BUNPOU.JEPANG.ORG
~ば~ほど

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Menyatakan Perubahan Proporsional dan Tingkatan

Pola bahasa Jepang ~ば~ほど menyatakan perubahan proporsional, yang berarti bahwa ketika satu kondisi meningkat, keadaan atau kondisi yang dihasilkannya juga ikut meningkat. Pola ini dibentuk dengan mengulang verba, adjektiva, atau nomina yang sama persis sebanyak dua kali: pertama dalam bentuk pengandaiannya (~ば), lalu dalam bentuk kamus atau dasar sebelum ほど. Struktur ini sering dipadankan secara kasar dengan ungkapan "semakin X, semakin Y" dan digunakan secara luas baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.

01Fungsi Utama

Menyatakan Perubahan Proporsional dengan Verba

Menghubungkan tindakan atau proses yang meningkat dengan hasil yang meningkat. Hasilnya harus berupa keadaan atau perubahan tanpa disengaja, bukan tindakan yang disengaja atau perintah.

べればべるほど美味おいしくなります。

Semakin (saya) memakannya, (rasanya) menjadi semakin enak.

Menyatakan Tingkat Proporsional dengan adjektiva-i

Menunjukkan bahwa ketika suatu karakteristik menjadi lebih kuat atau ekstrem, evaluasi atau keadaan yang sesuai juga ikut meningkat.

やすければやすいほどいいです。

Semakin murah (harganya), semakin bagus.

Menyatakan Tingkat Proporsional dengan adjektiva-na

Bekerja mirip dengan adjektiva-i tetapi membutuhkan bentuk pengandaian なら diikuti oleh bentuk pewatas な sebelum ほど.

しずかならしずかなほど集中しゅうちゅうできます。

Semakin tenang (suasananya), semakin (saya) bisa berkonsentrasi.

Menyatakan Perubahan Proporsional Formal

Dalam bahasa Jepang tertulis atau formal, nomina dan adjektiva-na menggunakan pola であればあるほど untuk menyatakan peningkatan proporsional dalam suatu keadaan.

問題もんだい複雑ふくざつであればあるほど、解決かいけつ時間じかんがかかります。

Semakin rumit masalahnya, semakin banyak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

02Pola Kalimat

verba (ba-form) + verba (bentuk kamus) + ほど + adjektiva-na + に + なります

日本語にほんごは、はなせばはなすほど上手じょうずになります。

Mengenai bahasa Jepang, semakin (kamu) berbicara, (kamu) akan menjadi semakin mahir.

Ketika sebuah verba diulang dalam bentuk-ba dan bentuk kamus sebelum ほど, ini menunjukkan tindakan yang meningkat. Di sini, pola tersebut berpasangan dengan adjektiva-na dan になります untuk menunjukkan perubahan kemahiran yang proporsional. Adjektiva-na menghilangkan saat disambungkan ke になります.

adjektiva-i + ければ + adjektiva-i + ほど + adjektiva-na + です

ホテルはえきからちかければちかいほど便利べんりです。

Mengenai hotel, semakin dekat dengan stasiun, semakin praktis.

Untuk adjektiva-i, hilangkan terakhir dan tambahkan ければ untuk bagian pertama. Bagian kedua sering kali menggambarkan manfaat atau keadaan proporsional, seperti menjadi praktis.

adjektiva-na + なら + adjektiva-na + な + ほど + adjektiva-i + です

操作そうさ簡単かんたんなら簡単かんたんなほどいいです。

Mengenai pengoperasiannya, semakin sederhana, semakin bagus.

Adjektiva-na biasanya menggunakan なら untuk paruh pengandaian tanpa , diikuti oleh bentuk pewatas sebelum ほど. Pola ini sering dipasangkan dengan いいです untuk menyatakan bahwa tingkatan ekstrem adalah yang ideal.

nomina + であれば + ある + ほど + verba + やすいです

経験けいけんしゃであればあるほど採用さいようされやすいです。

Semakin berpengalaman seseorang, semakin mudah untuk dipekerjakan.

Dalam tulisan formal atau ragam sopan, nomina menggunakan であればあるほど. Verba ある, yang berarti "ada" atau "adalah", adalah kata yang sebenarnya diulang. Contoh ini menghubungkan karakteristik nomina dengan kemudahan proporsional suatu tindakan.

adjektiva-na + であれば + ある + ほど + nomina + が + adjektiva-na + です

状況じょうきょう深刻しんこくであればあるほど、冷静れいせい判断はんだん必要ひつようです。

Semakin serius situasinya, semakin diperlukan penilaian yang tenang.

Adjektiva-na juga bisa menggunakan struktur formal であればあるほど, dengan menghilangkan sebelum であれば. Pola ini menetapkan hubungan proporsional antara situasi serius dan kebutuhan akan respons spesifik.

verba (ba-form) + verba (bentuk kamus) + ほど + verba (bentuk ない, hilangkan い) + く + なります

かんがえればかんがえるほどわからなくなります。

Semakin (saya) memikirkannya, semakin (saya) tidak mengerti.

Perubahan proporsional juga bisa menghasilkan keadaan negatif. Di sini, verba yang diulang 考えれば考えるほど mengarah pada perubahan ke keadaan potensial negatif, menunjukkan penurunan proporsional dalam pemahaman.

adjektiva-i + ければ + adjektiva-i + ほど + verba + やすいです

荷物にもつかるければかるいほど旅行りょこうしやすいです。

Mengenai barang bawaan, semakin ringan, semakin mudah untuk bepergian.

Pola ini menggabungkan struktur proporsional adjektiva-i dengan verba bentuk pre-ます dan やすいです untuk menyatakan bahwa peningkatan kualitas fisik membuat suatu tindakan menjadi lebih mudah secara proporsional.

03Contoh Kalimat

練習れんしゅうすれば練習れんしゅうするほど、ピアノが上手じょうずになります。

Semakin banyak (saya) berlatih, (saya) menjadi semakin mahir bermain piano.

Verba 練習する diulang dalam bentuk-ba dan bentuk kamusnya untuk menunjukkan bahwa kemahiran meningkat sebanding dengan latihan.

このほんめばむほど、わからなくなります。

Mengenai buku ini, semakin banyak (saya) membacanya, semakin (saya) tidak mengerti.

Verba 読む yang diulang mengarah ke keadaan potensial negatif, menunjukkan penurunan proporsional dalam pemahaman.

調しらべれば調しらべるほど、あたらしい事実じじつがわかります。

Semakin banyak (saya) menyelidiki, semakin banyak fakta baru yang (saya) temukan.

Verba 調べる menunjukkan bahwa penemuan fakta meningkat sebanding dengan jumlah penyelidikan.

アパートはえきからちかければちかいほどいいです。

Mengenai apartemen, semakin dekat dengan stasiun, semakin bagus.

Adjektiva-i 近い diulang untuk menunjukkan bahwa kedekatan fisik yang meningkat mengarah pada evaluasi yang lebih baik.

パソコンは性能せいのうたかければたかいほど値段ねだんたかくなります。

Mengenai komputer, semakin tinggi performanya, harganya juga menjadi semakin mahal.

Adjektiva-i 高い digunakan dua kali untuk menunjukkan hubungan proporsional langsung antara kualitas performa dan harga.

いそがしければいそがしいほど、時間じかんつのがはやかんじます。

Semakin (saya) sibuk, (saya) merasa waktu berlalu semakin cepat.

Adjektiva-i 忙しい meningkat seiring dengan perasaan subjektif mengenai waktu yang berlalu dengan cepat.

参加さんかしゃおおければおおいほどたのしいです。

Mengenai peserta, semakin banyak jumlahnya, semakin menyenangkan.

Adjektiva-i 多い diulang untuk menunjukkan bahwa jumlah orang yang lebih besar secara langsung meningkatkan kesenangan.

部屋へやしずかならしずかなほど集中しゅうちゅうできます。

Mengenai kamarnya, semakin tenang, semakin (saya) bisa berkonsentrasi.

Adjektiva-na 静か menggunakan なら untuk paruh pengandaian dan sebelum ほど untuk menunjukkan bahwa ketenangan sebanding dengan kemampuan konsentrasi.

生活せいかつ便利べんりなら便利べんりなほど、おかねがかかります。

Mengenai kehidupan sehari-hari, semakin praktis, semakin banyak uang yang dibutuhkan.

Adjektiva-na 便利 yang diulang terhubung ke hasil alami berupa biaya hidup yang meningkat secara proporsional.

操作そうさ簡単かんたんなら簡単かんたんなほど、お年寄としよりにも使つかいやすいです。

Mengenai pengoperasiannya, semakin sederhana, semakin mudah digunakan oleh lansia.

Adjektiva-na 簡単 membentuk hubungan proporsional dengan kemudahan penggunaan.

状況じょうきょう複雑ふくざつであればあるほど、解決かいけつ時間じかんがかかります。

Semakin rumit situasinya, semakin banyak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Struktur formal であればあるほど digunakan dengan adjektiva-na 複雑 untuk menyatakan peningkatan proporsional dalam waktu yang dibutuhkan.

経験けいけんしゃであればあるほど、採用さいようされやすいです。

Semakin berpengalaman seseorang, semakin mudah untuk dipekerjakan.

Nomina 経験者 menggunakan pola formal であればあるほど untuk menghubungkan karakteristik dengan kemudahan proporsional suatu tindakan.

専門せんもん用語ようごであればあるほど、一般いっぱんひとには理解りかいしにくいです。

Semakin teknis istilahnya, semakin sulit dipahami oleh orang awam.

Predikat nomina yang menggunakan であればあるほど berpasangan dengan sufiks にくい untuk menunjukkan kesulitan yang meningkat.

かんがえればかんがえるほど、あたらしいパソコンがしくなります。

Semakin (saya) memikirkannya, semakin (saya) menginginkan komputer baru.

Verba yang diulang mengarah pada keinginan subjektif yang meningkat, yang dinyatakan oleh 欲しくなります.

04Perbandingan

~ば~ほど vs. ~につれて

Kedua pola tersebut menggambarkan perubahan yang bersamaan, tetapi fokus keduanya jelas berbeda. 「~につれて」 digunakan untuk proses berkelanjutan satu arah yang terjadi secara bertahap seiring berjalannya waktu, seperti penuaan atau perkembangan kota. Sebaliknya, 「~ば~ほど」 berfokus pada kondisi proporsional langsung, menekankan bahwa peningkatan dalam keadaan atau tindakan tertentu secara langsung menyebabkan peningkatan proporsional pada hasilnya.

時間じかんつにつれて、くらくなります。

Seiring berjalannya waktu, (hari) menjadi gelap.

練習れんしゅうすれば練習れんしゅうするほど、上手じょうずになります。

Semakin (saya) berlatih, (saya) menjadi semakin mahir.

~ば~ほど vs. ほど

Partikel mandiri ほど menyatakan tingkatan atau taraf umum dari sesuatu (misalnya, "saking... sampai ingin menangis"). Pola utuh ~ば~ほど secara khusus menciptakan hubungan proporsional pengandaian "semakin X, semakin Y" dengan mengulang verba atau adjektiva yang sama persis.

きたいほどうれしいです。

(Saya) sangat senang sampai (saya) ingin menangis.

かんがえればかんがえるほどうれしいです。

Semakin (saya) memikirkannya, semakin senang (perasaan saya).

05Nuansa dan Pemakaian

Pola ~ば~ほど menekankan hubungan skala proporsional langsung. Pola ini menyoroti bahwa tingkatan dari bagian kedua terkait erat dengan tingkatan dari bagian pertama, sering kali menyiratkan rasa penemuan yang berkelanjutan atau putaran sebab-akibat yang tidak terpisahkan.

Dalam percakapan bahasa Jepang yang santai, paruh pengandaian pertama dari pola tersebut (bagian ~ば atau なら) sering dihilangkan. Mengatakan 安いほどいい (Semakin murah, semakin bagus) atau 早いほどいい (Semakin cepat, semakin bagus) sepenuhnya alami dan umum dalam ucapan sehari-hari, meskipun struktur utuhnya menambahkan lebih banyak penekanan dan kejelasan.

Untuk tulisan formal, makalah akademis, dan ragam lisan bisnis yang sopan, struktur であればあるほど adalah cara standar untuk menggunakan pola ini dengan nomina dan adjektiva-na. Pola ini terdengar sangat objektif dan analitis, mengubah nadanya dari pengamatan santai menjadi penilaian profesional.

06Penjelasan Inti

Pola bahasa Jepang ~ば~ほど menyatakan perubahan proporsional, yang berarti bahwa ketika satu kondisi meningkat, keadaan atau kondisi yang dihasilkannya juga ikut meningkat.

Pola tata bahasa Jepang ~ば~ほど digunakan untuk menyatakan bahwa ketika satu kondisi meningkat dalam tingkatan atau intensitas, keadaan atau kondisi yang dihasilkannya juga ikut meningkat secara proporsional. Pola ini sering diterjemahkan menjadi "semakin X, semakin Y" dalam bahasa Indonesia. Struktur ini menciptakan hubungan langsung antara penyebab yang meningkat dan efek skalanya, menunjukkan bahwa kedua faktor terikat erat bersama.

Fitur paling menonjol dari pola ini adalah mengharuskan pengulangan kata yang sama persis sebanyak dua kali. Bentuk pertama dari kata tersebut dikonjugasikan ke dalam bentuk-ba pengandaiannya, dan bentuk kedua muncul dalam bentuk kamus atau pewatasnya tepat sebelum ほど. Untuk verba, kamu memasangkan bentuk-ba dengan bentuk kamus, seperti pada 読めば読むほど, yang berarti "semakin banyak (kamu) membaca,". Untuk adjektiva-i, bentuk pertama menghilangkan い terakhir dan menambahkan ければ, diikuti oleh adjektiva-i biasa, seperti 高ければ高いほど, yang berarti "semakin tinggi,".

Adjektiva-na dan nomina berperilaku sedikit berbeda. Dalam percakapan standar sehari-hari, adjektiva-na menggunakan なら untuk paruh pengandaian pertama, diikuti oleh bentuk pewatas な sebelum ほど, seperti pada 好きなら好きなほど, yang berarti "semakin (kamu) menyukainya,". Dalam tulisan yang lebih formal atau ragam sopan, nomina dan adjektiva-na sering menggunakan struktur であればあるほど. Dalam varian formal ini, verba ある, yang berarti "ada" atau "adalah", adalah kata yang diulang untuk menunjukkan kondisi, menciptakan frasa seperti 学生であればあるほど, yang berarti "semakin seseorang menjadi siswa," atau 複雑であればあるほど, yang berarti "semakin rumit,".

Aturan penting untuk menggunakan ~ば~ほど adalah bahwa paruh kedua dari kalimat—yaitu hasilnya—harus menggambarkan suatu keadaan, evaluasi, atau perubahan alami. Pola ini tidak bisa digunakan untuk menyatakan tindakan yang disengaja, permintaan, atau perintah. Sebagai contoh, kamu bisa dengan wajar mengatakan bahwa semakin (kamu) berlatih, (kamu) akan menjadi semakin mahir, karena menjadi lebih baik adalah perubahan keadaan. Namun, kamu tidak bisa menggunakan pola ini untuk mengatakan "semakin kamu berlatih, tolong makanlah," karena makan adalah perintah sengaja. Kamu akan sering melihat pola ini dipasangkan dengan verba yang menyiratkan perubahan secara alami, seperti なる, yang berarti "menjadi", atau 増える, yang berarti "bertambah".

Meskipun pola lain seperti ~につれて juga menyatakan perubahan bersamaan, ~ば~ほど memiliki fokus yang khas pada proporsionalitas langsung. ~につれて menggambarkan pergeseran berkelanjutan yang bertahap seiring waktu, seperti kota yang berubah seiring berjalannya waktu. Sebaliknya, ~ば~ほど mengatur kondisi yang terukur dan langsung di mana satu peningkatan tertentu memicu peningkatan lainnya. Dalam percakapan santai, penutur bahasa Jepang terkadang membuang klausa pengandaian pertama sepenuhnya, hanya mengandalkan ほど (misalnya, 早いほどいい, "semakin cepat, semakin bagus"), tetapi pola utuh ~ば~ほど tidak menyisakan keraguan tentang hubungan pengandaian antara kedua bagian tersebut.

07Kesalahan Umum

Kurang Tepat

食べればほど美味しくなります。

Lebih Alami

食べれば食べるほど美味しくなります。

Alasan: Verba yang sama persis harus diulang dalam bentuk kamusnya tepat sebelum ほど. Kamu tidak bisa melompat langsung dari bentuk-ba pengandaian ke ほど.

Kurang Tepat

安ければ安いほど、買ってください。

Lebih Alami

安ければ安いほどいいです。

Alasan: Hasil dari perubahan proporsional di paruh kedua kalimat harus berupa keadaan, evaluasi, atau perubahan alami. Bagian tersebut tidak boleh berupa perintah sengaja, permintaan, atau tindakan yang disengaja seperti 買ってください.

Kurang Tepat

高いば高いほどいいです。

Lebih Alami

高ければ高いほどいいです。

Alasan: Untuk adjektiva-i, bagian pertama dari pola tersebut menggunakan bentuk pengandaian ければ (dibuat dengan menghilangkan い terakhir). Kamu tidak bisa menempelkan ば langsung ke bentuk kamus dari adjektiva-i.

Kurang Tepat

静かなば静かなほど集中できます。

Lebih Alami

静かなら静かなほど集中できます。

Alasan: Adjektiva-na tidak menggunakan pengandaian ば dalam pola ini; mereka menggunakan なら untuk paruh pertamanya.

Kurang Tepat

簡単なら簡単ほどいいです。

Lebih Alami

簡単なら簡単なほどいいです。

Alasan: Adjektiva-na harus mengambil bentuk pewatas な-nya tepat sebelum ほど. Kamu tidak bisa menempelkan bentuk kamus dari adjektiva-na langsung ke ほど.

Kurang Tepat

状況が複雑であれば複雑ほど時間がかかります。

Lebih Alami

状況が複雑であればあるほど時間がかかります。

Alasan: Dalam pola formal であればあるほど, verba ある, yang berarti "ada" atau "adalah", itulah yang diulang, bukan adjektiva-na atau nominanya.

08Tanya Jawab

Bisakah saya menggunakan dua kata yang berbeda dalam struktur ~ば~ほど?

Tidak, inti dari pola ini mengharuskan pengulangan kata yang sama persis untuk menunjukkan hubungan proporsional langsung. Jika kamu ingin mengatakan sesuatu seperti 'Jika saya membaca ini, saya menjadi mengantuk,' kamu sebaiknya menggunakan pengandaian sederhana seperti 読めば、眠くなります saja.

Mengapa saya terkadang mendengar orang mengucapkan frasa seperti 早いほどいい tanpa bagian ば?

Dalam percakapan santai, penutur bahasa Jepang sering membuang paruh pengandaian pertama dari pola tersebut karena konteksnya membuat kondisinya jelas. Frasa seperti 早いほどいい (semakin cepat, semakin bagus) sangat alami, meskipun sedikit kurang tegas dibandingkan dengan 早ければ早いほどいい yang utuh.

Bisakah saya menggunakan ~ば~ほど saat situasinya memburuk?

Ya, perubahan proporsional bisa bergerak ke arah negatif. Kalimat seperti 考えれば考えるほどわからなくなります (semakin saya memikirkannya, semakin saya tidak mengerti) sepenuhnya alami dan lazim digunakan.

09Latihan Mini

  1. 01

    ピアノは( )ほど、上手になります。

  2. 02

    パソコンは安ければ( )ほどいいです。

    Susun potongan jawaban berurutan.

  3. 03

    安ければ安いほど、新しい車を買ってください。

    Susun potongan jawaban berurutan.

  4. 04

    部屋は( )静かなほど集中できます。

  5. 05

    状況が複雑で( )あるほど、時間がかかります。

    Susun potongan jawaban berurutan.

  6. 06

    Semakin (saya) membaca buku ini, (isinya) menjadi semakin menarik.

    Susun potongan jawaban berurutan.

  7. 07

    荷物は軽ければ軽いほど旅行しやすいです。

    Susun potongan jawaban berurutan.

  8. 08

    Semakin (saya) memikirkannya, semakin (saya) tidak mengerti.

    Susun potongan jawaban berurutan.

Ringkasan

Ringkasan Belajar

  • Pola ~ば~ほど menyatakan perubahan proporsional, yang berarti "semakin X, semakin Y."
  • Pola ini mengharuskan pengulangan kata yang sama persis sebanyak dua kali: pertama dalam bentuk pengandaiannya, dan kemudian tepat sebelum ほど.
  • Verba mengulang bentuk kamus (misalnya, 食べれば食べるほど), dan adjektiva-i mengulang bentuk biasanya (misalnya, 安ければ安いほど).
  • Adjektiva-na menggunakan なら diikuti oleh な (misalnya, 静かなら静かなほど). Konteks formal menggunakan であればあるほど untuk nomina dan adjektiva-na.
  • Paruh kedua dari kalimat harus menggambarkan suatu keadaan atau perubahan alami, bukan tindakan yang disengaja, perintah, atau permintaan.
  • Dalam ucapan santai sehari-hari, paruh pengandaian pertama sering dihilangkan, hanya menyisakan bagian ほど saja (misalnya, 早いほどいい).

10Peta Materi

Isi

14 contoh8 latihan6 kesalahan umum

Kanji yang Dipakai

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine

IDENESFRPT