手伝てつだったものを、どうして一人ひとりかかんだのですか。

Kalau (kamu) berkonsultasi sebentar (saya) pasti sudah membantu, jadi mengapa (kamu) menanggung semuanya sendiri?

Contoh ini secara eksplisit menyatakan kenyataan yang mengecewakan pada klausa kedua, membawa nuansa celaan yang kuat terhadap pendengar.

いますぐあやまればゆるしてもらえるものを、かれ意地いじっている。

Kalau (dia) meminta maaf sekarang (dia) bisa dimaafkan, tetapi dia malah bersikap keras kepala.

Dilekatkan pada verba bentuk kamus, pola ini mengontraskan hasil positif yang mungkin terjadi secara pengandaian dengan kenyataan berkelanjutan yang membuat frustrasi.

もうすこやすければいやすいものを。

Kalau sedikit lebih murah, (barang ini) akan mudah dibeli...

Pola ini dilekatkan pada adjektiva-i untuk mengekspresikan penyesalan bahwa keadaan ideal yang digambarkan oleh adjektiva tersebut tidak terwujud.

いえにいれば安全あんぜんなものを、わざわざ台風たいふうなかかけてった。

Kalau (dia) diam di rumah pasti aman, tetapi (dia) malah sengaja pergi keluar di tengah badai topan.

Untuk adjektiva-na, 「」 dilekatkan secara langsung sebelum 「ものを」 untuk mengontraskan keadaan aman pengandaian dengan hasil aktual yang disayangkan.

ちゃんと準備じゅんびしておけばよかったものを。

Pasti akan lebih baik kalau (saya) sudah bersiap dengan benar...

Frasa yang sangat umum menggunakan adjektiva-i 「よかった」 dan 「ものを」 untuk mengekspresikan penyesalan mendalam atas hasil ideal yang terlewatkan di masa lalu.

っているならおしえてくれればよかったものを。

Kalau (kamu) tahu, pasti akan lebih baik kalau (kamu) memberi tahu (saya)...

Di sini, pembicara mengarahkan ketidakpuasan mereka kepada pendengar karena tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, membiarkan kenyataannya tidak dinyatakan.

もうすこあたたかければごしやすいものを、今日きょう本当ほんとうさむい。

Kalau sedikit lebih hangat pasti akan nyaman untuk menghabiskan waktu, tetapi hari ini benar-benar dingin.

Kalimat tersebut secara eksplisit menyatakan kenyataan yang mengecewakan setelah mengekspresikan hasil ideal pengandaian dengan adjektiva-i.

もっと慎重しんちょうであれば確実かくじつであるものを、かれいそいで失敗しっぱいした。

Kalau (dia) lebih berhati-hati pasti berhasil, tetapi dia terburu-buru dan gagal.

Dalam konteks yang lebih formal atau tertulis, adjektiva-na dapat menggunakan 「である」 sebagai ganti 「」. Ini membawa nuansa celaan yang sedikit lebih berat dan bernuansa sastra.

晴天せいてんであれば絶好ぜっこう行楽日和こうらくびよりであるものを、あいにくのあめだ。

Kalau cuacanya cerah, ini akan menjadi hari yang ideal untuk bertamasya, tetapi sayangnya hujan.

Nomina menggunakan 「である」 sebelum 「ものを」 untuk menggambarkan keadaan ideal pengandaian yang sangat kontras dengan kenyataan yang mengecewakan.

もうすこはや病院びょういんけばなおったものを、手遅ておくれになってしまった。

Kalau (mereka) pergi ke rumah sakit sedikit lebih awal (penyakitnya) pasti sudah sembuh, tetapi sudah terlambat.

Contoh ini menggunakan verba bentuk-ta untuk mengekspresikan penyesalan yang kuat atas kesempatan yang terlewatkan yang pasti mengarah pada kenyataan yang disayangkan.

っていればるものを、どうして一人ひとりさきってしまったの。

Kalau (kamu) menunggu (mereka) akan datang, jadi mengapa (kamu) pergi duluan sendirian?

Sebuah pertanyaan bernada celaan di mana pembicara menekankan bahwa hasil yang lebih baik sudah dijamin seandainya pendengar mau menunggu.

04Perbandingan

ものを vs. のに

Kedua tata bahasa ini mengekspresikan kontras dan dapat menunjukkan penyesalan atau ketidakpuasan, tetapi penggunaan dan nuansanya berbeda secara signifikan. 「ものを」 bersifat formal, membawa nuansa ratapan atau celaan yang lebih berat, dan secara ketat mengontraskan keadaan ideal pengandaian yang terlewatkan (biasanya mengikuti bentuk pengandaian seperti 「ば」 atau 「たら」) dengan kenyataan yang mengecewakan. 「のに」 lebih serbaguna dan dapat digunakan untuk sekadar mengontraskan dua fakta dunia nyata yang aktual tanpa memerlukan syarat pengandaian.

もうすこ頑張がんばれば合格ごうかくできたものを。

Kalau (saya) berusaha sedikit lebih keras, (saya) bisa lulus... (Penyesalan pengandaian)

一生懸命いっしょうけんめい頑張がんばったのに、合格ごうかくだった。

Saat itu, padahal (saya) sudah berusaha sekuat tenaga, (saya) tidak lulus. (Kontras faktual)

ものを vs. ものの

Karena keduanya mengandung kata 「もの」, pembelajar sering kali mengacaukannya, tetapi fungsinya sama sekali berbeda. 「ものを」 menghubungkan keadaan ideal pengandaian yang tidak terwujud dengan kenyataan yang mengecewakan, menunjukkan penyesalan mendalam ("Seandainya saja..."). 「ものの」 berarti "meskipun" dan menghubungkan dua situasi faktual yang nyata, mengakui sebuah kontras dengan cara yang agak formal.

おしえてくれれば手伝てつだったものを。

Kalau (kamu) memberi tahu (saya), (saya) pasti sudah membantu... (Keadaan ideal pengandaian vs. kenyataan)

はるとはいうものの、まださむい。

Meskipun dikatakan ini musim semi, udara masih dingin. (Kontras faktual)

05Nuansa dan Pemakaian

Pola tingkat lanjut ~ものを membawa bobot emosional yang berat. Sementara tata bahasa yang lebih sederhana seperti 「のに」 hanya menyatakan bahwa kenyataan tidak sesuai dengan harapan, ~ものを secara eksplisit meratapi alternatif yang hilang. Pola ini melukiskan gambaran alam semesta ideal yang hampir saja tercapai, seandainya satu syarat telah terpenuhi. Hal ini memberikan pola ini rasa ratapan, penyesalan, atau frustrasi yang mendalam.

Karena fokusnya pada kesempatan yang terlewatkan, kamu hampir selalu akan melihat ~ものを mengikuti ungkapan pengandaian seperti 「ば」, 「たら」, atau 「なら」. Struktur tersebut secara inheren menuntut skenario 'bagaimana jika'. Selanjutnya, karena kenyataan yang mengecewakan sering kali sudah sangat jelas bagi pembicara dan pendengar, kalimat yang menggunakan ~ものを sering kali hanya menggantung di akhir, membiarkan kegagalan yang tak terucapkan menggantung di udara.

Saat diarahkan pada tindakan orang lain, ~ものを berubah dari penyesalan pribadi menjadi celaan yang tajam. Mengatakan 'Kalau kamu bertanya, saya pasti akan membantu' menggunakan pola ini tidak hanya sekadar menawarkan simpati; pola ini secara aktif memarahi pendengar atas pilihan buruk mereka. Karena laras bahasanya yang bernuansa sastra dan intensitas emosionalnya, pola ini umumnya diperuntukkan bagi situasi-situasi di mana pembicara merasakan ketidakpuasan yang tulus dan kuat, atau potensi yang terlewatkan.

06Penjelasan Inti

Pola ~ものを adalah ungkapan tingkat lanjut yang digunakan untuk menunjukkan penyesalan mendalam, ketidakpuasan, atau celaan ketika kenyataan yang mengecewakan dikontraskan dengan hasil ideal pengandaian yang lebih baik.

Pola tingkat lanjut ~ものを digunakan untuk mengekspresikan penyesalan mendalam, ketidakpuasan, atau celaan ketika mengontraskan kenyataan yang mengecewakan dengan hasil ideal pengandaian yang jauh lebih baik. Tidak seperti penanda kontras sederhana yang hanya menyajikan dua fakta yang berbeda, pola ini membawa nuansa emosional yang berat. Pada dasarnya pola ini mengatakan, 'Seandainya saja keadaannya berbeda, hasil ideal ini pasti terjadi—tetapi sayangnya, tidak.'

Karena ~ものを berfokus pada kesempatan yang terlewatkan, pola ini hampir selalu dipasangkan dengan klausa pengandaian yang menggunakan bentuk-bentuk seperti 「ば」, 「たら」, atau 「なら」. Paruh pertama kalimat menetapkan syarat pengandaian, klausa yang berakhiran dengan ~ものを menggambarkan hasil ideal yang bisa saja dicapai, dan bagian akhir kalimat menyatakan kenyataan yang disayangkan. Sering kali, bagian akhir kalimat dibiarkan begitu saja, menggantung karena kenyataan buruk tersebut sudah jelas bagi semua orang yang terlibat.

Pembelajar sering bertanya-tanya bagaimana ini berbeda dari 「のに」 yang jauh lebih umum, yang juga sering diterjemahkan sebagai 'padahal' atau 'meskipun'. Walaupun keduanya dapat menunjukkan penyesalan atau ketidakpuasan, ~ものを terasa jauh lebih formal dan memiliki nuansa ratapan yang lebih kuat dan bernuansa sastra. Yang lebih penting, 「のに」 dapat mengontraskan dua kenyataan faktual (misalnya, 'Padahal saya sudah belajar, saya gagal'), sedangkan ~ものを secara ketat terikat pada pengontrasan kenyataan dengan hasil pengandaian yang terlewatkan (misalnya, 'Kalau kamu bertanya, saya pasti akan membantu').

Sangat penting juga untuk membedakan ~ものを dari ~ものの yang secara visual mirip. Keduanya mengandung kata 「もの」, tetapi fungsinya sangat berbeda. ~ものの berarti 'meskipun' dan menghubungkan dua situasi faktual yang nyata, mengakui sebuah kontras dengan cara yang agak formal (misalnya, 'Meskipun sudah musim semi, udara masih dingin'). Sebaliknya, ~ものを secara ketat digunakan ketika melihat keadaan ideal pengandaian yang tidak menjadi kenyataan dan mengekspresikan penyesalan atas hal tersebut.

Dalam hal laras bahasa, ~ものを terasa tingkat lanjut, formal, dan agak bernuansa sastra. Namun, pola ini terkadang dapat muncul dalam bahasa Jepang lisan ketika seseorang mengekspresikan emosi yang kuat, ratapan mendalam, atau celaan terhadap tindakan orang lain. Saat menggunakannya untuk menegur secara halus atau mengekspresikan ketidakpuasan terhadap orang lain, pola ini membawa nuansa 'Kamu seharusnya melakukan ini, mengapa tidak?', menjadikannya alat yang kuat bagi pembicara tingkat lanjut yang menavigasi situasi emosional yang kompleks.

07Kesalahan Umum

Kurang Tepat

雨が降っているものを、彼は傘を持たずに出かけた。

Lebih Alami

雨が降っているのに、彼は傘を持たずに出かけた。

Alasan: 「ものを」 secara eksklusif digunakan untuk mengontraskan keadaan ideal pengandaian yang terlewatkan dengan kenyataan. Untuk menyatakan dua fakta aktual yang kontras (seperti pergi keluar tanpa payung padahal cuaca sebenarnya sedang hujan), kamu harus menggunakan 「のに」.

Kurang Tepat

薬を飲んだものを、熱が下がらない。

Lebih Alami

薬を飲んだものの、熱が下がらない。

Alasan: 「ものの」 berarti 'meskipun' dan digunakan untuk menghubungkan dua peristiwa faktual yang nyata dengan cara yang formal. 「ものを」 merujuk pada keadaan ideal pengandaian yang tidak terjadi dan tidak dapat digunakan di sini.

Kurang Tepat

安全だものを、余計なことを言ってしまった。

Lebih Alami

安全なものを、余計なことを言ってしまった。

Alasan: Sebelum 「ものを」, adjektiva-na harus menggunakan 「な」 (atau 「である」). Kamu tidak dapat menghubungkannya menggunakan kopula bentuk biasa 「だ」.

Kurang Tepat

練習すれば上手になるものを、本当に上手になった。

Lebih Alami

練習したから、本当に上手になった。

Alasan: 「ものを」 pada dasarnya membawa nuansa penyesalan atau ketidakpuasan yang kuat karena hasil yang ideal terlewatkan. Pola ini tidak dapat digunakan ketika kenyataan yang sebenarnya adalah positif dan sesuai dengan harapan kamu.

Kurang Tepat

もう少し早く出発していれば間に合ったものをです。

Lebih Alami

もう少し早く出発していれば間に合ったものを。

Alasan: Ketika 「ものを」 digunakan di akhir kalimat yang menggantung, kalimat itu harus diakhiri secara langsung dengan 「ものを」. Kamu tidak boleh meletakkan 「です」 padanya, bahkan dalam konteks sopan.

Kurang Tepat

晴天なものを、あいにくの雨だ。

Lebih Alami

晴天であるものを、あいにくの雨だ。

Alasan: Tidak seperti adjektiva-na, nomina tidak dapat dihubungkan ke 「ものを」 dengan menggunakan 「な」. Keduanya harus dihubungkan menggunakan 「である」 untuk menetapkan keadaan pengandaian.

08Tanya Jawab

Mengapa kalimat yang berakhiran dengan "ものを" terasa tidak lengkap?

Karena kalimat tersebut sengaja dibuat menggantung! Klausa yang berakhiran dengan "ものを" menggambarkan situasi ideal yang seharusnya terjadi. Dengan berhenti di situ, pembicara menyiratkan, "...tetapi sayangnya, kenyataannya berbeda." Kenyataan yang buruk dibiarkan tidak terucapkan karena hal itu sudah sangat jelas bagi semua orang yang terlibat.

Bisakah saya menggunakan "ものを" untuk membicarakan sesuatu yang baik yang telah terjadi?

Tidak. "ものを" pada dasarnya membawa nuansa penyesalan, ketidakpuasan, atau celaan yang berat. Pola ini secara eksklusif digunakan ketika kenyataan yang sebenarnya mengecewakan dibandingkan dengan keadaan ideal pengandaian. Kalau kamu ingin mengatakan bahwa sesuatu yang baik terjadi terlepas dari rintangan yang ada, kamu harus menggunakan pola yang berbeda.

Apakah "ものを" digunakan dalam percakapan santai sehari-hari?

Pola ini terdengar formal dan sedikit bernuansa sastra, jadi ini bukanlah pilihan yang paling umum untuk obrolan ringan sehari-hari. Namun, kamu akan mendengarnya dalam bahasa Jepang lisan ketika seseorang mengekspresikan emosi yang sangat kuat, ratapan yang mendalam, atau secara langsung memarahi orang lain atas pilihan yang buruk.

09Latihan Mini

  1. 01

    もう少し早く出発していれば間に合った( )、なぜそんなにゆっくりしていたのですか。

  2. 02

    (Membicarakan tentang kesempatan membantu yang terlewatkan) 一言相談してくれれば( )ものを。

  3. 03

    (Menyatakan fakta tentang cuaca) 春とはいうものを、まだ寒いですね。

    Susun potongan jawaban berurutan.

  4. 04

    Kalau (kamu) memberi tahu (saya) lebih awal, (saya) pasti sudah membantu...

    Susun potongan jawaban berurutan.

  5. 05

    家にいれば( )ものを、わざわざ台風の中を出かけて行った。

  6. 06

    (Mencela seseorang karena pergi lebih awal) 待っていれば( )ものを、どうして一人で先に行ってしまったの。

  7. 07

    (Melihat barang mahal di toko) もう少し安ければ買いやすいものを。

    Susun potongan jawaban berurutan.

  8. 08

    Kalau (dia) berangkat sekarang (dia) akan tepat waktu, tetapi dia masih bersiap-siap.

    Susun potongan jawaban berurutan.

Ringkasan

Ringkasan Belajar

  • ~ものを mengekspresikan penyesalan mendalam, kekecewaan, atau celaan bahwa hasil ideal pengandaian tidak terjadi.
  • Pola ini paling sering didahului oleh klausa pengandaian (seperti 「ば」 atau 「たら」) untuk menyiapkan skenario 'bagaimana jika'.
  • Kalimat sering kali menggantung dengan ~ものを di bagian paling akhir, membiarkan kenyataan aktual yang disayangkan tidak terucapkan karena sudah jelas.
  • Pola ini dilekatkan pada verba dalam bentuk kamus atau bentuk lampau (bentuk-ta), adjektiva-i, dan menggunakan 「な」 atau 「である」 untuk adjektiva-na.
  • Tidak seperti 「のに」 atau 「ものの」 yang dapat menyatakan kontras faktual, ~ものを secara ketat berfokus pada kesenjangan emosional antara keadaan ideal yang terlewatkan dan kenyataan.

10Peta Materi

Info Belajar

Isi

12 contoh8 latihan6 kesalahan umum

Kanji yang Dipakai

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine

IDENESFRPT