Bentuk Konjugasi
Mempercayakan Tugas atau Keputusan
Pola 「~を~にまかせる」 digunakan saat kamu mempercayakan tugas, tanggung jawab, atau keputusan kepada orang lain. Pola ini mengisyaratkan penyerahan kendali atas suatu situasi dan memberikan kepercayaan pada penilaian atau kemampuan pihak lain. Kamu juga dapat menggunakannya dengan konsep abstrak, seperti menyerahkan hasil sepenuhnya pada keberuntungan atau nasib.
01Fungsi Utama
Mempercayakan Tugas atau Tanggung Jawab
Gunakan pola ini saat kamu menyerahkan pekerjaan, proyek, atau tugas kepada orang lain, dengan mempercayai mereka untuk melaksanakannya dengan baik.
残りの仕事を彼に任せた。
(Saya) menyerahkan sisa pekerjaannya kepadanya.
Menyerahkan Keputusan kepada Orang Lain
Gunakan pola ini saat kamu mengizinkan orang lain untuk membuat pilihan berdasarkan penilaian, preferensi, atau keahlian mereka sendiri.
メニューの選択をあなたに任せます。
(Saya) menyerahkan pemilihan menunya kepada Anda.
Menyerahkan Kendali pada Nasib atau Keadaan
Gunakan pola ini secara metaforis untuk menyatakan penyerahan kendali pribadi atas suatu hasil, dengan menyerahkannya pada keberuntungan, waktu, atau aliran alami dari suatu hal.
結果を運に任せるしかない。
(Kita) tidak punya pilihan selain menyerahkan hasilnya pada keberuntungan.
02Pola Kalimat
nomina (task) + を + nomina (A) + に + 任せます
会場の準備を山田さんに任せます。
(Saya) menyerahkan persiapan tempatnya kepada Pak Yamada.
Pola sopan dasar di mana tugas tertentu dipercayakan kepada orang tertentu.
nomina (task) + を + nomina (A) + に + 任せた
残りの仕事をチームリーダーに任せた。
(Saya) mempercayakan sisa pekerjaannya kepada ketua tim.
Bentuk lampau biasa, menunjukkan bahwa tanggung jawab tersebut telah diserahkan.
nomina (decision) + を + nomina (A) + に + 任せてください
昼ごはんの店選びを私に任せてください。
Tolong serahkan pemilihan restoran makan siangnya kepada saya.
Menggunakan permintaan bentuk て untuk menawarkan jasamu sendiri atau meminta seseorang mempercayaimu dengan sebuah keputusan.
nomina (matter) + を + nomina (A) + に + お任せします
このプロジェクトの進行を先生にお任せします。
(Saya) mempercayakan kelanjutan proyek ini kepada Bapak Guru.
Bentuk hormat (honorifik) yang sopan, digunakan saat mempercayakan suatu hal dengan penuh hormat kepada atasan atau klien.
nomina (outcome) + を + nomina (abstract force) + に + 任せる
結果を運に任せるしかない。
(Kita) tidak punya pilihan selain menyerahkan hasilnya pada keberuntungan.
Menggunakan konsep abstrak seperti keberuntungan (運) sebagai penerima hasil, yang berarti kamu menyerahkan kendali atas hal tersebut.
nomina (everything) + を + nomina (A) + に + 任せよう
全てを彼に任せよう。
Mari serahkan semuanya kepadanya.
Menggunakan bentuk volisional untuk menyarankan penyerahan kendali atau tanggung jawab penuh kepada seseorang.
nomina (important matter) + を + nomina (A) + に + 任せられない
こんな重要なことを新人に任せられない。
(Saya) tidak bisa mempercayakan hal sepenting ini kepada anak baru.
Menggunakan bentuk negatif potensial untuk menyatakan bahwa kamu tidak cukup mempercayai seseorang untuk menyerahkan sebuah tanggung jawab.
03Contoh Kalimat
残りの仕事を彼に任せた。
(Saya) menyerahkan sisa pekerjaannya kepadanya.
Pernyataan bentuk lampau sederhana di mana tugas tertentu dipercayakan kepada orang tertentu.
メニューの選択をあなたに任せます。
(Saya) menyerahkan pemilihan menunya kepada Anda.
Digunakan saat mengizinkan orang lain untuk membuat pilihan berdasarkan penilaian mereka sendiri.
会場の準備を山田さんに任せたいです。
(Saya) ingin menyerahkan persiapan tempatnya kepada Pak Yamada.
Menggunakan bentuk-tai untuk menyatakan keinginan mendelegasikan sebuah tugas.
昼ごはんの店選びを私に任せてください。
Tolong serahkan pemilihan restoran makan siangnya kepada saya.
Menggunakan permintaan bentuk て untuk menawarkan jasamu sendiri atau meminta seseorang mempercayaimu dengan sebuah keputusan.
このプロジェクトの進行を先生にお任せします。
(Saya) mempercayakan kelanjutan proyek ini kepada Bapak Guru.
Bentuk hormat (honorifik) yang sopan, digunakan saat mempercayakan suatu hal dengan penuh hormat kepada atasan.
結果を運に任せるしかない。
(Kita) tidak punya pilihan selain menyerahkan hasilnya pada keberuntungan.
Menggunakan konsep abstrak seperti keberuntungan sebagai penerima hasil, yang berarti menyerahkan kendali.
全てを彼に任せよう。
Mari serahkan semuanya kepadanya.
Menggunakan bentuk volisional untuk menyarankan penyerahan kendali atau tanggung jawab penuh kepada seseorang.
こんな重要なことを新人に任せられない。
(Saya) tidak bisa mempercayakan hal sepenting ini kepada anak baru.
Menggunakan bentuk negatif potensial untuk menyatakan bahwa kamu tidak cukup mempercayai seseorang untuk menyerahkan sebuah tanggung jawab.
子供の教育を学校に任せている。
(Kami) mempercayakan pendidikan anak-anak kepada pihak sekolah.
Menggunakan bentuk て-iru untuk menunjukkan keadaan berkelanjutan di mana sebuah tanggung jawab besar telah didelegasikan kepada sebuah institusi.
ウェブサイトのデザインを専門家に任せたほうがいいですよ。
(Kamu) sebaiknya menyerahkan desain situs webnya kepada ahli.
Memberikan saran tentang pendelegasian sebuah tugas kepada seseorang dengan keahlian yang tepat.
今後の展開を自然の流れに任せましょう。
Mari serahkan perkembangan selanjutnya pada aliran alami.
Mempercayakan hasilnya pada konsep abstrak seperti aliran alami alih-alih mencoba mengendalikannya.
財産の管理を弁護士に任せています。
(Saya) mempercayakan pengelolaan aset kepada pengacara.
Menunjukkan bagaimana tanggung jawab profesional diserahkan secara formal menggunakan keadaan berkelanjutan.
明日の運転を弟に任せました。
(Saya) menyerahkan tugas menyetir besok kepada adik laki-laki(ku).
Contoh bentuk lampau sopan yang menunjukkan pendelegasian tugas sehari-hari kepada anggota keluarga.
04Perbandingan
任せる vs. させる
Keduanya melibatkan pemberian tugas kepada orang lain agar melakukan suatu tindakan, tetapi nuansanya sama sekali berbeda. Bentuk kausatif 「させる」 berarti kamu menyuruh atau membiarkan seseorang melakukan pekerjaan tersebut, sering kali dengan kamu yang masih mengarahkan mereka atau memegang kendali. 「任せる」 secara eksplisit berarti kamu menyerahkan tanggung jawab dan mempercayai mereka untuk menanganinya tanpa campur tangan secara mendetail.
仕事を彼にさせた。
(Saya) menyuruhnya melakukan pekerjaan tersebut.
仕事を彼に任せた。
(Saya) mempercayakan pekerjaan tersebut kepadanya.
任せる vs. 押し付ける
Kedua verba ini melibatkan pemindahan sebuah tugas kepada orang lain. Namun, 「任せる」 bersifat positif; verba ini mengisyaratkan rasa percaya dan pendelegasian secara sukarela. 「押し付ける」 bersifat negatif; verba ini berarti memaksakan beban atau tanggung jawab yang tidak diinginkan kepada seseorang di luar kehendaknya.
面倒な仕事を後輩に押し付けた。
(Saya) memaksakan pekerjaan yang merepotkan tersebut kepada junior (saya).
重要な仕事を後輩に任せた。
(Saya) mempercayakan pekerjaan yang penting tersebut kepada junior (saya).
05Nuansa dan Pemakaian
Pola tata bahasa Jepang nomina 「を」 nomina 「に」 「任せる」 pada dasarnya adalah tentang kepercayaan dan penyerahan kendali. Saat kamu menggunakan 「任せる」, kamu tidak sekadar menyuruh seseorang melakukan tugas; kamu mendelegasikan tanggung jawab, dan mengharapkan mereka menggunakan penilaian, keterampilan, atau keahlian mereka sendiri untuk menyelesaikan tugas atau membuat keputusan.
Meskipun penerima tanggung jawab (yang ditandai oleh partikel 「に」) biasanya adalah seseorang, pola ini sangat fleksibel. Pola ini sering digunakan dengan konsep abstrak seperti 運, yang berarti "keberuntungan", 自然の流れ, yang berarti "aliran alami", atau 時間, yang berarti "waktu". Dalam kasus-kasus metaforis ini, pola tersebut menyatakan penyerahan kendali pribadi atas suatu hasil dan membiarkan hal-hal berjalan secara alami.
Dalam situasi bisnis formal, verba ini sangat penting untuk menunjukkan rasa hormat secara profesional. Saat kamu menyerahkan suatu masalah kepada atasan atau klien, kamu sebaiknya menggunakan bentuk hormat (honorifik) yang sopan 「お任せします」 untuk mengakui otoritas mereka. Sebaliknya, saat meminta seseorang mempercayaimu dengan sebuah tugas, mengucapkan 「私にお任せください」 terdengar percaya diri, mampu, dan meyakinkan.
06Penjelasan Inti
Pola 「~を~にまかせる」 digunakan saat kamu mempercayakan tugas, tanggung jawab, atau keputusan kepada orang lain.
Pola tata bahasa Jepang 「~を~にまかせる」 digunakan untuk menyatakan tindakan mempercayakan tugas, tanggung jawab, atau keputusan kepada orang lain. Verba ichidan 「任せる」, dibaca "makaseru", membawa makna inti menyerahkan suatu masalah ke tangan orang lain, dengan mempercayai penilaian, keahlian, atau otoritas mereka untuk menanganinya dengan tepat.
Untuk membentuk pola ini, kamu menggunakan dua partikel utama. Masalah, tugas, atau keputusan yang diserahkan ditandai dengan partikel objek 「を」. Orang atau entitas yang menerima tanggung jawab dan memegang kendali ditandai dengan partikel sasaran 「に」. Struktur tata bahasa yang jelas ini mendefinisikan secara pasti apa yang didelegasikan dan siapa yang diharapkan untuk melakukannya.
Nuansa penting dari 「任せる」 adalah verba ini mengisyaratkan rasa percaya dan penyerahan kendali secara sukarela. Saat kamu menyerahkan tugas kepada seseorang menggunakan verba ini, kamu mempercayainya untuk melaksanakan tugas atau membuat keputusan yang baik. Hal ini sangat berbeda dengan verba 「押し付ける」, dibaca "oshitsukeru", yang berarti memaksakan beban atau tanggung jawab yang tidak diinginkan kepada seseorang di luar kehendaknya.
Meskipun penerima yang ditandai oleh 「に」 biasanya adalah seseorang, pola ini juga sering digunakan dengan konsep abstrak. Misalnya, kamu mungkin menyerahkan sebuah hasil pada 運, yang berarti "keberuntungan", 時間, yang berarti "waktu", atau 流れ, yang berarti "aliran peristiwa". Dalam kasus-kasus ini, ungkapan tersebut secara metaforis menyatakan penyerahan kendali pribadi dan membiarkan alam atau nasib berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam situasi bisnis formal atau saat berbicara dengan atasan dan klien, penting untuk menggunakan bentuk sopan yang tepat. Kamu akan sering mendengar ungkapan hormat 「お任せします」, dibaca "omakase shimasu", atau 「お任せしてもよろしいでしょうか」, dibaca "omakase shite mo yoroshii deshou か". Bentuk-bentuk ini menunjukkan rasa hormat yang mendalam saat menyerahkan sebuah keputusan atau mempercayakan sebuah proyek kepada seseorang dengan status yang lebih tinggi.
07Kesalahan Umum
Kurang Tepat
仕事を彼が任せた。
Lebih Alami
仕事を彼に任せた。
Alasan: Saat kamu adalah pihak yang mendelegasikan, orang yang menerima tugas dan memegang tanggung jawab harus ditandai dengan partikel sasaran 「に」, bukan partikel subjek 「が」.
Kurang Tepat
メニューの選択をあなたを任せます。
Lebih Alami
メニューの選択をあなたに任せます。
Alasan: Kamu tidak bisa memiliki dua partikel 「を」 yang menunjukkan objek langsung dan sasaran dalam pola ini. Tugas tersebut ditandai dengan 「を」, dan orang yang menerimanya ditandai dengan 「に」.
Kurang Tepat
結果を運で任せる。
Lebih Alami
結果を運に任せる。
Alasan: Bahkan saat mempercayakan hasil pada konsep abstrak seperti keberuntungan atau nasib, penerima sasaran harus ditandai dengan 「に」, bukan 「で」.
Kurang Tepat
嫌がる弟に無理やり掃除を任せた。
Lebih Alami
嫌がる弟に無理やり掃除を押し付けた。
Alasan: Kata 無理やり, yang berarti "dengan paksa", bertentangan dengan nuansa rasa percaya pada 「任せる」. Jika kamu memaksakan beban yang tidak diinginkan kepada seseorang di luar kehendaknya, gunakan 「押し付ける」, yang berarti "memaksakan", sebagai gantinya.
Kurang Tepat
子供を外で遊ぶことに任せた。
Lebih Alami
子供を外で遊ばせた。
Alasan: Untuk mengizinkan atau menyuruh seseorang melakukan sebuah tindakan dinyatakan dengan bentuk kausatif 「させる」. 「任せる」 berarti mempercayakan sebuah tanggung jawab atau keputusan, bukan sekadar memberikan izin untuk bertindak.
Kurang Tepat
社長、この件は社長に任せます。
Lebih Alami
社長、この件は社長にお任せします。
Alasan: Saat berbicara langsung dengan atasan dan menyerahkan keputusan atau tugas kepadanya, penggunaan kata 「任せます」 yang sopan dan standar terdengar sombong. Bentuk hormat (honorifik) yang sopan 「お任せします」 harus digunakan.
08Tanya Jawab
Apa perbedaan antara 「任せる」, yang dibaca "makaseru", dan 「頼む」, yang dibaca "tanomu"?
「頼む」 berarti "meminta" atau "memohon" agar seseorang memberikan bantuan. 「任せる」 melangkah lebih jauh dengan secara eksplisit menyerahkan tanggung jawab dan mempercayai orang tersebut untuk menangani pelaksanaan atau pembuatan keputusannya sendiri.
Bisakah saya menggunakan 「任せる」 untuk mendeskripsikan atasan saya yang memberikan saya sebuah tugas?
Biasanya, kamu tidak menggunakan 「任せる」 secara langsung untuk mendeskripsikan atasanmu yang memberikanmu tugas karena hal tersebut terdengar seolah-olah atasanmu menyerahkan otoritasnya kepadamu sebagai orang yang setara. Sebaliknya, kamu sebaiknya menggunakan bentuk pasif seperti 「任された」, yang berarti "saya dipercayakan dengan", atau ragam bahasa sopan standar seperti 「仕事をいただきました」, yang berarti "saya menerima pekerjaan tersebut". Saat menawarkan diri untuk mengambil alih tugas dari atasanmu, kamu bisa mengucapkan 「私にお任せください」, yang berarti "tolong serahkan kepada saya".
Apakah menghilangkan tugas beserta partikel 「を」 merupakan hal yang umum?
Ya, dalam percakapan sehari-hari, jika konteksnya sudah jelas, tugas yang ditandai dengan 「を」 sering kali dihilangkan. Misalnya, kamu cukup mengucapkan 「彼に任せた」 yang berarti "(saya) menyerahkannya kepadanya" atau 「私に任せてください」, yang berarti "tolong serahkan kepada saya", tanpa perlu menyebutkan ulang pekerjaan spesifiknya.
09Latihan Mini
- 01
準備を山田さん( )任せました。
- 02
結果を運( )任せるしかない。
- 03
嫌がる後輩に面倒な仕事を( )。
- 04
(Menyapa klien dengan hormat) この件は弊社に( )。
- 05
(Saya) menyerahkan sisa pekerjaannya kepadanya.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 06
Tolong serahkan pemilihan restoran makan siangnya kepada saya.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 07
(Mengatakan bahwa kamu tidak memiliki kendali atas hasil) 結果を運で任せるしかない。
Susun potongan jawaban berurutan.
- 08
(Memberikan saran kepada teman) ウェブサイトのデザインを専門家に任せたほうがいいですよ。
Susun potongan jawaban berurutan.
Ringkasan
Ringkasan Belajar
- Pola nomina 「を」 nomina 「に」 「任せる」 berarti mempercayakan tugas, tanggung jawab, atau keputusan kepada seseorang.
- Tugas atau masalah yang diserahkan ditandai dengan partikel objek 「を」.
- Orang atau entitas yang mengambil alih tanggung jawab ditandai dengan partikel sasaran 「に」.
- Pola ini mengisyaratkan adanya rasa percaya pada penilaian sang penerima, tidak seperti 「押し付ける」, yang berarti memaksakan beban kepada seseorang.
- Kamu dapat menggunakannya dengan konsep abstrak, seperti 「運に任せる」, yang berarti "menyerahkannya pada keberuntungan".
- Dalam situasi formal atau bisnis, gunakan bentuk hormat (honorifik) yang sopan 「お任せします」 saat mempercayakan sesuatu kepada atasan atau klien.
10Peta Materi
Info Belajar
Isi
Bandingkan