Waktu, Urutan, dan Aspek
Melakukan Dua Hal Secara Bersamaan
Pola tata bahasa ながら menghubungkan dua verba untuk menunjukkan bahwa satu orang melakukan dua hal pada saat yang bersamaan. Pola ini dilekatkan pada aksi sekunder atau latar belakang, menyisakan fokus utama di akhir kalimat. Meskipun sering diterjemahkan sebagai "sambil", pola ini hanya digunakan ketika kedua aksi dilakukan oleh subjek yang sama persis.
01Fungsi Utama
Mengekspresikan Aksi Simultan
Penggunaan ながら yang paling umum adalah untuk mendeskripsikan dua aksi fisik yang dilakukan pada saat yang bersamaan, seperti makan sambil menonton TV.
音楽を聴きながら歩きます。
(Saya) berjalan sambil mendengarkan musik.
Menandai Aksi Sekunder
Aksi yang dilekatkan pada ながら adalah aksi latar belakang atau sekunder. Fokus utama kalimat selalu berada pada verba akhir.
コーヒーを飲みながら本を読みました。
(Saya) membaca buku sambil minum kopi.
Mendeskripsikan Keadaan Konkuren Jangka Panjang
Kamu juga dapat menggunakan ながら untuk mendeskripsikan situasi yang lebih luas di mana dua aktivitas terjadi pada periode kehidupan yang sama, bahkan jika kedua aktivitas tersebut tidak terjadi pada detik yang sama persis secara literal.
大学に通いながらアルバイトをしています。
(Saya) bekerja paruh waktu sambil kuliah.
02Pola Kalimat
nomina + を + verba + ながら + verba + ます
音楽を聴きながら歩きます。
(Saya) berjalan sambil mendengarkan musik.
Mendengarkan musik adalah aksi latar belakang, dan berjalan adalah fokus utama kalimat.
nomina + を + verba + ながら + verba + ましょう (ajakan)
お茶を飲みながら話しましょう。
Mari berbicara sambil minum teh.
Kalimat diakhiri dengan saran volisional. Bentuk dasar ます dari 飲む adalah 飲み.
nomina + を + verba + ながら + nomina + を + verba + ました (bentuk lampau)
コーヒーを飲みながら本を読みました。
(Saya) membaca buku sambil minum kopi.
Verba akhir menentukan kala waktu. Meskipun kegiatan minum terjadi di masa lalu, ながら cukup dilekatkan pada bentuk dasar ます masa kini.
verba + ながら + nomina + に + verba + ています (berlangsung)
働きながら大学に通っています。
(Saya) kuliah sambil bekerja.
ながら juga dapat mengekspresikan gaya hidup yang berjalan bersamaan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, seperti bekerja paruh waktu sambil menjadi mahasiswa.
nomina + を + verba + ながら + verba + ないでください (permintaan negatif)
スマホを見ながら運転しないでください。
Tolong jangan menyetir sambil melihat ponsel.
Kamu dapat menggunakan permohonan negatif di akhir kalimat untuk memperingatkan seseorang agar tidak melakukan banyak hal sekaligus yang berbahaya.
nomina + を + verba + ながら + nomina + を + verba + ますか
テレビを見ながらご飯を食べますか。
Apakah (kamu) makan sambil menonton TV?
Partikel tanya か mengubah aksi utama menjadi pertanyaan sementara aksi latar belakang tetap sama.
verba + ながら + verba + てはいけません (larangan)
食べながら話してはいけません。
(Kamu) tidak boleh berbicara sambil makan.
Makan adalah aksi latar belakang, dan aksi utama (berbicara) dilarang menggunakan てはいけません.
03Contoh Kalimat
音楽を聴きながら歩きます。
(Saya) berjalan sambil mendengarkan musik.
Mendengarkan musik adalah aksi latar belakang sekunder, dan berjalan adalah fokus utama kalimat.
コーヒーを飲みながら本を読みました。
(Saya) membaca buku sambil minum kopi.
Verba akhir menentukan kala waktu. Meskipun kegiatan minum terjadi di masa lalu, ながら cukup dilekatkan pada bentuk dasar ます masa kini dari 飲む.
お茶を飲みながら話しましょう。
Mari berbicara sambil minum teh.
Kamu dapat menggunakan bentuk volisional di akhir kalimat untuk menyarankan melakukan aktivitas utama bersama-sama sementara hal lain terjadi di latar belakang.
働きながら大学に通っています。
(Saya) kuliah sambil bekerja.
ながら dapat mendeskripsikan gaya hidup konkuren selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, seperti bekerja paruh waktu sambil menjadi mahasiswa.
スマホを見ながら運転しないでください。
Tolong jangan menyetir sambil melihat ponsel.
Permohonan negatif di akhir kalimat biasanya digunakan untuk memperingatkan seseorang agar tidak melakukan banyak hal sekaligus yang berbahaya.
テレビを見ながらご飯を食べますか。
Apakah (kamu) makan sambil menonton TV?
Partikel tanya か mengubah aksi utama menjadi pertanyaan, menanyakan apakah pendengar biasanya menggabungkan kedua aksi spesifik ini.
食べながら話してはいけません。
(Kamu) tidak boleh berbicara sambil makan.
Makan ditetapkan sebagai keadaan latar belakang, dan aksi utama yaitu berbicara dilarang keras menggunakan てはいけません.
いつも歌を歌いながらシャワーを浴びます。
(Saya) selalu mandi sambil bernyanyi.
Pola ini berfungsi dengan baik dengan adverbia seperti いつも untuk mendeskripsikan rutinitas konkuren yang biasa dilakukan.
ピアノを弾きながら歌うことができますか。
Bisakah (kamu) bernyanyi sambil bermain piano?
Klausa akhir menggunakan bentuk potensial untuk menanyakan kemampuan fisik pendengar untuk melakukan kedua aksi secara bersamaan.
彼は笑いながら部屋に入りました。
Dia memasuki ruangan sambil tertawa.
Dalam kasus ini, 笑う bertindak hampir seperti adverbia, mendeskripsikan keadaannya yang sedang berlangsung saat dia melakukan aksi utama yaitu masuk.
料理をしながらニュースを聞いています。
(Saya) sedang mendengarkan berita sambil memasak.
Penggunaan bentuk berkelanjutan ています di akhir menunjukkan bahwa kegiatan multitugas ini sedang terjadi saat ini.
辞書を引きながら日本語の新聞を読みました。
(Saya) membaca koran bahasa Jepang sambil membuka kamus.
Membuka kamus adalah aksi pendukung sekunder yang memungkinkan aksi utama yaitu membaca terjadi.
04Perbandingan
ながら vs. あいだ / あいだに
Kedua pola mendeskripsikan hal-hal yang terjadi pada saat yang bersamaan, tetapi keduanya memiliki perbedaan tegas mengenai siapa yang melakukan aksi tersebut. ながら mengharuskan orang yang sama persis melakukan kedua aksi. Jika dua orang yang berbeda melakukan berbagai hal secara bersamaan, seperti satu orang belajar sementara orang lain memasak, kamu tidak dapat menggunakan ながら dan harus menggunakan あいだ atau あいだに.
音楽を聴きながら勉強します。
(Saya) belajar sambil mendengarkan musik.
私が勉強しているあいだ、母は料理をしました。
Saat saya sedang belajar, ibu memasak.
ながら vs. て
bentuk て menghubungkan verba untuk menunjukkan urutan kronologis: Kamu melakukan aksi A terlebih dahulu, lalu kamu melakukan aksi B. Sebaliknya, ながら berarti bahwa kedua aksi terjadi pada momen yang sama persis. Jika kamu menggunakan ながら untuk aksi yang secara logis harus terjadi satu per satu, kalimatnya akan terdengar sangat tidak alami.
コーヒーを飲みながら本を読みます。
(Saya) membaca buku sambil minum kopi.
手を洗って、ご飯を食べます。
(Saya) mencuci tangan, lalu makan.
05Nuansa dan Pemakaian
Saat menggunakan ながら, memutuskan aksi mana yang lebih dulu adalah hal yang penting. Dalam bahasa Jepang, bagian terpenting dari kalimat selalu diletakkan di akhir. Oleh karena itu, verba yang dilekatkan pada ながら dianggap sebagai aksi sekunder, latar belakang, atau pendukung. Verba akhir adalah fokus utamamu. Jika kamu sedang mengobrol sambil makan, 食べながら話します (berbicara sambil makan) menekankan percakapan, sedangkan 話しながら食べます (makan sambil berbicara) menekankan acara makannya.
Meskipun ながら sangat cocok untuk mendeskripsikan multitugas literal seperti menonton TV dan makan, pola ini juga sering digunakan untuk mendeskripsikan keadaan konkuren jangka panjang. Misalnya, 働きながら大学に通っています (Saya kuliah sambil bekerja) mendeskripsikan gaya hidup yang berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Ini sekadar berarti kedua aktivitas tersebut terjadi selama periode keseluruhan yang sama dalam hidupmu, tidak harus pada momen fisik yang sama persis.
Terkadang, ながら digunakan untuk mendeskripsikan keadaan emosional atau fisik di mana aksi utama dilakukan, bertindak hampir seperti adverbia. Misalnya, penggunaan verba seperti 笑う (tertawa) atau 泣く (menangis). 彼は笑いながら部屋に入りました (Dia memasuki ruangan sambil tertawa) menggunakan kegiatan tertawa sebagai deskripsi keadaan tentang bagaimana dia masuk. Dalam kasus ini, aksi utamanya tetaplah verba akhir, dan ながら memberikan konteks latar belakang yang jelas.
06Penjelasan Inti
Pola tata bahasa ながら menghubungkan dua verba untuk menunjukkan bahwa satu orang melakukan dua hal pada saat yang bersamaan.
Pola tata bahasa ながら menghubungkan dua verba untuk menunjukkan bahwa keduanya terjadi pada saat yang bersamaan. Ini adalah cara umum untuk mendeskripsikan kegiatan melakukan beberapa hal secara bersamaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti makan sambil menonton TV atau berjalan sambil mendengarkan musik. Agar pola ini berfungsi, kedua aksi harus dilakukan oleh subjek yang sama persis.
Untuk membuat kalimat dengan ながら, kamu menggunakan bentuk dasar ます dari verba pertama. Cukup ambil verba dalam bentuk sopannya, seperti 飲みます, lalu hilangkan ます untuk mendapatkan bentuk dasarnya, yaitu 飲み. Kemudian, lekatkan ながら langsung pada bentuk dasar tersebut. Terakhir, kamu menambahkan frasa verba kedua untuk melengkapi kalimat.
Dalam kalimat ながら, verba kedua di bagian paling akhir selalu merupakan aksi utama. Verba yang dilekatkan pada ながら dianggap sebagai aksi sekunder atau latar belakang. Misalnya, dalam kalimat 音楽を聴きながら勉強します ("Saya belajar sambil mendengarkan musik"), belajar adalah fokus utamamu, dan musik hanyalah latar belakang. Jika kamu menukarnya dan mengatakan 勉強しながら音楽を聴きます, itu terdengar seperti aktivitas utamamu adalah mendengarkan musik, dan belajar adalah hal yang sekunder.
Kala waktu dan tingkat kesopanan dari keseluruhan kalimat dikendalikan sepenuhnya oleh verba akhir. Bagian ながら tidak pernah mengubah kala waktunya. Jika kamu ingin berbicara tentang masa lalu, cukup ubah verba akhir ke dalam bentuk lampau, seperti pada コーヒーを飲みながら本を読みました ("Saya membaca buku sambil minum kopi"). Kegiatan minum dan membaca keduanya terjadi di masa lalu, tetapi 飲みながら tetap sama persis.
Meskipun ながら paling sering digunakan untuk aksi fisik yang terjadi pada detik yang sama persis, pola ini juga dapat mendeskripsikan keadaan konkuren yang lebih luas. Sebagai contoh, 働きながら大学に通っています ("Saya kuliah sambil bekerja") mendeskripsikan gaya hidup di mana kamu bekerja dan bersekolah pada periode keseluruhan yang sama dalam hidupmu, bahkan jika kamu tidak secara literal bekerja dan duduk di kelas pada saat yang sama persis.
Aturan penting untuk ながら adalah bahwa orang yang sama persis harus melakukan kedua aksi. Jika dua orang yang berbeda melakukan hal-hal secara bersamaan, seperti "Saat saya sedang belajar, ibu memasak", kamu tidak dapat menggunakan ながら. Sebaliknya, kamu harus menggunakan pola tata bahasa yang terpisah seperti あいだ atau あいだに untuk mengekspresikan bahwa subjek yang berbeda bertindak secara bersamaan.
07Kesalahan Umum
Kurang Tepat
食べるながら話します。
Lebih Alami
食べながら話します。
Alasan: ながら menempel langsung pada bentuk dasar ます dari suatu verba, bukan bentuk kamus. Untuk 食べる, hilangkan ます untuk mendapatkan bentuk dasar 食べ, lalu lekatkan ながら.
Kurang Tepat
食べてながら話します。
Lebih Alami
食べながら話します。
Alasan: ながら tidak dilekatkan pada bentuk て dari suatu verba. Bentuk ini harus dilekatkan pada bentuk dasar ます.
Kurang Tepat
勉強しながら音楽を聴きます。
Lebih Alami
音楽を聴きながら勉強します。
Alasan: Jika tujuan utamamu adalah belajar, maka belajar harus menjadi verba akhir. Aksi yang dilekatkan pada ながら adalah aktivitas latar belakang atau sekunder. Meletakkan 勉強 terlebih dahulu menyiratkan bahwa aktivitas utamamu adalah mendengarkan musik, dan belajar hanyalah terjadi di latar belakang.
Kurang Tepat
母が料理しながら、私はテレビを見ます。
Lebih Alami
母が料理しているあいだ、私はテレビを見ます。
Alasan: ながら hanya dapat digunakan saat subjek yang sama persis melakukan kedua aksi. Karena ibu yang sedang memasak dan kamu yang sedang menonton TV, kamu harus menggunakan あいだ atau あいだに untuk mendeskripsikan aksi konkuren oleh subjek yang berbeda.
Kurang Tepat
コーヒーを飲みましたながら本を読みました。
Lebih Alami
コーヒーを飲みながら本を読みました。
Alasan: Kala waktu dari kalimat ながら ditentukan sepenuhnya oleh verba akhir. Verba yang dilekatkan pada ながら tetap dalam bentuk dasar ます masa kini (飲み), bahkan jika peristiwa tersebut terjadi di masa lalu.
Kurang Tepat
手を洗いながらご飯を食べます。
Lebih Alami
手を洗って、ご飯を食べます。
Alasan: ながら berarti kedua aksi terjadi secara simultan. Karena secara fisik tidak mungkin mencuci tangan dan makan pada saat yang sama persis, kamu harus menggunakan bentuk て untuk menunjukkan urutan mencuci terlebih dahulu, lalu makan.
08Tanya Jawab
Bisakah saya menggunakan ながら jika teman saya melakukan satu hal dan saya melakukan hal lain?
Tidak. ながら sangat mengharuskan orang yang sama persis untuk melakukan kedua aksi. Jika subjeknya berbeda (misalnya, kamu sedang belajar sementara temanmu menonton TV), kamu harus menggunakan pola tata bahasa yang berbeda seperti あいだ atau あいだに.
Apakah penting verba mana yang saya letakkan pertama kali?
Ya. Aksi yang dilekatkan pada ながら adalah aktivitas latar belakang sekunder. Verba di akhir kalimat adalah fokus utamamu. Jika kamu mengatakan 音楽を聴きながら勉強します, aktivitas utamamu adalah belajar. Jika kamu membaliknya, itu terdengar seperti aktivitas utamamu adalah mendengarkan musik.
Bagaimana cara membuat kalimat ながら menjadi bentuk lampau?
Kamu hanya perlu mengubah verba akhir dalam kalimat menjadi bentuk lampau. Verba sebelum ながら selalu tetap dalam bentuk dasar ます masa kini. Misalnya, 飲みながら読みました (Saya membaca sambil minum). Kedua aksi terjadi di masa lalu, tetapi 飲み tidak berubah.
Bisakah saya menggunakan ながら untuk dua hal jangka panjang, seperti memiliki pekerjaan dan bersekolah?
Ya. Kamu dapat menggunakannya untuk mendeskripsikan keadaan konkuren selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, seperti 働きながら大学に通っています (Saya kuliah sambil bekerja). Aksi tersebut tidak harus terjadi pada momen fisik yang sama persis.
09Latihan Mini
- 01
音楽を( )ながら歩きます。
- 02
コーヒーを( )ながら本を読みました。
- 03
テレビを( )、ご飯を食べます。
- 04
音楽を( )勉強します。
- 05
Mari berbicara sambil minum teh.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 06
Tolong jangan menyetir sambil melihat ponsel.
Susun potongan jawaban berurutan.
- 07
(Berbicara tentang apa yang sedang kamu dan adik perempuanmu lakukan) 妹が寝ながら、私は勉強します。
Susun potongan jawaban berurutan.
- 08
(Berbicara tentang perjalananmu) 音楽を聴きながら歩きます。
Susun potongan jawaban berurutan.
Ringkasan
Ringkasan Belajar
- ながら menghubungkan dua verba untuk mengekspresikan tindakan melakukan dua hal pada saat yang bersamaan.
- Lekatkan ながら pada bentuk dasar ます dari verba (hilangkan ます).
- Aksi yang dilekatkan pada ながら adalah aksi latar belakang; aksi utama selalu diletakkan di akhir kalimat.
- Kedua aksi harus dilakukan oleh subjek yang sama persis.
- Verba akhir menentukan kala waktu dan tingkat kesopanan dari keseluruhan kalimat.
- Pola ini dapat mendeskripsikan kegiatan multitugas fisik langsung atau gaya hidup konkuren jangka panjang (seperti bekerja sambil bersekolah).
10Peta Materi
Info Belajar
Isi
Bandingkan