Waktu, Urutan, dan Aspek
Menyatakan Bahwa Sesuatu Kadang-Kadang Terjadi
Pola tata bahasa ~ことがある digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan kadang-kadang terjadi, atau ada kalanya suatu keadaan atau situasi itu benar. Bentuk ini dibuat dengan menempelkan ことがある pada verba bentuk kamus atau verba bentuk-nai, serta pada adjektiva dan nomina. Berhati-hatilah agar tidak tertukar dengan ~たことがある, yang ditempelkan secara eksklusif pada verba bentuk-ta untuk membicarakan pengalaman masa lalu.
01Fungsi Utama
Menyatakan Tindakan yang Kadang-Kadang Terjadi
Saat ditempelkan pada verba bentuk kamus, bentuk ini menunjukkan bahwa suatu tindakan kadang-kadang terjadi, meskipun itu bukan rutinitas normal (kamu).
たまにタクシーで通勤することがあります。
(Saya) kadang-kadang pulang pergi bekerja menggunakan taksi.
Menyatakan Sesuatu yang Kadang-Kadang Tidak Dilakukan
Saat ditempelkan pada verba bentuk-nai, bentuk ini menunjukkan bahwa ada kalanya (kamu) tidak melakukan sesuatu.
忙しい時は、朝ごはんを食べないことがある。
Saat sibuk, ada kalanya (saya) tidak makan sarapan.
Menyatakan Keadaan yang Kadang-Kadang Terjadi
Saat ditempelkan pada adjektiva atau nomina, bentuk ini menunjukkan bahwa suatu kondisi atau keadaan tertentu kadang-kadang ada.
このソフトウェアは不安定なことがある。
Perangkat lunak ini kadang-kadang tidak stabil.
02Pola Kalimat
verba (bentuk kamus) + ことがあります
たまに一人で映画を見に行くことがあります。
(Saya) kadang-kadang pergi menonton film sendirian.
Digunakan dalam ragam sopan untuk menjelaskan tindakan yang kadang-kadang (kamu) lakukan.
verba (bentuk kamus) + ことがある
彼は約束を忘れることがある。
(Dia) kadang-kadang melupakan janjinya.
Digunakan dalam percakapan kasual untuk menjelaskan sesuatu yang kadang-kadang terjadi.
verba (bentuk ない) + ことがあります
忙しくて、昼ごはんを食べないことがあります。
Ada kalanya (saya) sangat sibuk sehingga (saya) tidak makan siang.
Ditempelkan pada verba bentuk-nai, pola ini secara sopan menyatakan bahwa kadang-kadang, suatu tindakan tidak terjadi.
verba + ことがある
疲れていると、夜よく眠れないことがある。
Saat (saya) lelah, ada kalanya (saya) tidak bisa tidur nyenyak di malam hari.
Secara kasual menyatakan bahwa ada kalanya (kamu) tidak melakukan atau tidak dapat melakukan suatu tindakan.
adjektiva-i + ことがある
この店のカレーは、すごく辛いことがある。
Kari di restoran ini kadang-kadang sangat pedas.
Menunjukkan bahwa keadaan yang dijelaskan oleh adjektiva-i kadang-kadang berlaku.
adjektiva-na + な + ことがあります
この Wi-Fi は不安定なことがあります。
Wi-Fi ini kadang-kadang tidak stabil.
Adjektiva-na mempertahankan な-nya sebelum ことがあります untuk secara sopan menunjukkan kondisi yang kadang-kadang terjadi.
nomina + の + ことがあります
担当者が不在のことがあります。
Ada kalanya penanggung jawab tidak ada di tempat.
Nomina dihubungkan dengan の, menyatakan bahwa keadaan nomina tersebut kadang-kadang terjadi.
03Contoh Kalimat
たまにタクシーで通勤することがあります。
(Saya) kadang-kadang pulang pergi bekerja menggunakan taksi.
Menggunakan verba bentuk kamus '通勤する' untuk menjelaskan rutinitas sesekali.
忙しい時は、朝ごはんを食べないことがある。
Saat sibuk, ada kalanya (saya) tidak makan sarapan.
Menggunakan verba bentuk-nai '食べない' untuk menunjukkan tidak adanya tindakan sesekali.
この Wi-Fi は不安定なことがあります。
Wi-Fi ini kadang-kadang tidak stabil.
Menggunakan adjektiva-na dengan 'な' untuk menjelaskan keadaan sesekali.
時々、夜中に目が覚めることがあります。
Kadang-kadang, (saya) terbangun di tengah malam.
Dipasangkan dengan adverbia '時々' untuk menekankan frekuensi kejadian.
彼は約束を忘れることがある。
(Dia) kadang-kadang melupakan janjinya.
Menyatakan pengamatan faktual tentang perilaku orang lain yang kadang-kadang terjadi.
この店のカレーは、すごく辛いことがある。
Kari di restoran ini kadang-kadang sangat pedas.
Menggunakan adjektiva-i untuk menunjukkan bahwa suatu kondisi kadang-kadang berlaku.
たまに一人で映画を見に行くことがあります。
(Saya) kadang-kadang pergi menonton film sendirian.
Menjelaskan kegiatan yang kadang-kadang dilakukan yang merupakan pengecualian dari rutinitas normal.
疲れていると、夜よく眠れないことがある。
Saat (saya) lelah, ada kalanya (saya) tidak bisa tidur nyenyak di malam hari.
Menggunakan bentuk potensial negatif '眠れない' untuk menunjukkan kesulitan sesekali.
担当者が不在のことがあります。
Ada kalanya penanggung jawab tidak ada di tempat.
Menggunakan nomina dengan 'の' untuk menjelaskan situasi yang kadang-kadang terjadi.
電車が遅れることがあります。
Ada kalanya kereta terlambat.
Menjelaskan kemungkinan yang berulang secara faktual.
このパソコンは、時々止まることがある。
Komputer ini kadang-kadang macet.
Menjelaskan masalah teknis yang terjadi dari waktu ke waktu.
4月でも、雪が降ることがあります。
Bahkan di bulan April, kadang-kadang turun salju.
Menyatakan fenomena cuaca yang kadang-kadang terjadi di luar musimnya.
日本語を話しているときに、言葉が出てこないことがある。
Saat berbicara bahasa Jepang, ada kalanya kata-kata tidak keluar.
Menjelaskan kesulitan sesekali dalam mengingat bahasa menggunakan verba negatif.
週末は、どこにも出かけないことがあります。
Pada akhir pekan, ada kalanya (saya) tidak pergi ke mana-mana.
Menjelaskan tidak adanya aktivitas sesekali selama akhir pekan.
04Perbandingan
verba bentuk kamus + ことがある vs. verba bentuk-ta + ことがある
Kedua pola ini terlihat sangat mirip tetapi memiliki makna yang sama sekali berbeda. Menempelkan ことがある pada verba bentuk kamus menjelaskan tindakan yang sesekali dilakukan atau sesuatu yang kadang-kadang terjadi. Menempelkannya pada verba bentuk-ta menjelaskan pengalaman masa lalu, yang berarti kamu pernah melakukan tindakan itu setidaknya sekali sebelumnya.
たまに寿司を食べることがある。
(Saya) kadang-kadang makan sushi.
寿司を食べたことがある。
(Saya) pernah makan sushi sebelumnya.
~ことがある vs. ~かもしれない
Gunakan ことがある untuk menyatakan pengamatan faktual tentang suatu kejadian yang berulang kali terjadi dari waktu ke waktu. Gunakan かもしれない saat kamu menebak tentang kemungkinan spesifik, yang sering kali terjadi di masa depan.
4月でも、雪が降ることがあります。
Bahkan di bulan April, kadang-kadang turun salju.
明日は、雪が降るかもしれません。
Besok mungkin turun salju.
05Nuansa dan Pemakaian
Pola ~ことがある adalah alat yang sangat praktis untuk menunjukkan bahwa meskipun sesuatu bukanlah norma standar, hal itu terjadi dari waktu ke waktu. Hal ini menjadikannya sangat baik untuk membicarakan pengecualian dari rutinitas harian (kamu), ketidaknyamanan kecil, atau pengamatan faktual tentang dunia.
Meskipun kamu dapat menggunakan adverbia frekuensi seperti 時々 (kadang-kadang) atau たまに (sesekali) sepenuhnya dengan sendirinya, memasangkannya dengan ことがある menambahkan nuansa yang sedikit lebih objektif atau situasional. Hal ini menyoroti bahwa 'ada kalanya' di mana peristiwa itu terjadi, yang dapat membuat pengamatanmu terdengar sedikit lebih berjarak atau dewasa.
Perhatikan bagaimana pola ini beradaptasi dengan situasi negatif. Dengan menggunakan verba bentuk-nai + ことがある, kamu tidak mengatakan bahwa kamu tidak pernah melakukan sesuatu, melainkan bahwa ada kalanya kamu gagal melakukannya atau memilih untuk tidak melakukannya. Nuansa ini sempurna untuk alasan yang halus, seperti menjelaskan mengapa kamu kadang-kadang melewatkan sarapan atau gagal membalas email dengan segera.
06Penjelasan Inti
Pola tata bahasa ~ことがある digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan kadang-kadang terjadi, atau ada kalanya suatu keadaan atau situasi itu benar.
Pola tata bahasa ~ことがある (sering digunakan secara sopan sebagai ~ことがあります) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keadaan kadang-kadang terjadi. Bentuk ini menyoroti bahwa meskipun suatu perilaku atau kondisi mungkin bukan rutinitas normal atau keadaan standar, ada kalanya hal itu benar-benar terjadi.
Saat digunakan dengan verba, pola ini menempel pada verba bentuk kamus atau verba bentuk-nai. Jika kamu menempelkannya pada verba bentuk kamus, pola ini menjelaskan tindakan yang kadang-kadang terjadi berulang. Misalnya, meskipun kamu biasanya naik kereta, kamu dapat menggunakan pola ini untuk mengatakan '(Saya) kadang-kadang pulang pergi bekerja menggunakan taksi.' Jika kamu menempelkannya pada verba bentuk-nai, bentuk ini menyatakan ketiadaan suatu tindakan sesekali, seperti 'Ada kalanya (saya) tidak makan sarapan.'
Pola ini tidak terbatas pada verba. Bentuk ini juga dapat menempel pada adjektiva-i, adjektiva-na, dan nomina untuk menjelaskan keadaan yang kadang-kadang terjadi. Saat menyusun kalimat-kalimat ini, ingatlah bahwa adjektiva-na memerlukan penghubung な, dan nomina memerlukan penghubung の. Hal ini sangat berguna untuk mengatakan hal-hal seperti 'Perangkat lunak ini kadang-kadang tidak stabil' atau 'Kari di restoran ini kadang-kadang pedas.'
Untuk menekankan sifat yang kadang-kadang terjadi dari pernyataan tersebut, pola ini sering dipasangkan dengan adverbia frekuensi seperti 時々 (kadang-kadang) atau たまに (sesekali). Meskipun adverbia ini dapat digunakan sendiri dalam kalimat sederhana, memasangkannya dengan ことがある menambahkan nuansa yang sedikit lebih objektif, berfokus pada fakta bahwa 'ada kalanya' situasi tersebut muncul.
Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan pembelajar adalah menukar pola ini dengan tata bahasa untuk pengalaman masa lalu. Jika kamu menempelkan ことがある pada verba bentuk kamus, itu berarti 'kadang-kadang terjadi.' Namun, jika kamu menempelkannya pada verba bentuk-ta (~たことがある), maknanya benar-benar berubah menjadi 'pernah melakukan sesuatu sebelumnya.' Selalu periksa kembali bentuk verbamu untuk memastikan kamu menyatakan frekuensi, bukan pengalaman masa lalu.
Terakhir, penting untuk diingat bahwa ~ことがある menjelaskan kemungkinan yang bersifat kebiasaan, berulang, atau umum berdasarkan pengamatan. Pola ini tidak boleh digunakan untuk prediksi satu kali tentang masa depan. Jika kamu ingin mengatakan 'Besok mungkin hujan,' kamu harus menggunakan ungkapan perkiraan seperti かもしれない, dan bukan ことがある.
07Kesalahan Umum
Kurang Tepat
たまに日本へ行ったことがあります。
Lebih Alami
たまに日本へ行くことがあります。
Alasan: Karena adanya kata たまに (sesekali), kalimat ini mencoba menyatakan bahwa suatu tindakan kadang-kadang terjadi. Untuk menyatakan frekuensi sesekali, gunakan verba bentuk kamus (行く). Verba bentuk-ta (行った) mengubah kalimat tersebut menjadi "Saya kadang-kadang pernah pergi ke Jepang sebelumnya," yang merupakan makna campuran dan tidak alami.
Kurang Tepat
このソフトウェアは不安定だことがある。
Lebih Alami
このソフトウェアは不安定なことがある。
Alasan: Sebelum ことがある, adjektiva-na harus menggunakan partikel penghubung な, bukan kopula biasa だ.
Kurang Tepat
担当者が不在ことがある。
Lebih Alami
担当者が不在のことがある。
Alasan: Saat menempelkan nomina pada ことがある, kamu harus menyertakan partikel penghubung の.
Kurang Tepat
明日は雨が降ることがあります。
Lebih Alami
明日は雨が降るかもしれません。
Alasan: ことがある digunakan untuk kejadian yang kadang-kadang berulang, bukan untuk menebak tentang kejadian di masa depan yang hanya terjadi sekali. Jika kamu ingin mengatakan mungkin besok akan hujan, gunakan かもしれない.
Kurang Tepat
朝ごはんを食べないないことがあります。
Lebih Alami
朝ごはんを食べないことがあります。
Alasan: Verba bentuk-nai sudah berakhiran ない. Jangan menambahkan ない tambahan sebelum ことがある.
Kurang Tepat
この店のカレーは辛いくことがある。
Lebih Alami
この店のカレーは辛いことがある。
Alasan: Adjektiva-i bahasa Jepang terhubung langsung ke ことがある. Kamu tidak perlu mengubah akhirannya menjadi く.
08Tanya Jawab
Bisakah saya menggunakan は sebagai ganti が dalam pola ini?
Bisa. Saat mengajukan pertanyaan (misalnya, 遅れることはありますか) atau saat menekankan kontras, kamu dapat mengganti partikel が dengan は.
Apa perbedaan antara 時々 saja dan 時々...ことがある?
Meskipun keduanya berarti 'kadang-kadang,' menambahkan ことがある menekankan bahwa 'ada kejadian spesifik' saat hal itu terjadi, memberikan kalimatmu nuansa yang sedikit lebih objektif atau faktual daripada hanya menggunakan adverbia itu sendiri.
Mengapa salah jika mengatakan 明日は雨が降ることがある untuk ramalan cuaca besok?
Pola tata bahasa ini menjelaskan kejadian yang berulang sesekali, seperti 'Kadang-kadang turun salju di bulan April.' Untuk tebakan satu kali tentang kejadian di masa depan seperti besok, kamu memerlukan pola tata bahasa yang berbeda seperti かもしれない (mungkin).
09Latihan Mini
- 01
(Saya) kadang-kadang pulang pergi bekerja menggunakan taksi. たまにタクシーで通勤( )ことがあります。
- 02
Kari di restoran ini kadang-kadang pedas. この店のカレーは( )ことがあります。
- 03
Wi-Fi ini kadang-kadang tidak stabil. この Wi-Fi は( )ことがあります。
- 04
(Maksudnya: 'Saya kadang-kadang minum kopi.') たまにコーヒーを飲んだことがあります。
- 05
Saat sibuk, ada kalanya (saya) tidak makan siang. 忙しい時は、お昼ごはんを( )ことがあります。
- 06
Ada kalanya kereta terlambat.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 07
Ada kalanya penanggung jawab tidak ada di tempat. 担当者が不在( )ことがあります。
- 08
(Melihat awan gelap, memprediksi cuaca besok) 明日は雨が降ることがあります。
Ringkasan
Ringkasan Belajar
- Pola ~ことがある berarti 'ada kalanya' atau 'kadang-kadang terjadi.'
- Tempelkan pada verba bentuk kamus untuk menjelaskan tindakan sesekali, dan pada verba bentuk-nai untuk menjelaskan saat-saat ketika suatu tindakan tidak terjadi.
- Untuk keadaan sesekali, tempelkan secara langsung pada adjektiva-i, gunakan な dengan adjektiva-na, dan gunakan の dengan nomina.
- Pola ini sering dipasangkan dengan adverbia frekuensi seperti 時々 (kadang-kadang) atau たまに (sesekali).
- Berhati-hatilah untuk tidak menempelkan verba bentuk-ta (~たことがある), karena hal itu akan benar-benar mengubah maknanya menjadi 'pernah melakukan sesuatu sebelumnya.'
- Gunakan pola ini untuk pengamatan yang berulang, bukan untuk memprediksi kejadian di masa depan yang hanya terjadi sekali.
10Peta Materi
Info Belajar
Isi