BUNPOU.JEPANG.ORG
ものですから

Sebab, Alasan, dan Tujuan

Alasan Sopan dan Berkilah

「ものですから」 adalah ungkapan sopan yang digunakan untuk memberi alasan saat berkilah, meminta maaf, atau meminta pengertian. Pola ini membawa nuansa defensif, menekankan bahwa situasinya bersifat pribadi atau tidak dapat dihindari. Kamu akan sering mendengarnya dalam permintaan maaf di tempat kerja, permintaan tolong yang sopan, atau saat memperhalus penolakan.

01Fungsi Utama

Meminta maaf atau memberi alasan yang sopan

Digunakan untuk menjelaskan mengapa sebuah kesalahan atau kegagalan terjadi, memperhalus situasi dengan membingkai penyebabnya sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari.

電車でんしゃおくれたものですから、もうわけありません。

Kereta terlambat, jadi (saya) mohon maaf.

Menjelaskan situasi pribadi yang tidak terhindarkan

Digunakan untuk menyatakan fakta pribadi atau kurangnya pengalaman sebagai alasan membutuhkan bantuan atau butuh waktu lebih lama.

まだ初心者しょしんしゃなものですから、時間じかんがかかってしまいます。

(Saya) masih pemula, jadi memakan banyak waktu.

Memperhalus penolakan dengan menyebutkan keadaan

Digunakan untuk menolak undangan atau permintaan dengan lembut dengan menyoroti bentrok jadwal atau janji sebelumnya.

今日きょうすこ用事ようじがあるものですから、おさき失礼しつれいします。

Hari ini (saya) ada sedikit urusan, jadi (saya) permisi lebih awal.

02Pola Kalimat

verba (bentuk kamus) + ものですから

はじめてくものですから、みちがわかりません。

Baru pertama kali pergi, jadi (saya) tidak tahu jalannya.

Menempel langsung pada bentuk kamus dari verba. Ini sering digunakan untuk menjelaskan keadaan saat ini atau kurangnya pengalaman saat meminta petunjuk.

verba (bentuk た) + ものですから + ...しまいました

みちんでいたものですから、遅刻ちこくしてしまいました。

Jalannya macet, jadi (saya) terlambat.

Digunakan untuk menjelaskan kejadian masa lalu yang menyebabkan hasil yang tidak diinginkan, seperti terlambat atau membuat kesalahan.

verba (bentuk ない) + ものですから

やりかたがわからないものですから、手伝てつだっていただけませんか。

(Saya) tidak tahu cara melakukannya, jadi bisakah (kamu) membantu (saya)?

Menempel pada bentuk negatif adalah hal yang umum ketika menggunakan kurangnya pengetahuan atau kemampuan sebagai alasan.

adjektiva-i + ものですから

あたまいたいものですから、やすませていただけませんか。

Kepala (saya) sakit, jadi bolehkah (saya) beristirahat?

Adjektiva-i bahasa Jepang terhubung langsung ke 「ものですから」. Pola ini adalah cara sopan untuk menyatakan kondisi fisik saat meminta bantuan.

adjektiva-na + な + ものですから

パソコンの操作そうさ苦手にがてなものですから、おしえてください。

(Saya) kurang pandai mengoperasikan komputer, jadi tolong ajari (saya).

Untuk adjektiva-na, kamu harus menyisipkan 「」 sebelum 「ものですから」. Menghilangkan partikel ini adalah kesalahan umum.

nomina + な + ものですから

わたし外国人がいこくじんなものですから、日本にほんのマナーがよくわかりません。

Saya orang asing, jadi saya tidak begitu mengerti tata krama Jepang.

Seperti adjektiva-na, nomina juga memerlukan 「」 sebelum 「ものですから」. Pola ini berguna untuk membingkai identitas atau peran kamu sebagai alasan suatu situasi.

verba (bentuk た) + もんだから + ...しまった

いそいでいたもんだから、財布さいふわすれてしまった。

(Saya) tadi terburu-buru, jadi (saya) kelupaan membawa dompet.

Dalam percakapan kasual dengan teman atau keluarga, 「ものですから」 biasanya disingkat menjadi 「もんだから」 atau 「ものだから」.

03Contoh Kalimat

電車でんしゃおくれたものですから、遅刻ちこくしてしまいました。もうわけありません。

Kereta terlambat, jadi (saya) datang terlambat. (Saya) mohon maaf.

Permintaan maaf sopan standar karena terlambat, menggunakan verba bentuk lampau untuk menjelaskan keadaan yang tidak dapat dihindari.

むすめねつしたものですから、今日きょうはやかえらせていただきます。

Anak perempuan (saya) demam, jadi (saya) akan pulang lebih awal hari ini.

Cara sopan untuk meminta pengertian saat menyatakan perubahan rencana yang tiba-tiba di tempat kerja karena keadaan keluarga.

このあたりははじめてなものですから、みちおしえていただけませんか。

Baru pertama kali di sekitar sini, jadi bisakah (kamu) menunjukkan jalannya?

Saat menghubungkan nomina seperti 「初めて」 dengan 「ものですから」, kamu harus menambahkan 「」. Pola ini digunakan untuk meminta bantuan dengan menyatakan kurangnya pengalaman secara halus.

まだ学生がくせいなものですから、そんなたかいものはえません。

(Saya) masih mahasiswa, jadi (saya) tidak bisa membeli barang semahal itu.

Menggunakan nomina untuk membingkai identitas atau peran pribadi seseorang sebagai alasan defensif atas ketidakmampuan.

パソコンの操作そうさ苦手にがてなものですから、手伝てつだってもらえませんか。

(Saya) kurang pandai mengoperasikan komputer, jadi bisakah (kamu) membantu (saya)?

Menggunakan adjektiva-na untuk menjelaskan kelemahan pribadi. Ingatlah untuk menyisipkan 「」 sebelum 「ものですから」.

日本語にほんごがまだ不十分ふじゅうぶんなものですから、失礼しつれいがあったらすみません。

Bahasa Jepang (saya) masih belum cukup, jadi (saya) minta maaf jika ada ketidaksopanan.

Penyangkalan sopan yang umum menggunakan adjektiva-na untuk meminta maaf sebelumnya atas potensi kesalahan.

最近さいきんとてもいそがしいものですから、今回こんかい遠慮えんりょしておきます。

Akhir-akhir ini (saya) sangat sibuk, jadi (saya) akan menolak untuk kali ini.

Adjektiva-i bahasa Jepang terhubung secara langsung. Hal ini memperhalus penolakan dengan menekankan jadwal sibuk pembicara yang tidak dapat dikendalikan.

部屋へやがとてもさむかったものですから、ストーブをつけました。

Ruangannya sangat dingin, jadi (saya) menyalakan pemanas.

Menjelaskan alasan pribadi atas tindakan yang mungkin memerlukan pengertian atau izin pendengar.

やりかたがわからないものですから、おしえてください。

(Saya) tidak tahu cara melakukannya, jadi tolong ajari (saya).

Menempel pada bentuk negatif adalah hal yang umum ketika menggunakan kurangnya pengetahuan atau kemampuan sebagai alasan untuk meminta petunjuk.

すみません、今日きょうすこ用事ようじがあるものですから……。

Maaf, hari ini (saya) ada sedikit urusan, jadi...

Sangat umum dalam bahasa Jepang lisan untuk membiarkan kalimat tidak selesai. Pendengar memahami bahwa ada penolakan atau permintaan maaf tersirat.

朝寝坊あさねぼうしたもんだから、あさはんべられなかったんだ。

(Saya) bangun kesiangan, jadi (saya) tidak bisa makan sarapan.

Dalam percakapan kasual dengan teman, 「ものですから」 sering disingkat menjadi 「もんだから」.

やすかったものだから、ついいすぎてしまったよ。

Karena murah, (saya) tanpa sadar membeli terlalu banyak.

Varian kasual lainnya adalah 「ものだから」, terlihat di sini mengikuti adjektiva-i bentuk lampau untuk membuat alasan yang ringan.

04Perbandingan

ものですから vs. ~ので

Keduanya adalah cara yang sopan untuk mengungkapkan alasan, tetapi nuansanya berbeda. 「ので」 bersifat objektif, netral, dan profesional, menjadikannya pilihan terbaik untuk menyatakan fakta logis atau keadaan bisnis. 「ものですから」 bersifat subjektif dan defensif. Pola ini memberi isyarat bahwa kamu sedang membuat alasan pribadi atau meminta empati dan pemaafan dari pendengar.

事故じこがあったので、電車でんしゃおくれています。

Ada kecelakaan, jadi kereta terlambat.

電車でんしゃおくれたものですから、遅刻ちこくしてしまいました。

Kereta terlambat, jadi (saya) terlambat.

ものですから vs. ~から

「から」 adalah partikel netral standar untuk menyatakan alasan. Partikel ini sangat fleksibel dan dapat dengan mudah diikuti oleh perintah keras, permintaan, atau ungkapan kemauan kamu sendiri. 「ものですから」 secara khusus menekankan bahwa keadaan berada di luar kendali kamu. Karena nada permintaan maaf ini, pola ini terdengar tidak wajar jika diikuti oleh perintah langsung.

あついから、まどけてください。

(Sekarang) panas, jadi tolong buka jendelanya.

あついものですから、まどけてください。

(Sekarang) panas, jadi tolong buka jendelanya. (Tidak wajar)

05Nuansa dan Pemakaian

Perasaan inti di balik 「ものですから」 adalah "Tolong mengerti situasi saya." Pola ini sangat pribadi dan subjektif, dirancang untuk memperhalus penolakan, permintaan maaf, atau penjelasan tentang mengapa segalanya tidak berjalan sesuai rencana. Karena secara inheren membawa nada defensif dan berkilah ini, ungkapan ini harus dicadangkan untuk situasi di mana kamu mencoba meminimalkan gesekan dan meminta empati pendengar, daripada sekadar menyatakan fakta dingin.

Dalam dinamika sosial Jepang, berkilah terkadang dapat berisiko terdengar seperti kamu sedang menyalahkan orang lain. Namun, 「ものですから」 adalah cara yang mapan dan dapat diterima secara sosial untuk mengungkapkan keadaan yang tidak dapat dihindari (seperti penyakit mendadak atau keterlambatan kereta) ketika berbicara dengan atasan atau rekan kerja. Pola ini membingkai penyebabnya sebagai sesuatu yang sepenuhnya di luar kendali kamu, membuat permintaan maaf yang dihasilkan terdengar jauh lebih halus dan lebih sopan daripada menggunakan 「から」 secara blak-blakan.

Dalam percakapan lisan yang sebenarnya, penutur bahasa Jepang sering membiarkan kalimat yang berakhiran dengan 「ものですから」 tidak selesai. Kamu mungkin mendengar seseorang berbicara semakin pelan dengan "今日は少し用事があるものですから……" (Hari ini saya ada sedikit urusan, jadi...). Pendengar segera membaca situasi dan memahami bahwa ada penolakan atau permintaan maaf tersirat. Dalam ucapan kasual dengan teman dekat dan keluarga, pola ini secara alami disingkat menjadi 「もんだから」 atau 「ものだから」.

06Penjelasan Inti

「ものですから」 adalah ungkapan sopan yang digunakan untuk memberi alasan saat berkilah, meminta maaf, atau meminta pengertian.

「ものですから」 adalah ungkapan sopan yang digunakan untuk menyatakan alasan, tetapi memiliki nuansa yang sangat spesifik. Tidak seperti kata netral untuk "karena", pola ini digunakan terutama saat berkilah, meminta maaf, atau meminta pengertian. Pola ini memberikan kesan bahwa situasinya tidak dapat dihindari atau sangat pribadi, membantu memperhalus dampak dari sebuah kesalahan atau penolakan.

Untuk membentuk pola ini, verba dan adjektiva-i terhubung langsung dalam bentuk kasualnya. Namun, aturan pembentukan terpenting yang harus diingat adalah untuk nomina dan adjektiva-na: kamu harus menyisipkan 「な」 sebelum 「ものですから」. Misalnya, kamu tidak boleh mengatakan 「学生ものですから」; melainkan harus 「学生なものですから」, yang berarti "karena (saya) adalah seorang siswa."

Karena 「ものですから」 menekankan bahwa suatu situasi berada di luar kendali kamu, bagian kedua dari kalimat secara alami berfokus pada permintaan maaf, permohonan maaf, atau pernyataan ketidakmampuan. Kamu tidak dapat mengikuti 「ものですから」 dengan perintah keras, permintaan paksa, atau ungkapan kemauan kamu sendiri yang kuat. Jika kamu perlu memberikan perintah langsung berdasarkan suatu alasan, kamu sebaiknya menggunakan 「から」.

「ものですから」 pada dasarnya adalah ungkapan lisan yang digunakan dalam percakapan sopan, seperti berbicara dengan bos, guru, atau rekan kerja. Dalam percakapan kasual dengan teman dekat dan keluarga, pola ini sering disingkat menjadi 「もんだから」 atau 「ものだから」. Kamu mungkin juga akan mendengar penutur bahasa Jepang berhenti di tengah kalimat, hanya mengakhiri dengan 「ものですから……」, membiarkan permintaan maaf atau penolakan tersirat secara sopan.

Pembelajar sering bertanya-tanya bagaimana pola ini dibandingkan dengan 「ので」 dan 「から」. 「から」 adalah penunjuk penyebab yang standar dan netral, yang berfungsi dengan baik dengan perintah dan pendapat. 「ので」 itu sopan dan sangat objektif, sehingga cocok untuk penjelasan logis atau fakta bisnis formal. Sebaliknya, 「ものですから」 bersifat subjektif dan defensif. Pola ini memberi isyarat kepada pendengar, "Tolong mengerti situasi pribadi saya," menjadikannya pilihan yang ideal ketika kamu perlu dimaafkan atau diakomodasi.

07Kesalahan Umum

Kurang Tepat

私は外国人ものですから、日本のマナーがよくわかりません。

Lebih Alami

私は外国人なものですから、日本のマナーがよくわかりません。

Alasan: Nomina tidak dapat terhubung langsung ke 「ものですから」. Kamu harus menyisipkan 「な」 di antara nomina dan 「ものですから」.

Kurang Tepat

パソコンの操作が苦手ものですから、教えてください。

Lebih Alami

パソコンの操作が苦手なものですから、教えてください。

Alasan: Seperti nomina, adjektiva-na memerlukan partikel 「な」 sebelum terhubung ke 「ものですから」.

Kurang Tepat

寒いものですから、窓を閉めてください。

Lebih Alami

寒いから、窓を閉めてください。

Alasan: 「ものですから」 menekankan keadaan yang tidak dapat dihindari dan meminta empati, sehingga tidak dapat diikuti oleh perintah langsung yang keras. Gunakan 「から」 yang netral sebagai gantinya.

Kurang Tepat

今日は日曜日なものですから、銀行は閉まっています。

Lebih Alami

今日は日曜日なので、銀行は閉まっています。

Alasan: 「ものですから」 terdengar seperti alasan pribadi. Saat menyatakan fakta objektif atau alasan logis, kata-kata seperti 「ので」 atau 「から」 jauh lebih wajar.

Kurang Tepat

この辺りは初めてですものですから、道を教えていただけませんか。

Lebih Alami

この辺りは初めてなものですから、道を教えていただけませんか。

Alasan: Bahkan ketika berbicara dengan sopan, kata sebelum 「ものですから」 harus dalam bentuk kasual. Untuk nomina, hal itu berarti menggunakan 「な」, bukan 「です」.

Kurang Tepat

今日は疲れたものですから、早く寝よう。

Lebih Alami

今日は疲れたから、早く寝よう。

Alasan: Nada defensif dan permintaan maaf dari 「ものですから」 berbenturan dengan ungkapan kemauan atau niat kuat kamu sendiri (seperti bentuk volisional 「寝よう」). Gunakan 「から」 sebagai gantinya.

08Tanya Jawab

Mengapa penutur bahasa Jepang sering menghentikan kalimat mereka tepat setelah 「ものですから」?

Membiarkan kalimat tidak selesai (contohnya: 「今日は少し用事があるものですから……」) adalah cara yang sopan secara budaya untuk memperhalus penolakan atau permintaan maaf. Pendengar secara alami mengerti apa yang tersirat, sehingga pembicara menghindari terdengar terlalu langsung atau blak-blakan.

Bisakah saya menggunakan 「ものですから」 untuk memberikan alasan bagi sebuah perintah, seperti "Panas, jadi buka jendelanya"?

Tidak. Karena 「ものですから」 membawa nuansa defensif yang menekankan kurangnya kendali, hal ini berbenturan dengan perintah atau permintaan yang kuat. Untuk perintah, kamu harus menggunakan partikel alasan netral 「から」 sebagai gantinya (「暑いから、窓を開けてください」).

Apakah tidak apa-apa menggunakan 「ものですから」 untuk presentasi bisnis atau menyatakan fakta?

Secara umum lebih baik menghindarinya untuk fakta murni. 「ものですから」 terdengar sangat pribadi dan subjektif, seolah-olah kamu sedang berkilah. Untuk penjelasan logis, fakta bisnis, atau pengumuman publik, 「ので」 atau 「ため」 jauh lebih profesional dan pantas.

09Latihan Mini

  1. 01

    "(Saya) masih pemula, jadi memakan banyak waktu." まだ初心者( )、時間がかかってしまいます。

  2. 02

    "(Saya) kurang pandai mengoperasikan komputer, jadi tolong ajari (saya)." パソコンの操作が苦手( )、教えてください。

  3. 03

    "Kereta terlambat, jadi (saya) terlambat." 電車が( )ものですから、遅刻してしまいました。

  4. 04

    (Berbicara kepada adik) 寒いものですから、ドアを閉めて。

  5. 05

    Saya orang asing, jadi saya tidak begitu mengerti tata krama Jepang.

    Susun potongan jawaban berurutan.

  6. 06

    "Akhir-akhir ini (saya) sangat sibuk, jadi (saya) akan menolak untuk kali ini." 最近とても( )ものですから、今回は遠慮しておきます。

  7. 07

    "(Saya) tadi terburu-buru, jadi (saya) kelupaan membawa dompet." 急いでいた( )、財布を忘れてしまった。

  8. 08

    (Pengumuman publik di stasiun) 工事中なものですから、この道は通れません。

Ringkasan

Ringkasan Belajar

  • 「ものですから」 adalah ungkapan sopan yang digunakan untuk menyatakan alasan ketika berkilah, meminta maaf, atau memperhalus penolakan.
  • Pola ini menyiratkan bahwa situasinya tidak dapat dihindari atau di luar kendali kamu, meminta empati dan pengertian dari pendengar.
  • Verba dan adjektiva-i terhubung langsung dalam bentuk kasualnya.
  • Nomina dan adjektiva-na memerlukan partikel 「な」 sebelum dihubungkan (contohnya: 「初心者なものですから」).
  • Karena memiliki nuansa defensif dan permintaan maaf, pola ini tidak dapat diikuti oleh perintah langsung, permintaan kuat, atau ungkapan kemauan.
  • Dalam percakapan kasual sehari-hari, pola ini sering disingkat menjadi 「もんだから」 atau 「ものだから」.

10Peta Materi

Isi

12 contoh8 latihan6 kesalahan umum

Kanji yang Dipakai

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine

IDENESFRPT