BUNPOU.JEPANG.ORG
ます

Bentuk Konjugasi

Akhiran Verba Non-Lampau Sopan untuk Kebiasaan dan Tindakan Masa Depan

Akhiran verba ます adalah cara sopan standar untuk menyatakan tindakan dalam bahasa Jepang. Bentuk ini bertindak sebagai kala non-lampau, yang berarti kamu dapat menggunakannya untuk membicarakan kebiasaan saat ini, rutinitas harian, fakta umum, atau hal-hal yang akan kamu lakukan di masa depan. Dengan menambahkan ます pada akhir verba, kamu menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara, menjadikannya bentuk verba yang paling aman dan paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

01Fungsi Utama

Menyatakan kebiasaan dan rutinitas harian

Saat kamu ingin mendeskripsikan sesuatu yang kamu lakukan secara teratur, seperti rutinitas pagi atau kebiasaan harian, bentuk ます adalah pilihan sopan standar.

毎朝まいあさコーヒーをみます。

(Saya) minum kopi setiap pagi.

Menyatakan tindakan dan rencana masa depan

Karena bahasa Jepang tidak memiliki kala masa depan khusus, bentuk non-lampau ます juga digunakan untuk menyatakan hal-hal yang akan kamu lakukan nanti, biasanya dipasangkan dengan kata penunjuk waktu masa depan.

明日あした映画えいがます。

(Saya) akan menonton film besok.

Menyatakan fakta umum

Kamu bisa menggunakan bentuk ます untuk menyatakan fakta objektif, kebenaran universal, atau jadwal tetap secara sopan.

電車でんしゃろく出発しゅっぱつします。

Kereta berangkat pada jam enam.

Berbicara dengan sopan kepada orang lain (ragam sopan)

Di luar fungsi waktu gramatikalnya, menambahkan ます berfungsi untuk meningkatkan laras bahasa dari verba tersebut. Hal ini menunjukkan rasa hormat standar kepada pendengar, menjadikannya aman untuk hampir semua interaksi sosial.

わたし日本語にほんご勉強べんきょうします。

Saya belajar bahasa Jepang.

02Pola Kalimat

nomina + を + verba + ます

毎日まいにちりんごをべます。

(Saya) makan apel setiap hari.

Gunakan partikel objek dengan verba transitif dalam bentuk ます untuk menyatakan tindakan yang menjadi kebiasaan.

A + に + verba + ます

ろくきます。

(Saya) bangun pada jam enam.

Pasangkan kata penunjuk waktu spesifik dengan partikel untuk menyatakan kapan tindakan terjadwal atau rutinitas terjadi.

masa depan A + verba + ます

来年らいねん日本にほんきます。

(Saya) akan pergi ke Jepang tahun depan.

Kata penunjuk waktu relatif seperti 'besok' atau 'tahun depan' tidak memerlukan partikel . Cukup letakkan kata-kata tersebut sebelum verba untuk menyatakan rencana masa depan.

nomina + で + verba + ます

カフェでコーヒーをみます。

(Saya) minum kopi di kafe.

Partikel menandai lokasi tempat suatu tindakan terjadi. Verba tetap berada dalam kala non-lampau sopan.

A + と + verba + ます

友達ともだちとテニスをします。

(Saya) akan bermain tenis dengan teman.

Gunakan partikel untuk menunjukkan orang yang melakukan tindakan bersamamu, baik secara teratur maupun di masa depan.

topik は + verba + ます

いもうとはよくほんみます。

Adik perempuan (saya) sering membaca buku.

Saat orang lain menjadi topik kalimat, bentuk ます secara sopan menyatakan fakta umum tentang kebiasaannya.

verba + ますか

今晩こんばん手紙てがみきますか。

Apakah (kamu) akan menulis surat malam ini?

Tambahkan partikel tanya pada akhir verba ます untuk mengajukan pertanyaan sopan tentang rutinitas atau rencana masa depan seseorang.

03Contoh Kalimat

毎朝まいあさ、コーヒーをみます。

(Saya) minum kopi setiap pagi.

Bentuk non-lampau sopan menyatakan rutinitas atau tindakan kebiasaan yang kamu lakukan secara teratur.

毎日まいにち、りんごをべます。

(Saya) makan apel setiap hari.

Dengan menggabungkan kata frekuensi untuk 'setiap hari' dengan verba berakhiran ます, kamu mendeskripsikan kebiasaan yang sedang berlangsung.

明日あした日本にほんきます。

(Saya) akan pergi ke Jepang besok.

Karena bahasa Jepang tidak memiliki kala masa depan yang terpisah, bentuk ます digunakan dengan kata penunjuk waktu masa depan untuk menyatakan rencana.

来週らいしゅう友達ともだち映画えいがます。

(Saya) akan menonton film dengan teman minggu depan.

Kata penunjuk waktu 'minggu depan' memperjelas bahwa verba non-lampau ini merujuk pada tindakan yang akan terjadi di masa depan.

七時しちじきます。

(Saya) bangun pada jam tujuh.

Bentuk ます dapat menyatakan jadwal harian tetap saat dipasangkan dengan waktu spesifik yang ditandai oleh partikel .

あたらしいくるまいます。

(Saya) akan membeli mobil baru.

Bahkan tanpa kata penunjuk waktu, konteks membeli sesuatu yang baru biasanya menyiratkan niat masa depan saat menggunakan bentuk non-lampau.

電車でんしゃろく出発しゅっぱつします。

Kereta berangkat pada jam enam.

Kala non-lampau digunakan untuk menyatakan fakta objektif dan peristiwa terjadwal secara sopan.

学校がっこう日本語にほんご勉強べんきょうします。

(Saya) belajar bahasa Jepang di sekolah.

Tindakan ini terjadi secara teratur, sehingga verba dikonjugasikan ke dalam bentuk non-lampau sopan standarnya.

毎日まいにちあさごはんをべますか。

Apakah (kamu) makan sarapan setiap hari?

Menambahkan partikel tanya pada akhir verba ます membuat pertanyaan sopan tentang kebiasaan harian seseorang.

今晩こんばん手紙てがみきますか。

Apakah (kamu) akan menulis surat malam ini?

Struktur pertanyaan yang sama digunakan untuk bertanya tentang rencana atau niat lawan bicara untuk masa depan.

いもうとはよくほんみます。

Adik perempuan (saya) sering membaca buku.

Kamu bisa menggunakan bentuk ます untuk menyatakan fakta umum tentang kebiasaan rutin orang lain.

週末しゅうまつはテニスをします。

(Saya) bermain tenis pada akhir pekan.

Verba します (melakukan / bermain) dikonjugasikan dalam bentuk non-lampau sopan untuk mendeskripsikan aktivitas akhir pekan yang berulang.

日曜日にちようび友達ともだちます。

Teman (saya) akan datang pada hari Minggu.

Bentuk ます secara sopan menyatakan peristiwa mendatang yang melibatkan orang lain sebagai subjek gramatikal.

04Perbandingan

〜ます vs. Bentuk kamus

Kedua bentuk tersebut membawa makna non-lampau yang persis sama (kebiasaan dan tindakan masa depan). Perbedaannya terletak pada laras bahasa dan penempatannya. Bentuk 〜ます adalah bentuk sopan standar yang digunakan untuk mengakhiri kalimat dengan penuh hormat. Bentuk kamus bersifat kasual dan digunakan baik saat berbicara dengan teman dekat, maupun secara internal dalam sebuah kalimat untuk menerangkan nomina.

毎日まいにちりんごをべます。

(Saya) makan apel setiap hari. (Sopan)

毎日まいにちりんごをべる。

(Saya) makan apel setiap hari. (Kasual)

〜ます vs. 〜ています

Bentuk 〜ます menunjukkan kebiasaan, rutinitas yang berulang, atau tindakan masa depan. Ini tidak berarti tindakan tersebut sedang berlangsung pada saat ini. Untuk mengatakan bahwa kamu sedang di tengah-tengah melakukan sesuatu sekarang, kamu harus menggunakan bentuk berkelanjutan 〜ています.

はんべます。

(Saya) makan. / (Saya) akan makan.

はんべています。

(Saya) sedang makan sekarang.

05Nuansa dan Pemakaian

Verba bahasa Jepang tidak memiliki kala masa depan yang terpisah. Sebaliknya, verba ini dibagi menjadi dua kerangka waktu: "lampau" dan "non-lampau". Akhiran 〜ます bertindak sebagai kala non-lampau ini dalam ragam sopan. Karena bentuk ini mencakup kebiasaan saat ini dan rencana masa depan, pendengar sangat bergantung pada konteks dan kata penunjuk waktu. Saat kamu mengatakan 日本へ行きます, penanda waktu seperti 来週 (minggu depan) atau 毎年 (setiap tahun) memperjelas apakah maksudmu "(Saya) akan pergi ke Jepang minggu depan" atau "(Saya) pergi ke Jepang setiap tahun".

Meskipun 〜ます secara teknis adalah penanda kala gramatikal, fungsi sosial sebenarnya adalah untuk membangun ragam sopan standar (「丁寧語」). Menggunakan 〜ます menciptakan jarak yang penuh hormat antara kamu dan pendengar. Ini adalah bentuk yang paling aman dan paling tepat untuk digunakan dalam kehidupan dewasa sehari-hari saat berbicara dengan orang tak dikenal, rekan kerja, kenalan, dan staf toko. Menghilangkan bentuk ini dan menggunakan bentuk kamus dapat terdengar terlalu akrab atau bahkan kasar jika kamu tidak sedang berbicara dengan teman dekat.

Ingatlah bahwa 〜ます secara khusus adalah bentuk akhir kalimat untuk klausa utama. Kamu akan mendengarnya secara terus-menerus pada akhir kalimat lisan. Namun, struktur kalimat bahasa Jepang memungkinkanmu menggunakan verba untuk menerangkan nomina secara langsung. Saat melakukan hal ini, kamu harus beralih kembali ke bentuk kamus kasual, meskipun kalimat secara keseluruhan sudah sopan. Misalnya, cara sopan untuk mengatakan "buku yang akan (saya) baca" adalah 読む本, tidak pernah 読みます本. Bentuk 〜ます bertindak sebagai penanda sopan akhir untuk keseluruhan kalimat.

06Penjelasan Inti

Akhiran verba ます adalah cara sopan standar untuk menyatakan tindakan dalam bahasa Jepang.

Akhiran verba ます adalah salah satu fondasi terpenting dalam tata bahasa Jepang. Bentuk ini berfungsi sebagai bentuk verba sopan standar, memungkinkan kamu untuk berbicara dengan penuh hormat kepada orang tak dikenal, rekan kerja, guru, dan kenalan. Dalam masyarakat Jepang, menjaga jarak sopan saat kamu bukan teman dekat sangatlah penting, dan menempelkan ます pada akhir verbamu adalah cara paling umum dan paling aman untuk melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam bahasa Jepang, tidak ada kala masa depan yang terpisah. Sebaliknya, verba dibagi menjadi bentuk "lampau" dan "non-lampau". Akhiran ます adalah kala non-lampau sopan. Ini berarti kamu bisa menggunakannya untuk mendeskripsikan kebiasaan saat ini, rutinitas harian, dan fakta umum. Misalnya, kalimat 毎朝コーヒーを飲みます berarti "(Saya) minum kopi setiap pagi". Bentuk ます menunjukkan bahwa ini adalah tindakan yang kamu lakukan secara teratur sebagai bagian dari rutinitasmu.

Karena ます mencakup seluruh kerangka waktu non-lampau, bentuk ini juga merupakan cara standar untuk menyatakan tindakan dan rencana masa depan. Konteks kalimat, terutama kata penunjuk waktu seperti 明日 (besok) atau 来週 (minggu depan), memperjelas bahwa tindakan tersebut belum terjadi. Kalimat 明日、東京へ行きます berarti "(Saya) akan pergi ke Tokyo besok". Kalimat ini menggunakan bentuk ます yang sama persis dengan kebiasaan harian, mengandalkan kata "besok" untuk menggeser maknanya ke masa depan.

Kesalahan umum bagi pemula adalah mencoba menggunakan ます untuk mendeskripsikan tindakan yang sedang berlangsung saat ini. Misalnya, jika kamu ingin mengatakan "(Saya) sedang makan sekarang," mengatakan 食べます tidaklah benar, karena 食べます berarti "(Saya) makan" sebagai kebiasaan atau "(Saya) akan makan" di masa depan. Untuk mendeskripsikan tindakan yang sedang berlangsung, kamu harus menggunakan bentuk ています, seperti 食べています. Ingatlah bahwa ます adalah untuk kebiasaan, fakta, dan masa depan, bukan untuk tindakan yang sedang berlangsung saat ini.

Bentuk ます selalu digunakan pada akhir kalimat atau klausa utama. Kamu tidak bisa meletakkan verba ます secara langsung sebelum nomina untuk menerangkannya. Misalnya, kamu tidak bisa mengatakan 買います本 untuk bermaksud "buku yang akan (saya) beli". Sebaliknya, kamu harus menggunakan bentuk kamus biasa, seperti 買う本. Bentuk kamus, seperti 食べる atau 行く, membawa makna non-lampau yang persis sama dengan ます, tetapi bersifat kasual. Meskipun bentuk kamus digunakan untuk menerangkan nomina atau berbicara secara kasual dengan teman dekat, ます adalah penanda sopan yang akan kamu gunakan untuk mengakhiri kalimat di sebagian besar situasi formal dan publik.

07Kesalahan Umum

Kurang Tepat

今、テレビを見ます。

Lebih Alami

今、テレビを見ています。

Alasan: Bentuk non-lampau 〜ます menyatakan apa yang akan kamu lakukan atau apa yang biasa kamu lakukan. Karena kata 今 (sekarang) menyiratkan kamu sedang melakukan tindakan tersebut sekarang, kamu harus menggunakan bentuk berkelanjutan 〜ています.

Kurang Tepat

私は学生ます。

Lebih Alami

私は学生です。

Alasan: Akhiran 〜ます khusus untuk verba. Untuk membuat kalimat berakhiran nomina menjadi sopan, kamu harus menggunakan です.

Kurang Tepat

買います本

Lebih Alami

買う本

Alasan: Bentuk 〜ます hanya digunakan pada akhir kalimat atau klausa utama. Untuk menerangkan nomina secara langsung, kamu harus menggunakan bentuk kamus biasa (seperti 買う) sebelum nomina.

Kurang Tepat

このりんごはおいしいます。

Lebih Alami

このりんごはおいしいです。

Alasan: Seperti nomina, adjektiva tidak bisa memakai akhiran verba 〜ます. Kamu harus menggunakan です setelah adjektiva-i untuk membuat kalimat menjadi sopan.

Kurang Tepat

昨日、映画を見ます。

Lebih Alami

昨日、映画を見ました。

Alasan: Bentuk 〜ます secara khusus merupakan kala non-lampau (kebiasaan saat ini dan tindakan masa depan). Karena kata 昨日 (kemarin) menunjukkan peristiwa masa lalu, kamu harus menggunakan bentuk lampau 〜ました.

Kurang Tepat

明日行きますです。

Lebih Alami

明日行きます。

Alasan: Akhiran 〜ます sudah merupakan akhiran sopan untuk verba. Menambahkan です setelahnya tidak tepat secara gramatikal; gunakan salah satu saja tergantung pada apakah kata tersebut adalah verba atau nomina/adjektiva.

08Tanya Jawab

Bisakah saya menempelkan 〜ます pada adjektiva?

Tidak. Akhiran 〜ます khusus untuk verba. Untuk membuat kalimat berakhiran adjektiva-i atau adjektiva-na menjadi sopan, kamu harus menggunakan です.

Mengapa 〜ます tidak berarti "Saya sedang melakukannya sekarang"?

Dalam tata bahasa Jepang, bentuk 〜ます hanya mencakup fakta kebiasaan atau peristiwa masa depan. Untuk menyatakan bahwa suatu tindakan sedang berlangsung saat ini, bahasa Jepang menggunakan struktur yang sama sekali berbeda: bentuk 〜ています.

Bisakah saya menambahkan です setelah ます untuk membuatnya sangat sopan?

Tidak, mengatakan sesuatu seperti 行きますです tidaklah tepat secara gramatikal. Akhiran 〜ます sudah merupakan bentuk sopan standar untuk verba, sehingga tidak memerlukan です.

09Latihan Mini

  1. 01

    毎朝、六時に( )。

  2. 02

    (Saya) akan membeli mobil baru besok.

    Susun potongan jawaban berurutan.

  3. 03

    私は会社員( )。

  4. 04

    来年、日本へ( )。

  5. 05

    (Berbicara dengan rekan kerja) これが明日読みます本です。

  6. 06

    妹はよく本を( )。

  7. 07

    (Berbicara dengan guru) 明日、学校へ行きます。

  8. 08

    Apakah (kamu) makan apel setiap hari?

    Susun potongan jawaban berurutan.

Ringkasan

Ringkasan Belajar

  • Akhiran verba 〜ます adalah bentuk sopan standar yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada rekan kerja, kenalan, dan orang tak dikenal.
  • Bentuk ini berfungsi sebagai kala non-lampau, yang berarti bentuk ini digunakan untuk membicarakan baik kebiasaan saat ini maupun tindakan masa depan.
  • Karena tidak ada kala masa depan yang terpisah, kata penunjuk waktu seperti 明日 (besok) atau 毎日 (setiap hari) memperjelas apakah yang kamu maksud adalah rencana masa depan atau rutinitas harian.
  • Bentuk ini tidak bisa digunakan untuk mendeskripsikan tindakan yang sedang berlangsung saat ini; untuk tindakan yang sedang berlangsung, gunakan bentuk 〜ています.
  • Bentuk 〜ます harus tetap berada pada akhir kalimat atau klausa utama; bentuk ini tidak bisa diletakkan secara langsung di depan nomina untuk menerangkannya.

10Peta Materi

Info Belajar

JLPT N5PemulaBentuk KonjugasiDiperbarui: 22 Mei 2026

Isi

13 contoh8 latihan6 kesalahan umum

Kanji yang Dipakai

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine

IDENESFRPT