Kondisional dan Pengandaian
Menyatakan Harapan yang Mustahil dan Tantangan
Pola tata bahasa 「ものなら」 digunakan untuk membentuk kondisi pengandaian yang pembicara yakini praktis mustahil atau sangat sulit untuk diwujudkan. Saat menyatakan harapan pribadi, pola ini sering dipasangkan dengan verba potensial dan akhiran yang menyatakan keinginan seperti 「~たい」 untuk mengatakan 'kalau bisa melakukannya, (saya) akan melakukannya.' Saat ditujukan kepada orang lain, pola ini dapat bernada provokatif, menantang mereka dengan mengatakan 'kalau merasa bisa melakukannya, coba saja.'
01Fungsi Utama
Menyatakan Harapan yang Mustahil
Digunakan untuk membicarakan keinginan kuat untuk melakukan sesuatu yang praktis mustahil, sering kali memasangkan verba potensial dengan akhiran 「~たい」.
過去に戻れるものなら、戻って人生をやり直したい。
Kalau (saya) bisa kembali ke masa lalu, (saya) ingin kembali dan mengulang hidup (saya).
Menantang Seseorang
Digunakan untuk memprovokasi atau menantang orang lain untuk melakukan sesuatu yang sulit, pada dasarnya mengatakan 'kalau merasa bisa melakukannya, coba saja.'
自分ひとりでやれるものなら、やってみなさい。
Kalau (kamu) bisa melakukannya sendiri, cobalah.
Menginginkan Pelarian dari Situasi Sulit
Sering digunakan saat pembicara merasa terjebak dalam situasi yang sulit dan berharap bisa melarikan diri, meskipun mereka tahu hal itu tidak mungkin terjadi.
今すぐ逃げ出せるものなら、逃げ出したい気分だ。
Kalau (saya) bisa melarikan diri sekarang juga, (saya) rasanya ingin melarikan diri.
02Pola Kalimat
verba (bentuk potensial) + ものなら + verba (forma たい)
あの日に戻れるものなら、戻りたいです。
Kalau (saya) bisa kembali ke hari itu, (saya) ingin kembali.
Struktur yang paling umum untuk poin tata bahasa ini memasangkan verba potensial dengan harapan pribadi yang kuat menggunakan bentuk 「たい」.
durasi + verba (bentuk potensial) + ものなら + verba (forma たい)
一ヶ月休めるものなら、休みたい。
Kalau (saya) bisa libur satu bulan, (saya) ingin libur.
Penggunaan durasi waktu tertentu menyoroti betapa sulitnya untuk benar-benar mendapatkan waktu libur sebanyak itu dari pekerjaan atau kehidupan sehari-hari.
verba (bentuk potensial) + ものなら + verba (bentuk て) + しまいたい
忘れられるものなら、すべて忘れてしまいたい。
Kalau (saya) bisa melupakan, (saya) ingin melupakan semuanya.
Penambahan 「てしまいたい」 menekankan keinginan putus asa untuk menghapus ingatan, dan menyadari bahwa hal itu sangat tidak mungkin.
nomina + が + verba (bentuk kamus) + ものなら
この病気が治るものなら、どんなことでもします。
Kalau penyakit ini bisa sembuh, (saya) akan melakukan apa saja.
Meskipun 「ものなら」 biasanya menempel pada verba potensial, pola ini juga dapat menempel pada verba seperti 「治る」 yang berarti "sembuh", yang secara inheren menyatakan kemungkinan atau perubahan yang tidak dapat dikendalikan.
自分で + verba (bentuk potensial) + ものなら + verba (bentuk て) + みたい
自分で会社を作れるものなら、作ってみたい。
Kalau (saya) bisa mendirikan perusahaan sendiri, (saya) ingin mencoba mendirikannya.
Kondisinya mungkin tidak sepenuhnya mustahil, tetapi pembicara memandang mendirikan perusahaan sendiri sebagai rintangan yang sangat besar atau sangat sulit.
verba (bentuk potensial) + ものなら + verba (bentuk て) + みろ
文句があるなら、言えるものなら言ってみろ。
Kalau (kamu) punya keluhan, kalau bisa mengatakannya, coba saja katakan.
Bernada provokatif jika diikuti dengan bentuk imperatif (perintah) seperti 「みろ」, yang secara langsung menantang lawan bicara.
verba (bentuk potensial) + ものなら + verba (bentuk て) + みなさい
この難しい問題を解けるものなら、解いてみなさい。
Kalau (kamu) bisa memecahkan masalah yang sulit ini, cobalah pecahkan.
Digunakan sebagai tantangan yang lebih halus tetapi tetap langsung kepada orang lain, menyiratkan bahwa pembicara meragukan kemampuan mereka untuk berhasil.
03Contoh Kalimat
過去に戻れるものなら、戻って人生をやり直したい。
Kalau (saya) bisa kembali ke masa lalu, (saya) ingin kembali dan mengulang hidup (saya).
Memasangkan verba potensial dengan keinginan pribadi yang kuat untuk mengubah situasi yang mustahil.
自分ひとりでやれるものなら、やってみなさい。
Kalau (kamu) bisa melakukannya sendiri, cobalah.
Memberikan tantangan langsung kepada lawan bicara, menyiratkan bahwa pembicara meragukan mereka benar-benar dapat berhasil.
今すぐ逃げ出せるものなら、逃げ出したい気分だ。
Kalau (saya) bisa melarikan diri sekarang juga, (saya) rasanya ingin melarikan diri.
Menyatakan keinginan putus asa untuk melarikan diri dari situasi yang sulit, dan menyadari bahwa hal itu sangat tidak mungkin.
一ヶ月休めるものなら、休みたい。
Kalau (saya) bisa libur satu bulan, (saya) ingin libur.
Menyoroti betapa sulitnya untuk benar-benar mendapatkan waktu istirahat yang panjang di kehidupan nyata.
忘れられるものなら、すべて忘れてしまいたい。
Kalau (saya) bisa melupakan, (saya) ingin melupakan semuanya.
Menggunakan bentuk 「てしまいたい」 untuk menekankan dalamnya keinginan untuk menghapus ingatan yang menyakitkan atau luar biasa.
この病気が治るものなら、どんなことでもします。
Kalau penyakit ini bisa sembuh, (saya) akan melakukan apa saja.
Menempel pada verba intransitif yang menyatakan perubahan spontan atau pemulihan, bukan pada verba potensial standar.
文句があるなら、言えるものなら言ってみろ。
Kalau (kamu) punya keluhan, kalau bisa mengatakannya, coba saja katakan.
Bernada provokatif dengan berakhiran perintah imperatif yang ditujukan kepada lawan bicara.
この難しい問題を解けるものなら、解いてみなさい。
Kalau (kamu) bisa memecahkan masalah yang sulit ini, cobalah pecahkan.
Menantang lawan bicara untuk mengatasi rintangan besar yang menurut pembicara praktis mustahil.
鳥のように空を飛べるものなら、飛んでみたい。
Kalau (saya) bisa terbang di langit seperti burung, (saya) ingin mencoba terbang.
Menggunakan kondisi yang secara fisik tidak mungkin untuk menyatakan khayalan atau lamunan.
買えるものなら買いたいが、高すぎて無理だ。
Kalau bisa membeli(nya), (saya) ingin membeli(nya), tetapi (itu) terlalu mahal dan mustahil.
Membentuk kondisi yang terhalang oleh hambatan realistis seperti biaya yang sangat mahal.
会えるものなら、もう一度あの人に会いたい。
Kalau (saya) bisa bertemu (dengan orang itu), (saya) ingin bertemu (dengannya) sekali lagi.
Menyampaikan kerinduan yang kuat untuk melihat seseorang yang mungkin tidak dapat dijangkau.
やり直せるものなら、最初からやり直したい。
Kalau (saya) bisa mengulang(nya), (saya) ingin mengulang(nya) dari awal.
Menyatakan penyesalan yang mendalam dan keinginan untuk mengubah masa lalu yang tidak dapat diubah.
自分で会社を作れるものなら、作ってみたい。
Kalau (saya) bisa mendirikan perusahaan sendiri, (saya) ingin mencoba mendirikannya.
Berfokus pada tindakan yang pembicara anggap sebagai pencapaian yang sangat besar atau sangat tidak mungkin.
04Perbandingan
ものなら vs. なら / ば
「なら」 dan 「ば」 adalah pengandaian standar yang digunakan untuk situasi realistis yang mungkin benar-benar terjadi. Sebaliknya, 「ものなら」 secara khusus dikhususkan untuk kondisi yang pembicara yakini mustahil atau sangat sulit untuk dicapai.
明日雨が降るなら、家にいます。
Kalau besok (cuacanya) hujan, (saya) akan diam di rumah.
鳥のように空を飛べるものなら、飛んでみたい。
Kalau (saya) bisa terbang di langit seperti burung, (saya) ingin mencoba terbang.
ものなら vs. ようものなら
Meskipun terlihat mirip, keduanya memiliki makna yang sama sekali berbeda. Verba potensial ditambah 「ものなら」 menyatakan harapan putus asa atau tantangan ("kalau bisa melakukannya"). Verba bentuk volisional (seperti 「行こう」 atau 「休もう」) ditambah 「ものなら」 merupakan peringatan bahwa jika peristiwa buruk yang sangat tidak mungkin terjadi, akibat yang mengerikan akan menyusul.
休めるものなら、一ヶ月休みたい。
Kalau (saya) bisa libur satu bulan, (saya) ingin libur.
無断で休もうものなら、首になるだろう。
Kalau (kamu) sampai bolos tanpa izin, (kamu) mungkin akan dipecat.
05Nuansa dan Pemakaian
Pola tata bahasa 「ものなら」 membawa bobot emosional yang berat, terutama menyatakan rasa putus asa atau kerinduan. Jika dipasangkan dengan verba keinginan seperti 「~たい」, pola ini tidak sekadar menyatakan "alangkah baiknya jika ini terjadi." Sebaliknya, pola ini menyoroti harapan mendalam untuk sesuatu yang pembicara tahu pada dasarnya di luar jangkauan, seperti memutar kembali waktu, menghapus ingatan yang menyakitkan, atau melarikan diri dari situasi yang sangat berat. Hal ini menekankan kesenjangan yang mencolok antara apa yang diinginkan pembicara dan apa yang diizinkan oleh kenyataan.
Saat ditujukan kepada orang lain, nada 「ものなら」 bergeser drastis dari kerinduan menjadi provokasi. Jika kalimat diakhiri dengan perintah imperatif seperti 「~てみろ」 atau 「~てみなさい」, pembicara memberikan tantangan. Mereka pada dasarnya mengatakan, "Saya sangat meragukan (kamu) memiliki kemampuan atau keberanian untuk melakukan ini, tetapi jika mengaku bisa, buktikanlah." Penggunaan ini bisa terkesan agresif, meremehkan, atau secara terbuka meragukan kemampuan pendengar.
Meskipun 「ものなら」 bergantung pada bentuk potensial dari sebuah verba (yang biasanya menunjukkan bahwa seseorang dapat melakukan sesuatu), asumsi dasar dari poin tata bahasa ini adalah kebalikannya. Dengan menggunakan pola khusus ini, pembicara secara eksplisit mengakui bahwa tindakan tersebut tidak mungkin atau sangat tidak mungkin terjadi. Karena ketidakmungkinan yang melekat ini, terasa janggal dan tidak wajar untuk menggunakan 「ものなら」 untuk perencanaan sehari-hari yang realistis.
06Penjelasan Inti
Pola tata bahasa 「ものなら」 digunakan untuk membentuk kondisi pengandaian yang pembicara yakini praktis mustahil atau sangat sulit untuk diwujudkan.
Pola tata bahasa Jepang 「ものなら」 digunakan untuk menyatakan kondisi pengandaian yang pembicara yakini praktis mustahil atau sangat sulit untuk dicapai. Pola ini secara kasar diterjemahkan menjadi "kalau (saya) bisa" atau "seandainya mungkin", menyoroti skenario yang menentang kenyataan atau keadaan saat ini.
Secara struktural, pola ini hampir selalu menempel pada verba potensial bentuk kamus, seperti 「行ける」 yang berarti "bisa pergi", 「戻れる」 yang berarti "bisa kembali", atau 「やれる」 yang berarti "bisa melakukan". Pola ini juga dapat mengikuti verba yang secara inheren mengandung makna kemungkinan atau perubahan spontan, seperti 「治る」 yang berarti "sembuh". Dengan menggunakan bentuk potensial, pembicara menekankan kurangnya kemampuan atau kesempatan untuk mewujudkan kondisi tersebut.
Separuh kedua dari kalimat yang menggunakan 「ものなら」 biasanya masuk ke dalam salah satu dari dua kategori yang berbeda. Penggunaan yang paling umum adalah menyatakan keinginan pribadi yang kuat, terkadang putus asa. Dalam kasus ini, kalimat biasanya diakhiri dengan kata-kata yang menyatakan harapan atau niat, seperti 「~たい」. Misalnya, pembicara yang terjebak dalam situasi sulit mungkin mengatakan bahwa mereka ingin melarikan diri "kalau bisa".
Penggunaan utama kedua dari 「ものなら」 adalah untuk memprovokasi atau menantang orang lain. Jika ditujukan kepada lawan bicara, implikasinya bergeser dari harapan yang putus asa menjadi pernyataan keraguan: "Saya rasa (kamu) tidak bisa melakukannya, tetapi kalau (kamu) bisa, coba saja buktikan." Dalam konteks yang menantang ini, kalimat biasanya diakhiri dengan perintah atau bentuk imperatif seperti 「~てみろ」 atau 「~てみなさい」.
Penting untuk membedakan 「ものなら」 dari pengandaian bahasa Jepang biasa seperti 「なら」, 「ば」, atau 「たら」. Kamu tidak dapat menggunakan 「ものなら」 untuk kondisi realistis sehari-hari, seperti "kalau besok (cuacanya) hujan." Selain itu, berhati-hatilah agar tidak bingung dengan 「~ようものなら」 yang terdengar mirip. Sementara verba potensial + 「ものなら」 menyatakan harapan atau tantangan, verba bentuk volisional + 「ものなら」 (misalnya, 「行こうものなら」) digunakan untuk memperingatkan bahwa jika peristiwa buruk yang sangat tidak mungkin terjadi, akibat yang membawa malapetaka akan menyusul.
07Kesalahan Umum
Kurang Tepat
明日雨が降れるものなら、家にいます。
Lebih Alami
明日雨が降るなら、家にいます。
Alasan: 「ものなら」 tidak dapat digunakan untuk kemungkinan realistis sehari-hari. Untuk kondisi biasa seperti cuaca, gunakan pengandaian standar seperti 「なら」 atau 「ば」.
Kurang Tepat
過去に戻るものなら、戻りたいです。
Lebih Alami
過去に戻れるものなら、戻りたいです。
Alasan: Untuk menyatakan harapan yang mustahil, 「ものなら」 harus mengikuti bentuk potensial dari verba (戻れる), bukan bentuk kamus standar (戻る).
Kurang Tepat
一ヶ月休もうものなら、休みたい。
Lebih Alami
一ヶ月休めるものなら、休みたい。
Alasan: Untuk mengatakan "kalau (saya) bisa libur," gunakan bentuk potensial 「休める」. Bentuk volisional 「休もう」 yang diikuti dengan 「ものなら」 (ようものなら) digunakan untuk memperingatkan tentang konsekuensi yang membawa malapetaka, bukan untuk menyatakan harapan.
Kurang Tepat
暑いものなら、エアコンをつけます。
Lebih Alami
暑いなら、エアコンをつけます。
Alasan: 「ものなら」 hanya menempel pada verba yang menyatakan potensial atau kemungkinan. Pola ini tidak dapat menempel langsung pada adjektiva-i atau adjektiva-na.
Kurang Tepat
ひとりでやれるものなら、がんばってください。
Lebih Alami
ひとりでやれるものなら、やってみなさい。
Alasan: Saat ditujukan kepada orang lain, 「ものなら」 membawa nada provokatif dan menantang yang menyiratkan keraguan ("kalau merasa bisa, cobalah"). Tidak wajar untuk mengikutinya dengan dorongan semangat yang tulus seperti 「がんばってください」.
Kurang Tepat
鳥のように飛べるものなら、飛行機に乗りません。
Lebih Alami
鳥のように飛べるものなら、飛んでみたい。
Alasan: Klausa yang mengikuti 「ものなら」 harus menyatakan keinginan pribadi yang kuat (biasanya diakhiri dengan 「~たい」) atau sebuah tantangan. Terdengar sangat tidak wajar jika diikuti dengan pernyataan faktual sederhana atau niat negatif biasa.
08Tanya Jawab
Bisakah saya menggunakan 「ものなら」 untuk hal-hal yang mungkin benar-benar terjadi?
Tidak. 「ものなら」 menyiratkan bahwa kondisinya praktis mustahil atau sangat sulit. Untuk kemungkinan yang realistis, kamu harus menggunakan pengandaian standar seperti 「なら」, 「ば」, atau 「たら」.
Mengapa saya terkadang melihat verba non-potensial seperti 「治る」 sebelum 「ものなら」?
Meskipun verba potensial adalah yang paling umum, verba seperti 「治る」 (sembuh) secara inheren membawa makna kemungkinan atau perubahan spontan. Verba ini berfungsi mirip dengan verba potensial dalam struktur tata bahasa ini karena pembicara mengharapkan kemungkinan yang di luar kendali mereka.
Apakah sopan menggunakan 「ものなら」 dengan guru atau atasan?
Saat menyatakan harapan kamu sendiri yang putus asa (misalnya, "Kalau saya bisa kembali ke masa lalu..."), pola ini aman digunakan. Namun, menggunakannya sebagai tantangan (misalnya, "Kalau bisa, cobalah") kepada atasan atau guru sangat tidak pantas, konfrontatif, dan tidak sopan.
09Latihan Mini
- 01
( )ものなら、過去に戻って人生をやり直したい。
- 02
自分ひとりで( )、やってみなさい。
- 03
この病気が( )、どんなことでもします。
- 04
Kalau (saya) bisa libur satu bulan, (saya) ingin libur.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 05
Kalau (kamu) punya keluhan, kalau bisa mengatakannya, coba saja katakan.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 06
(Membahas rencana akhir pekan yang realistis) 日曜日、暇になれるものなら、遊びに行きましょう。
- 07
(Kewalahan dan mengharapkan sesuatu yang mustahil) 忘れられるものなら、すべて忘れてしまいたい。
- 08
(Membahas cuaca sehari-hari yang realistis) 明日( )、家で映画を見ます。
Ringkasan
Ringkasan Belajar
- Pola tata bahasa 「ものなら」 berarti "seandainya mungkin" atau "kalau (kamu) merasa bisa."
- Pola ini biasanya menempel pada bentuk kamus dari verba potensial, seperti 「行ける」 atau 「やれる」.
- Pola ini juga dapat mengikuti verba yang secara inheren menyatakan kemungkinan atau perubahan yang tidak dapat dikendalikan, seperti 「治る」.
- Separuh kedua dari kalimat menyatakan keinginan pribadi yang kuat (menggunakan 「~たい」) atau memberikan tantangan (menggunakan 「~てみろ」 atau 「~てみなさい」).
- Pola ini secara khusus dikhususkan untuk kondisi yang praktis mustahil atau sangat kecil kemungkinannya terjadi.
- Untuk kondisi sehari-hari yang realistis, pengandaian standar seperti 「なら」 atau 「ば」 harus digunakan.
10Peta Materi
Info Belajar
Isi
Bandingkan