BUNPOU.JEPANG.ORG
~ことになる

Keinginan, Niat, dan Keputusan

Menyatakan Keputusan Eksternal dan Hasil Logis

Pola tata bahasa Jepang 「ことになる」 digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu telah diputuskan oleh orang lain, sebuah organisasi, atau keadaan eksternal. Pola ini membingkai hasilnya sebagai sebuah fakta objektif alih-alih pilihan pribadi, menjadikannya cara yang umum dan sopan untuk mengumumkan peristiwa kehidupan atau perubahan jadwal. Pola ini juga dapat menggambarkan hasil logis atau kemungkinan, yang berarti bahwa jika suatu kondisi tertentu berlanjut, hasil tertentu pasti akan terjadi.

01Fungsi Utama

Melaporkan Keputusan Eksternal

Digunakan untuk menyatakan bahwa sebuah keputusan telah dibuat oleh suatu kelompok, perusahaan, atau keadaan di luar kendali langsung pembicara.

来月らいげつから大阪おおさか支社ししゃ転勤てんきんすることになりました。

Telah diputuskan bahwa (saya) akan pindah tugas ke cabang Osaka mulai bulan depan.

Menyatakan Kemungkinan atau Hasil Logis

Menggambarkan hasil atau konsekuensi wajar yang pasti akan terjadi jika situasi saat ini berlanjut.

このままだと、わたしたちが責任せきにんうことになる。

Jika terus begini, pada akhirnya kitalah yang memikul tanggung jawabnya.

Menyampaikan Kabar Pribadi dengan Rendah Hati

Meskipun pembicara yang membuat keputusan, membingkainya sebagai suatu peristiwa objektif menggunakan pola ini akan terdengar lebih rendah hati dan sopan, terutama dalam lingkungan formal atau bisnis.

じつは、来年らいねん結婚けっこんすることになったんだ。

Sebenarnya, telah diputuskan bahwa (saya) akan menikah tahun depan.

02Pola Kalimat

verba (bentuk kamus) + ことになる

かれ来年らいねん、アメリカへ留学りゅうがくすることになる。

Akan diputuskan bahwa dia belajar di Amerika tahun depan.

Menyatakan keputusan di masa depan atau hasil logis yang akan terjadi.

verba (bentuk kamus) + ことになります

来週らいしゅう会議かいぎ金曜日きんようびおこなうことになります。

Akan diputuskan bahwa rapat minggu depan diadakan pada hari Jumat.

Menggunakan bentuk sopan 「ます」 untuk menyatakan keputusan atau hasil yang akan datang dalam konteks formal.

verba (bentuk kamus) + ことになった

じつは、来年らいねん結婚けっこんすることになったんだ。

Sebenarnya, telah diputuskan bahwa (saya) akan menikah tahun depan.

Melaporkan keputusan yang telah difinalisasi dalam percakapan kasual.

verba (bentuk kamus) + ことになりました

来月らいげつから大阪おおさか支社ししゃ転勤てんきんすることになりました。

Telah diputuskan bahwa (saya) akan pindah tugas ke cabang Osaka mulai bulan depan.

Sangat umum dalam lingkungan formal atau bisnis untuk secara rendah hati melaporkan keputusan yang telah difinalisasi atau perubahan pribadi.

verba (bentuk nai) + ことになる

このままだと、だれ参加さんかしないことになる。

Jika terus begini, pada akhirnya tidak ada yang berpartisipasi.

Menyatakan bahwa suatu hasil negatif akan terjadi secara wajar berdasarkan kondisi saat ini.

verba (bentuk nai) + ことになった

あめのため、試合しあいおこなわないことになった。

Karena hujan, telah diputuskan bahwa pertandingan tidak akan diadakan.

Melaporkan keputusan negatif yang telah difinalisasi untuk tidak melakukan sesuatu.

verba (bentuk nai) + ことになりました

明日あした会議かいぎには参加さんかしないことになりました。

Telah diputuskan bahwa (saya) tidak akan berpartisipasi dalam rapat besok.

Dengan sopan melaporkan bahwa suatu acara atau tindakan tidak akan terjadi berdasarkan keputusan eksternal atau rencana yang telah difinalisasi.

03Contoh Kalimat

来月らいげつから大阪おおさか支社ししゃ転勤てんきんすることになりました。

Telah diputuskan bahwa (saya) akan pindah tugas ke cabang Osaka mulai bulan depan.

Menggunakan bentuk lampau yang sopan untuk secara rendah hati melaporkan sebuah peristiwa kehidupan, seperti pindah tugas, sebagai sebuah fakta objektif.

じつは、来年らいねん結婚けっこんすることになったんだ。

Sebenarnya, telah diputuskan bahwa (saya) akan menikah tahun depan.

Sebuah pengumuman kasual mengenai keputusan pribadi, yang dibingkai secara objektif agar tidak terdengar menyombongkan diri.

明日あした会議かいぎには参加さんかしないことになりました。

Telah diputuskan bahwa (saya) tidak akan berpartisipasi dalam rapat besok.

Menggunakan bentuk-nai untuk melaporkan keputusan secara formal untuk tidak melakukan sesuatu.

あめのため、明日あした試合しあいおこなわないことになった。

Karena hujan, telah diputuskan bahwa pertandingan besok tidak akan diadakan.

Melaporkan keputusan negatif yang telah difinalisasi yang disebabkan oleh keadaan eksternal seperti cuaca.

このままだと、わたしたちが責任せきにんうことになる。

Jika terus begini, pada akhirnya kitalah yang memikul tanggung jawabnya.

Menggambarkan hasil logis yang tak terelakkan jika situasi saat ini tidak berubah.

はや出発しゅっぱつしないと、飛行機ひこうきれないことになるよ。

Jika (kita) tidak segera berangkat, pada akhirnya kita tidak akan bisa naik pesawat.

Menyatakan sebuah kemungkinan yang secara wajar mengikuti suatu kondisi tertentu.

書類しょるい不備ふびがある場合ばあい、もう一度いちど提出ていしゅつしていただくことになります。

Jika terdapat kekurangan pada dokumen, pada akhirnya (kamu) harus menyerahkannya sekali lagi.

Cara formal untuk menjelaskan sebuah hasil atau aturan prosedural berdasarkan suatu kondisi spesifik.

来月らいげつ友達ともだち北海道ほっかいどう旅行りょこうすることになった。

Telah diputuskan bahwa (saya) akan pergi liburan ke Hokkaido bersama teman bulan depan.

Bahkan untuk rencana yang menyenangkan, penggunaan pola ini secara kasual menunjukkan bahwa rencana tersebut sudah ditetapkan sebagai sebuah acara objektif.

予算よさんりず、あたらしいパソコンはえないことになった。

Karena kekurangan anggaran, telah diputuskan bahwa (kita) tidak dapat membeli komputer baru.

Menunjukkan bagaimana sebuah batasan eksternal memaksa terjadinya hasil yang negatif.

来年らいねんから、あたらしいプロジェクトのリーダーをつとめることになりました。

Telah diputuskan bahwa (saya) akan bertugas sebagai pemimpin proyek baru mulai tahun depan.

Frasa yang sangat standar dalam bahasa Jepang bisnis untuk mengumumkan sebuah peran baru atau promosi dengan sopan.

だれもやらなければ、結局けっきょくわたしがやることになる。

Jika tidak ada yang melakukannya, pada akhirnya sayalah yang melakukannya.

Menyatakan konsekuensi logis di mana keadaan memaksa pembicara untuk mengambil tindakan.

残念ざんねんですが、来月らいげつでこのみせめることになりました。

(Sungguh) disayangkan, tetapi telah diputuskan bahwa (kami) akan menutup toko ini pada bulan depan.

Menyampaikan kabar buruk dengan sopan dengan membingkainya sebagai suatu keputusan eksternal yang telah difinalisasi.

04Perbandingan

ことになる vs. ことにする

「ことにする」 digunakan ketika pembicara ingin menekankan keputusan subjektif dan aktif mereka sendiri. 「ことになる」 menghilangkan fokus dari peran pribadi dan membingkai hasilnya sebagai sebuah fakta objektif atau keputusan eksternal.

日本にほん留学りゅうがくすることになった。

Telah diputuskan bahwa (saya) akan belajar di Jepang. (Rendah hati atau diputuskan oleh dorongan eksternal)

日本にほん留学りゅうがくすることにした。

(Saya) memutuskan untuk belajar di Jepang. (Menekankan tekad pribadi)

ことになった vs. ことになっている

「ことになった」 berfokus pada saat keputusan dibuat atau hasil logis yang dicapai. 「ことになっている」 berfokus pada sebuah aturan, adat istiadat, atau jadwal yang sudah ditetapkan dan terus berlangsung sebagai sebuah keadaan.

来週らいしゅう会議かいぎ参加さんかすることになった。

Telah diputuskan bahwa (saya) akan berpartisipasi dalam rapat minggu depan. (Berfokus pada keputusan baru)

毎月まいつき会議かいぎ参加さんかすることになっている。

Sudah menjadi aturan bahwa (saya) berpartisipasi dalam rapat setiap bulan. (Berfokus pada aturan yang sedang berlangsung)

05Nuansa dan Pemakaian

Dalam budaya Jepang, menyatakan secara langsung "saya memutuskan untuk melakukan X" terkadang bisa terdengar terlalu asertif atau sombong, terutama untuk peristiwa besar dalam kehidupan. Dengan menggunakan 「ことになった」, yang berarti "telah diputuskan bahwa", pembicara menyingkirkan egonya sendiri dari kalimat tersebut, dan membingkai peristiwanya sebagai suatu proses yang wajar. Inilah sebabnya mengapa kamu akan sering mendengar pola ini dalam pengumuman formal tentang pernikahan, kepindahan pekerjaan, atau pindah rumah, bahkan ketika pembicaralah yang membuat pilihan tersebut.

Selain keputusan manusia, 「ことになる」 juga digunakan untuk menggambarkan hasil logis dan kemungkinan. Ketika kamu menyandingkannya dengan frasa pengandaian seperti 「このままだと」, yang berarti "jika terus begini", atau 「そうすると」, yang berarti "jika begitu", pola ini menyatakan bahwa suatu hasil tertentu secara wajar akan terjadi. Dalam pengertian ini, terjemahannya lebih dekat ke "pada akhirnya akan" atau "hal ini berarti bahwa".

Perhatikan perbedaan antara bentuk non-lampau (「ことになる」) dan bentuk lampau (「ことになった」). Bentuk lampau digunakan untuk melaporkan keputusan yang telah difinalisasi. Bentuk non-lampau digunakan untuk menyatakan bahwa suatu keputusan akan dibuat di masa depan atau untuk menggambarkan hasil logis yang belum terjadi.

06Penjelasan Inti

Pola tata bahasa Jepang 「ことになる」 digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu telah diputuskan oleh orang lain, sebuah organisasi, atau keadaan eksternal.

Pola tata bahasa 「ことになる」 adalah struktur penting yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu keputusan telah dibuat oleh keadaan eksternal, suatu organisasi, atau orang lain selain pembicara. Pola ini secara kasar diterjemahkan menjadi "telah diputuskan bahwa" atau "pada akhirnya akan". Pola ini menempel langsung pada verba bentuk kamus atau bentuk-nai.

Ketika digunakan dalam bentuk lampau (「ことになった」 atau 「ことになりました」), bentuk ini merupakan cara standar untuk melaporkan suatu keputusan yang telah difinalisasi. Karena hal ini membingkai keputusan sebagai sebuah fakta objektif daripada sebuah pilihan pribadi, pola ini lazim digunakan dalam lingkungan bisnis untuk mengumumkan perpindahan pekerjaan, perubahan jadwal, atau arahan proyek tanpa menekankan siapa yang secara eksplisit membuat pilihan tersebut.

Menariknya, penutur bahasa Jepang sering menggunakan 「ことになった」 untuk mengumumkan peristiwa penting dalam kehidupan mereka sendiri, seperti menikah, pindah rumah, atau pindah kerja. Sekalipun pembicara yang secara aktif membuat pilihan, mengungkapkannya sebagai "telah diputuskan bahwa" meredam ego pribadi mereka. Hal ini membuatnya terdengar jauh lebih rendah hati dan sopan secara sosial ketimbang menyatakan "saya memutuskan untuk".

Selain keputusan manusia, 「ことになる」 juga dapat menggambarkan konsekuensi logis atau kemungkinan wajar. Ketika disandingkan dengan frasa pengandaian seperti 「このままだと」 yang berarti "jika terus begini", pola ini bermakna "pada akhirnya akan" atau "akan berakibat pada". Penggunaan ini menunjukkan hasil tak terelakkan dari suatu situasi terlepas dari niat langsung siapa pun.

Penting untuk membedakan 「ことになる」 dari pola terkait 「ことにする」. Sementara 「ことになる」 berfokus pada keputusan eksternal atau fakta objektif, 「ことにする」 menekankan pada kemauan pribadi pembicara yang aktif ("saya telah memutuskan untuk"). Selain itu, jangan keliru menyamakan 「ことになった」 yang berarti "keputusan yang baru saja dibuat" dengan 「ことになっている」, yang menggambarkan aturan, adat istiadat, atau jadwal yang sedang berlangsung dan berlaku saat ini.

07Kesalahan Umum

Kurang Tepat

毎日運動することになりました。

Lebih Alami

毎日運動することにしました。

Alasan: Untuk sebuah resolusi pribadi di mana kamu ingin menekankan pilihan aktifmu sendiri, kamu harus menggunakan 「ことにする」. Menggunakan 「ことになる」 terdengar seperti orang lain yang memaksamu atau keadaanlah yang memutuskannya untukmu.

Kurang Tepat

さっき、会議が中止されることになっています。

Lebih Alami

さっき、会議が中止されることになりました。

Alasan: Untuk melaporkan keputusan yang baru saja dibuat, gunakan bentuk lampau 「ことになった」 (atau 「ことになりました」). 「ことになっている」 digunakan untuk sebuah aturan yang sedang berlangsung atau jadwal yang telah ditetapkan, bukan momen ketika keputusan itu sendiri dibuat.

Kurang Tepat

明日は休みことになりました。

Lebih Alami

明日は休みということになりました。

Alasan: 「ことになる」 harus mengikuti sebuah verba. Untuk menggunakannya dengan sebuah nomina, kamu perlu menggunakan frasa verba seperti 「ということになる」, atau menggunakan verba 「なる」 secara langsung (休みになりました).

Kurang Tepat

日本へ行きことになりました。

Lebih Alami

日本へ行くことになりました。

Alasan: 「ことになる」 menempel pada bentuk kamus atau bentuk-nai dari verba, bukan bentuk sebelum-ます.

Kurang Tepat

会議に参加することになりません。

Lebih Alami

会議に参加しないことになりました。

Alasan: Untuk mengatakan "diputuskan untuk tidak melakukan sesuatu," tempelkan 「ことになる」 pada bentuk-nai dari verba (しないことになる), daripada mengubah 「なる」 menjadi negatif. 「することになりません」 berarti "hal ini tidak akan berakibat pada partisipasi saya", yang kurang wajar untuk melaporkan keputusan yang telah direncanakan.

Kurang Tepat

どっちを選ぶことになりますか。

Lebih Alami

どっちを選ぶことにしますか。

Alasan: Ketika menanyakan mengenai pilihan aktif atau kemauan pribadi seseorang, gunakan 「ことにする」. Menggunakan 「ことになる」 menyiratkan menanyakan tentang apa hasil eksternalnya nanti, bukan apa yang akan mereka pilih secara sadar.

08Tanya Jawab

Mengapa orang-orang berkata 「結婚することになった」 yang berarti "telah diputuskan saya akan menikah," dan bukannya 「結婚することにした」 yang berarti "saya memutuskan untuk menikah"?

Dalam budaya Jepang, menyatakan secara langsung "saya memutuskan untuk menikah" bisa terdengar sedikit menyombongkan diri atau terlalu asertif. Menggunakan 「ことになった」 membingkai pernikahan tersebut sebagai sebuah proses yang wajar atau fakta objektif, yang terdengar jauh lebih rendah hati dan sopan.

Bisakah saya menggunakan 「ことになる」 dengan nomina atau adjektiva?

Tidak, 「ことになる」 harus menempel pada sebuah verba. Jika kamu perlu menggunakan nomina, kamu harus menambahkan sebuah frasa verba, seperti 「ということになる」 (pada akhirnya berarti ~), atau mengubah strukturnya sama sekali, seperti 「休みになる」 yang berarti "menjadi hari libur".

Apa perbedaan antara 「ことにならない」 dan 「しないことになる」?

「しないことになる」 yang berarti "telah diputuskan untuk tidak melakukan X," merupakan cara standar untuk melaporkan hasil atau keputusan negatif. 「ことにならない」 berarti "hal ini tidak akan berakibat pada X" atau "hal ini bukan berarti X," yang lebih banyak digunakan untuk mengevaluasi situasi atau logika alih-alih melaporkan keputusan yang direncanakan.

09Latihan Mini

  1. 01

    (sopan) Telah diputuskan bahwa (saya) akan pindah tugas ke cabang Osaka mulai bulan depan.

    Susun potongan jawaban berurutan.

  2. 02

    早く出発しないと、飛行機に( )ことになるよ。

  3. 03

    (Mengumumkan acara pribadi dengan rendah hati) 実は、来年結婚する( )んだ。

  4. 04

    (Menyatakan resolusi pribadi yang kuat untuk Tahun Baru) 今年は毎日運動することになりました。

    Susun potongan jawaban berurutan.

  5. 05

    雨のため、明日の試合は( )ことになった。

  6. 06

    (Berbicara tentang perubahan jadwal yang baru saja diumumkan) さっき、来週の会議が中止される( )。

  7. 07

    (kasual) Jika terus begini, pada akhirnya kitalah yang memikul tanggung jawabnya.

    Susun potongan jawaban berurutan.

  8. 08

    (Secara sopan menginformasikan pelanggan mengenai hasil dari suatu aturan) 書類に不備がある場合、もう一度提出していただくことになります。

    Susun potongan jawaban berurutan.

Ringkasan

Ringkasan Belajar

  • Pola tata bahasa Jepang 「ことになる」 menyatakan bahwa suatu keputusan telah dibuat oleh orang lain, suatu organisasi, atau keadaan eksternal.
  • Pola ini menempel langsung pada verba bentuk kamus atau bentuk-nai.
  • Dalam bentuk lampau (「ことになった」 atau 「ことになりました」), bentuk ini adalah cara standar untuk melaporkan suatu keputusan yang telah difinalisasi.
  • Penutur bahasa Jepang sering menggunakan 「ことになった」 untuk mengumumkan peristiwa pribadi, seperti pernikahan atau pindah rumah, karena membingkainya sebagai fakta objektif terdengar rendah hati.
  • Ketika menggambarkan konsekuensi, 「ことになる」 juga dapat bermakna "pada akhirnya akan" atau "secara tak terelakkan akan menghasilkan" sebuah hasil.
  • Jangan tertukar dengan 「ことにする」, yang menekankan pada pilihan pribadimu yang aktif.

10Peta Materi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine

IDENESFRPT