Bentuk Konjugasi
Menyatakan Penyelesaian Tuntas dan Penyesalan
~てしまう adalah verba bantu yang menempel pada verba utama bentuk て. Bentuk ini banyak digunakan dalam bahasa Jepang sehari-hari untuk menekankan bahwa suatu tindakan telah diselesaikan sepenuhnya sampai akhir, atau untuk menyatakan bahwa sesuatu terjadi secara tidak sengaja dan menimbulkan penyesalan. Dalam percakapan kasual bahasa Jepang, bentuk ini sering disingkat menjadi bentuk yang lebih pendek seperti 「ちゃう」 dan 「じゃう」, menjadikannya pola penting untuk percakapan yang alami.
01Fungsi Utama
Menekankan Penyelesaian Tuntas
Fokus pada penyelesaian tugas sepenuhnya hingga tidak ada yang tersisa. Bentuk ini sering dipasangkan dengan kata-kata seperti 'zenbu' (semuanya) atau 'sukkari' (sepenuhnya) untuk menekankan tercapainya akhir mutlak dari suatu tindakan.
ケーキを全部食べてしまいました。
(Saya) telah memakan habis semua kuenya.
Menyatakan Tindakan Tidak Sengaja dan Penyesalan
Menunjukkan bahwa suatu hasil tidak disengaja, mengecewakan, atau merupakan sebuah kesalahan. Bentuk ini melampaui sekadar menyatakan fakta masa lalu secara netral dengan menambahkan penyesalan emosional dari pembicara.
宿題を忘れてしまいました。
(Saya) tidak sengaja melupakan pekerjaan rumah (saya).
Singkatan Kasual untuk Ragam Lisan
Dalam percakapan santai dan kasual, 「てしまう」 disingkat menjadi 「ちゃう」, dan 「でしまう」 disingkat menjadi 「じゃう」. Bentuk pendek ini alami di antara teman-teman, tetapi harus dihindari dalam situasi formal.
財布を落としちゃった。
(Saya) tidak sengaja menjatuhkan dompet (saya).
02Pola Kalimat
verba (bentuk て) + しまう
宿題をやってしまう。
(Saya) akan menyelesaikan semua pekerjaan rumah (saya) sampai tuntas.
Bentuk kamus biasa yang menyatakan bahwa suatu tindakan akan diselesaikan seluruhnya. Bentuk ini digunakan dalam bahasa tulisan atau lisan yang kasual.
verba (bentuk て) + しまいます
この本を全部読んでしまいます。
(Saya) akan membaca seluruh buku ini sampai tuntas.
Bentuk sopan yang menyatakan penyelesaian di masa depan. Memasangkannya dengan 「全部」 (semuanya) menekankan bahwa tidak akan ada yang tersisa atau belum dibaca.
verba (bentuk て) + しまった
パソコンが壊れてしまった。
Komputer (saya) rusak.
Bentuk lampau biasa yang menyatakan hasil yang tidak menguntungkan atau tidak disengaja. Fokusnya adalah pada kekecewaan pembicara bahwa peristiwa tersebut terjadi.
verba (bentuk て) + しまいました
電車に傘を忘れてしまいました。
(Saya) tidak sengaja meninggalkan payung (saya) di kereta.
Bentuk lampau sopan yang digunakan untuk membicarakan kesalahan yang tidak disengaja. Bentuk ini sering digunakan saat meminta maaf atau menjelaskan suatu kegagalan dalam konteks formal.
verba (bentuk て tanpa て) + ちゃう
ケーキを全部食べちゃう。
(Saya) akan memakan habis semua kuenya.
Dalam percakapan kasual, 「てしまう」 disingkat menjadi 「ちゃう」. Contoh ini menggunakan bentuk masa kini biasa untuk menunjukkan niat kuat untuk menghabiskan semuanya.
verba (bentuk て tanpa で) + じゃう
ジュースを飲んじゃう。
(Saya) akan meminum habis jusnya.
Untuk verba yang bentuk て-nya berakhiran 「で」 (seperti 「飲んで」), singkatannya menjadi 「じゃう」, bukan 「ちゃう」, dalam percakapan kasual.
verba (bentuk て tanpa て) + ちゃった
財布を落としちゃった。
(Saya) tidak sengaja menjatuhkan dompet (saya).
Bentuk lampau kasual dari singkatan. Ini sangat umum dalam percakapan sehari-hari dengan teman atau keluarga untuk mengungkapkan penyesalan atas kesalahan yang langsung terjadi.
03Contoh Kalimat
この本を明日までに全部読んでしまいます。
(Saya) akan membaca seluruh buku ini sampai tuntas sebelum besok.
Menekankan bahwa tindakan membaca akan diselesaikan sepenuhnya tanpa menyisakan apa pun.
ケーキをすっかり食べてしまった。
(Saya) telah memakan habis semua kuenya.
Berpasangan dengan 「すっかり」 (sepenuhnya) untuk sangat menyoroti bahwa tindakan tersebut diselesaikan sampai akhir mutlak.
美味しそうだから、全部食べちゃうね。
Kelihatannya enak, jadi (saya) akan memakan habis semuanya ya.
Singkatan kasual 「ちゃう」 digunakan sebagai ganti 「てしまう」 dalam bahasa Jepang lisan untuk menunjukkan niat kuat menghabiskan segalanya.
喉が渇いていたから、水を全部飲んじゃった。
(Saya) haus, jadi (saya) meminum habis semua airnya.
Verba 「飲む」 berakhiran 'nde' (~んで) dalam bentuk て, sehingga singkatan kasualnya menjadi 「じゃった」, bukan 「ちゃった」.
電車に傘を忘れてしまいました。
(Saya) tidak sengaja meninggalkan payung (saya) di kereta.
Bentuk lampau sopan 「しまいました」 mengungkapkan penyesalan atas kesalahan ceroboh. Hal ini cocok untuk meminta maaf atau melaporkan suatu kejadian.
大切なパソコンが壊れてしまいました。
Komputer (saya) yang berharga rusak.
Menambahkan rasa kecewa dan penyesalan pada fakta bahwa komputer rusak.
友達との約束の時間を間違えてしまった。
(Saya) tidak sengaja salah mengingat waktu janji temu dengan teman (saya).
Mengungkapkan rasa gagal atau penyesalan karena membuat kesalahan dengan jadwal waktu.
ごめん、君のプリンを食べちゃった。
Maaf, (saya) tidak sengaja memakan pudingmu.
Bentuk kasual 「ちゃった」 sangat umum dalam percakapan sehari-hari untuk mengakui kesalahan kecil kepada teman atau anggota keluarga.
携帯電話を落として、画面が割れちゃった。
(Saya) menjatuhkan telepon genggam (saya), dan layarnya tidak sengaja pecah.
Menggambarkan kecelakaan yang disayangkan dengan perasaan kecewa yang jelas.
急がないと、終電に遅れてしまいますよ。
Jika (kita) tidak bergegas, (kita) akan berakhir terlambat tertinggal kereta terakhir.
Memperingatkan akan hasil yang tidak diinginkan di masa depan, menyiratkan bahwa keterlambatan tersebut merupakan sesuatu yang disayangkan.
宿題をやってしまったから、今は暇です。
(Saya) telah menyelesaikan semua pekerjaan rumah, jadi sekarang (saya) luang.
Menekankan bahwa tugas tersebut telah sepenuhnya disingkirkan, meluangkan waktu pembicara saat ini.
道が凍っているから、走ると転んじゃうよ。
Jalannya membeku, jadi jika (kamu) berlari, (kamu) akan tidak sengaja terjatuh.
Verba 「転ぶ」 (terjatuh) berakhiran 'nde' (~んで) dalam bentuk て, menjadikan singkatan kasualnya 「じゃう」. Ini memperingatkan tentang peristiwa yang tidak disengaja dan disesalkan.
ごめん、まちがえて君の足を踏んじゃった。
Maaf, (saya) tidak sengaja menginjak kakimu.
Singkatan lampau kasual 「じゃった」 digunakan untuk verba yang berakhiran 'nde' (~んで) untuk meminta maaf dengan cepat atas suatu ketidaksengajaan.
借りたお金は、昨日すべて返してしまいました。
Mengenai uang yang dipinjam, (saya) sudah mengembalikan semuanya kemarin.
Berpasangan dengan 「すべて」 (semuanya) untuk menunjukkan bahwa tindakan mengembalikan uang sudah selesai seratus persen.
04Perbandingan
~た vs. ~てしまう
Bentuk lampau sederhana (~た / ~ました) secara netral menyatakan bahwa suatu tindakan terjadi di masa lalu, dengan fokus hanya pada fakta. Sebaliknya, ~てしまう menambahkan lapisan emosional pada kalimat. Ini memberi tahu pendengar bahwa tindakan tersebut diselesaikan seluruhnya (sampai akhir mutlak) atau bahwa itu terjadi secara tidak sengaja dan pembicara menyesalinya.
宿題をやりました。
(Saya) telah mengerjakan pekerjaan rumah.
宿題をやってしまいました。
(Saya) telah menyelesaikan semua pekerjaan rumah sampai tuntas.
~ておく vs. ~てしまう
Kedua pola tata bahasa ini menempel pada verba bentuk て, tetapi maknanya sangat berbeda. ~ておく digunakan untuk tindakan sengaja yang dilakukan sebagai persiapan untuk masa depan. ~てしまう digunakan untuk menekankan bahwa suatu tindakan telah selesai seluruhnya, atau bahwa suatu tindakan merupakan ketidaksengajaan.
ホテルを予約しておきます。
(Saya) akan memesan hotel lebih awal (sebagai persiapan masa depan).
財布を落としてしまいました。
(Saya) tidak sengaja menjatuhkan dompet (dan menyesalinya).
05Nuansa dan Pemakaian
Saat menggunakan ~てしまう, kamu mewarnai kalimatmu dengan emosi atau penekanan kuat. Jika kamu menggunakannya untuk tugas seperti membaca buku atau membersihkan kamar, hal ini memberi pendengar rasa penyelesaian yang memuaskan—kamu tidak sekadar mengerjakannya, kamu menyelesaikannya sepenuhnya sampai tidak ada yang tersisa. Karena itu, penutur asli sering memasangkannya dengan adverbia seperti 'zenbu' (semuanya) atau 'sukkari' (sepenuhnya) untuk meningkatkan perasaan penyelesaian tuntas tersebut.
Di sisi lain, saat terjadi kesalahan—seperti kehilangan ponsel, melupakan janji, atau merusak barang—menggunakan bentuk lampau sederhana terkadang bisa terdengar terlalu dingin atau acuh tak acuh. Dengan menambahkan ~てしまう, kamu langsung mengomunikasikan kepada pendengar bahwa hasil tersebut tidak disengaja dan kamu merasa menyesal atau kecewa tentang hal itu. Ini membuat permintaan maaf atau penjelasanmu terdengar jauh lebih manusiawi dan alami.
Dalam bahasa Jepang lisan sehari-hari, penutur asli terus-menerus menyingkat pola tata bahasa ini karena ~てしまう agak panjang untuk diucapkan dengan cepat. Kombinasi 「てしまう」 dan 「でしまう」 menyusut menjadi bentuk kasual yang cepat, 「ちゃう」 dan 「じゃう」. Meskipun singkatan ini penting agar terdengar alami di hadapan teman-teman, bentuk ini membawa register yang sangat santai dan harus benar-benar dihindari dalam lingkungan profesional, layanan pelanggan, atau saat berbicara dengan atasan.
06Penjelasan Inti
~てしまう adalah verba bantu yang menempel pada verba utama bentuk て.
~てしまう menempel pada verba utama bentuk て. Bentuk ini memiliki dua fungsi utama dalam bahasa Jepang: menekankan bahwa suatu tindakan benar-benar selesai, atau menyatakan bahwa suatu tindakan terjadi secara tidak sengaja dengan rasa penyesalan. Meskipun bentuk lampau sederhana seperti ~ました secara netral menyatakan suatu fakta, menambahkan ~てしまう memberikan nuansa emosional atau penekanan yang berbeda pada kalimat tersebut.
Penggunaan utama pertama adalah menyatakan penyelesaian tuntas. Saat digunakan dengan cara ini, ~てしまう menyoroti bahwa suatu tugas dilakukan secara menyeluruh hingga sama sekali tidak ada yang tersisa. Misalnya, membaca buku seluruhnya, menghabiskan seluruh makanan, atau menyelesaikan semua pekerjaan rumah yang diberikan. Pola ini sering dipasangkan dengan adverbia seperti 'zenbu' (semuanya) atau 'sukkari' (sepenuhnya) untuk memperkuat perasaan mencapai akhir mutlak dari suatu tindakan.
Penggunaan utama kedua adalah menyatakan penyesalan, kekecewaan, atau hasil yang tidak disengaja. Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai hal tidak selalu berjalan sesuai rencana—kita kehilangan barang, merusak barang, atau melakukan kesalahan ceroboh. Dengan melampirkan ~てしまう pada suatu tindakan seperti menjatuhkan dompet atau melupakan payung, pembicara dengan jelas memberikan isyarat bahwa peristiwa tersebut tidak disengaja dan disayangkan. Hal ini membuat bahasanya terasa jauh lebih alami dan manusiawi dibandingkan dengan pernyataan netral.
Dalam percakapan bahasa Jepang lisan yang kasual, ~てしまう sering kali disingkat menjadi bentuk yang lebih pendek agar lebih mudah diucapkan dengan cepat. Kombinasi 「てしまう」 menjadi 「ちゃう」, dan 「でしまう」 menjadi 「じゃう」. Misalnya, 「食べてしまう」 berubah menjadi 「食べちゃう」, dan 「飲んでしまう」 berubah menjadi 「飲んじゃう」. Bentuk singkatan ini sangat umum dalam percakapan santai dengan teman atau keluarga, tetapi harus dihindari sepenuhnya dalam situasi formal atau profesional.
Penting untuk diingat bahwa 「しまう」 berkonjugasi persis seperti verba godan biasa. Kamu dapat mengubahnya menjadi bentuk sopan (しまいます), bentuk lampau (しまった atau しまいました), atau bahkan bentuk negatif (しまわない). Misalnya, 「忘れてしまいました」 adalah bentuk lampau sopan, yang sangat cocok untuk meminta maaf kepada guru atau atasan atas suatu kesalahan. Dengan menguasai konjugasi ini, kamu dapat mengungkapkan pencapaian dan penyesalan secara alami dalam situasi apa pun.
07Kesalahan Umum
Kurang Tepat
昨日、晩ご飯を食べてしまいました。
Lebih Alami
昨日、晩ご飯を食べました。
Alasan: Menggunakan ~てしまう secara berlebihan untuk peristiwa masa lalu yang netral tidaklah alami. Jika kamu hanya menyatakan fakta sehari-hari tanpa menekankan penyelesaian tuntas atau penyesalan, kamu harus menggunakan bentuk lampau normal.
Kurang Tepat
先生、テストの答えを間違えちゃった。
Lebih Alami
先生、テストの答えを間違えてしまいました。
Alasan: Singkatan 「ちゃう」 dan 「ちゃった」 sangat kasual dan hanya boleh digunakan dengan teman atau keluarga. Saat berbicara dengan guru atau atasan, kamu harus menggunakan bentuk sopan seperti 「てしまいました」.
Kurang Tepat
宿題を忘れてしまうでした。
Lebih Alami
宿題を忘れてしまいました。
Alasan: 「しまう」 berkonjugasi persis seperti verba godan biasa. Bentuk lampau sopannya adalah 「しまいました」, bukan 「しまうでした」.
Kurang Tepat
カバンを忘れしまう。
Lebih Alami
カバンを忘れてしまう。
Alasan: 「しまう」 harus menempel pada verba bentuk て. Kamu tidak bisa menghilangkan て dan menempelkannya langsung ke pangkal verba.
Kurang Tepat
ジュースを飲んちゃった。
Lebih Alami
ジュースを飲んじゃった。
Alasan: Untuk verba yang bentuk て-nya berakhiran 「で」 (seperti 「飲んで」), singkatan kasualnya adalah 「じゃう」/「じゃった」, bukan 「ちゃう」/「ちゃった」.
Kurang Tepat
ケーキを食べじゃった。
Lebih Alami
ケーキを食べちゃった。
Alasan: Untuk verba yang bentuk て-nya berakhiran 「て」 (seperti 「食べて」), singkatan kasualnya adalah 「ちゃう」/「ちゃった」, bukan 「じゃう」/「じゃった」.
08Tanya Jawab
Bisakah saya menggunakan ~てしまう untuk hal tak disengaja yang membahagiakan?
Secara umum, tidak. ~てしまう biasanya khusus untuk hasil yang tidak diinginkan, kesalahan, atau hal yang kamu sesali. Untuk hal tak disengaja yang membahagiakan (kebetulan yang baik), penutur asli biasanya menggunakan frasa yang berbeda atau berfokus pada keberuntungan (運がいい) daripada menggunakan ~てしまう.
Apa perbedaan antara 「ちゃう」 dan 「じゃう」?
「ちゃう」 adalah singkatan kasual untuk verba yang bentuk て-nya berakhiran 「て」 (seperti 「食べて」 → 「食べちゃう」). 「じゃう」 adalah singkatan kasual untuk verba yang bentuk て-nya berakhiran 「で」 (seperti 「飲んで」 → 「飲んじゃう」).
Apakah boleh menggunakan 「ちゃう」 atau 「じゃう」 kepada atasan atau guru saya?
Tidak. Singkatan ini sangat kasual dan ditujukan khusus untuk teman, keluarga, atau rekan sebaya. Dalam konteks sopan atau profesional apa pun, kamu harus selalu menggunakan bentuk lengkap seperti 「てしまいます」 atau 「てしまいました」.
09Latihan Mini
- 01
Lengkapi kalimat menggunakan bentuk lampau sopan dari ~te shimau untuk menyatakan bahwa kamu tidak sengaja meninggalkan payungmu di kereta.
- 02
Kamu sedang berbicara dengan teman dekatmu. Pilih singkatan kasual yang alami untuk "(Saya) akan memakan habis semuanya."
- 03
Kamu sedang berbicara santai dengan teman dan ingin mengatakan bahwa kamu tidak sengaja meminum jusnya. Pilih bentuk yang benar.
- 04
Terjemahkan kalimat ini ke dalam bahasa Jepang menggunakan bentuk lampau sopan dari ~te shimau: "(Saya) tidak sengaja melupakan pekerjaan rumah (saya)."
Susun potongan jawaban berurutan.
- 05
Terjemahkan kalimat ini ke dalam bahasa Jepang menggunakan bentuk lampau sopan dari ~te shimau yang dipasangkan dengan 'zenbu' (semuanya): "(Saya) telah membaca seluruh buku ini sampai tuntas."
Susun potongan jawaban berurutan.
- 06
(Berbicara kepada guru untuk meminta maaf karena menghilangkan buku) 先生、本をなくしちゃった。
- 07
(Berbicara kepada teman) 携帯電話を落として、画面が割れちゃった。
- 08
Isi bagian yang rumpang untuk menyatakan bahwa komputernya rusak (sebagai kecelakaan yang disayangkan) menggunakan bentuk lampau biasa.
Ringkasan
Ringkasan Belajar
- ~てしまう menempel pada verba utama bentuk て.
- Bentuk ini digunakan untuk menekankan bahwa suatu tindakan telah diselesaikan sepenuhnya, sering dipasangkan dengan kata-kata seperti 'zenbu' (semuanya) atau 'sukkari' (sepenuhnya).
- Bentuk ini juga banyak digunakan untuk menyatakan penyesalan, kekecewaan, atau bahwa suatu tindakan terjadi secara tidak sengaja.
- Dalam percakapan lisan kasual, 「てしまう」 umumnya disingkat menjadi 「ちゃう」, dan 「でしまう」 disingkat menjadi 「じゃう」.
- 「しまう」 berkonjugasi layaknya verba godan biasa (しまう, しまいます, しまった, しまいました).
10Peta Materi
Info Belajar
Isi
Bandingkan