BUNPOU.JEPANG.ORG
じゃありません

Dasar Kalimat

Bentuk Negatif Lisan Sopan untuk Identitas dan Deskripsi

じゃありません adalah akhiran negatif sopan standar yang digunakan dalam percakapan bahasa Jepang sehari-hari untuk menyatakan bahwa sebuah nomina atau adjektiva-na bukanlah suatu hal atau keadaan tertentu. Bentuk ini bertindak sebagai pasangan negatif dari です ketika mendeskripsikan identitas, profesi, kewarganegaraan, atau kualitas. Kamu akan langsung menemui pola kalimat ini saat belajar perkenalan dan deskripsi dasar, karena bentuk ini sangat penting untuk percakapan sopan sehari-hari.

01Fungsi Utama

Menyangkal identitas atau kategori nomina

じゃありません paling dasar digunakan untuk menyatakan secara sopan bahwa subjek (sering ditandai dengan partikel は) tidak termasuk dalam kategori atau identitas tertentu, seperti profesi, benda, atau kewarganegaraan.

わたしは学生がくせいじゃありません。

Saya bukan siswa.

Menyangkal sifat adjektiva-na

kamu bisa menggunakan じゃありません dengan adjektiva-na untuk menyatakan bahwa suatu subjek tidak memiliki kualitas atau keadaan tertentu. Ingatlah untuk menggunakan adjektiva-na tanpa akhiran な.

この部屋へやは静しずかじゃありません。

Ruangan ini tidak tenang.

Mengklarifikasi kesalahpahaman dalam percakapan

Karena merupakan bentuk lisan yang sopan, じゃありません sering digunakan untuk mengoreksi lawan bicara atau mengklarifikasi kesalahpahaman secara langsung dalam dialog sehari-hari.

いいえ、肉にくじゃありません。

Bukan, itu bukan daging.

02Pola Kalimat

nomina + じゃありません

ペンじゃありません。

Bukan pena.

Bentuk paling sederhana ini digunakan ketika topik sudah dipahami dari konteks. Kamu menyebutkan nomina yang langsung diikuti oleh じゃありません untuk menyangkal identitasnya.

nomina A は nomina B じゃありません

彼かれは先生せんせいじゃありません。

Dia bukan guru.

Dalam pola kalimat ini, nomina A adalah topik yang ditandai oleh partikel は, dan nomina B adalah identitas atau deskripsi yang disangkal.

adjektiva-na + じゃありません

簡単かんたんじゃありません。

Tidak mudah.

Gunakan adjektiva-na tanpa な dan tambahkan じゃありません untuk menyangkal sebuah deskripsi. Bentuk ini digunakan ketika topik sudah jelas dari situasi.

nomina は adjektiva-na じゃありません

日本語にほんごは簡単かんたんじゃありません。

Bahasa Jepang tidak mudah.

Nomina diperkenalkan sebagai topik dengan は, diikuti oleh adjektiva-na (tanpa な) dan じゃありません untuk menyangkal bahwa topik tersebut memiliki kualitas itu.

nomina A は nomina B じゃありませんか

あの人ひとは田中たなかさんじゃありませんか。

Bukankah orang itu Pak Tanaka?

Menambahkan partikel tanya か di akhir akan mengubah pernyataan menjadi pertanyaan negatif. Pola ini sering digunakan untuk meminta konfirmasi ketika kamu merasa sesuatu mungkin benar adanya.

nomina A も nomina B じゃありません

私わたしも学生がくせいじゃありません。

Saya juga bukan siswa.

Mengganti partikel topik は dengan partikel inklusif も mengubah nuansa menjadi nomina A juga bukan nomina B, yang menghubungkannya dengan fakta negatif yang telah disebutkan sebelumnya.

これ は nomina じゃありません

これは私わたしの鞄かばんじゃありません。

Ini bukan tas saya.

Gunakan kata tunjuk seperti これ, それ, atau あれ sebagai topik untuk menyangkal identitas suatu benda secara sopan.

03Contoh Kalimat

私わたしは学生がくせいじゃありません。

Saya bukan siswa.

Kalimat standar yang menyangkal identitas atau pekerjaan.

彼かれはアメリカ人じんじゃありません。

Dia bukan orang Amerika.

Menggunakan pola kalimat ini untuk menyangkal kewarganegaraan seseorang.

これは私わたしの傘かさじゃありません。

Ini bukan payung saya.

Menggunakan kata ganti tunjuk untuk menyangkal kepemilikan suatu benda.

いいえ、肉にくじゃありません。

Bukan, itu bukan daging.

Menghilangkan topik ketika sudah dipahami dalam percakapan.

この部屋へやは静しずかじゃありません。

Ruangan ini tidak tenang.

Menyangkal adjektiva-na dengan membuang な dan menambahkan bentuk negatif sopan.

日本語にほんごは簡単かんたんじゃありません。

Bahasa Jepang tidak mudah.

Mendeskripsikan sifat suatu subjek sebagai tidak berada dalam keadaan tertentu.

私わたしも医者いしゃじゃありません。

Saya juga bukan dokter.

Mengganti partikel topik は dengan も untuk memberi arti juga bukan.

あの人ひとは山田やまださんじゃありませんか。

Bukankah orang itu Pak Yamada?

Mengubah kalimat menjadi pertanyaan negatif untuk meminta konfirmasi.

明日あしたは雨あめじゃありません。

Besok (cuacanya) tidak hujan.

Menyangkal nomina cuaca untuk mendeskripsikan keadaan.

今日きょうは日曜日にちようびじゃありません。

Hari ini bukan hari Minggu.

Menggunakan pola kalimat ini untuk mengklarifikasi hari atau waktu.

私わたしは暇ひまじゃありません。

Saya tidak senggang.

Menyangkal keadaan memiliki waktu luang.

そのパソコンは便利べんりじゃありません。

Komputer itu tidak praktis.

Menyangkal kegunaan atau kepraktisan suatu benda.

これは水みずじゃありません。お酒さけです。

Ini bukan air. Ini adalah alkohol.

Menyertakan pernyataan positif setelah pernyataan negatif untuk mengoreksi kesalahpahaman.

ここは病院びょういんじゃありません。

Tempat ini bukan rumah sakit.

Menggunakan kata ganti tempat untuk menyangkal identitas suatu lokasi.

彼女かのじょは有名ゆうめいじゃありません。

Dia tidak terkenal.

Menyangkal adjektiva-na untuk mendeskripsikan status seseorang.

04Perbandingan

じゃありません vs. ではありません

じゃありません adalah bentuk sopan yang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Sebaliknya, ではありません adalah bentuk formal tulisan yang setara, dikhususkan untuk esai, pidato resmi, dan dokumen formal. じゃ hanyalah singkatan lisan dari では.

私わたしは学生がくせいじゃありません。

Saya bukan siswa.

私わたしは学生がくせいではありません。

Saya bukan siswa. (Formal/Tulisan)

じゃありません vs. じゃないです

Kedua bentuk tersebut bertindak sebagai predikat negatif sopan untuk nomina dan adjektiva-na. じゃありません adalah bentuk sopan standar yang akan kamu pelajari di buku teks, sementara じゃないです sedikit lebih kasual tetapi masih sangat umum dan sangat bisa diterima dalam percakapan sopan sehari-hari.

それは肉にくじゃありません。

Itu bukan daging.

それは肉にくじゃないです。

Itu bukan daging. (Sopan kasual)

じゃありません vs. くないです

じゃありません adalah akhiran negatif khusus untuk nomina dan adjektiva-na. Kamu tidak bisa menggunakannya untuk adjektiva-i. Untuk menyangkal adjektiva-i, kamu harus membuang huruf い terakhirnya dan menambahkan predikat くないです.

この部屋へやは静しずかじゃありません。

Ruangan ini tidak tenang.

この部屋へやは寒さむくないです。

Ruangan ini tidak dingin.

05Nuansa dan Pemakaian

Dalam bahasa Jepang, mendeskripsikan penyangkalan terhadap sesuatu memerlukan pendekatan tersendiri. Walaupun bahasa Indonesia menggunakan kata bukan untuk nomina atau tidak untuk adjektiva, bahasa Jepang menggunakan predikat sopan khusus じゃありません yang menempel langsung pada nomina atau adjektiva-na. Bentuk ini bertindak sebagai pasangan negatif langsung dari akhiran afirmatif sopan です.

Struktur じゃありません memberikan gambaran sekilas tentang sifat bahasa Jepang lisan. じゃ adalah singkatan percakapan yang alami dari partikel では. Sementara itu, ありません adalah bentuk negatif sopan dari あります, yaitu kata kerja untuk keberadaan benda mati. Bersama-sama, keduanya membentuk penanda keadaan sopan yang terdengar sangat alami dalam interaksi sehari-hari dengan rekan kerja, kenalan, dan orang asing.

Konteks sangat diandalkan ketika menggunakan pola ini di kehidupan nyata. Meskipun contoh buku teks sering menunjukkan rumus lengkap dengan topik yang ditandai oleh は diikuti oleh bagian yang disangkal dan じゃありません, penutur asli sering menghilangkan topik tersebut sepenuhnya jika sudah jelas. Jika seseorang menunjuk ke sepotong ikan dan bertanya apakah itu daging, cukup menjawab 肉じゃありません yang berarti bukan daging adalah hal yang sangat alami dan sopan.

06Penjelasan Inti

じゃありません adalah akhiran negatif sopan standar yang digunakan dalam percakapan bahasa Jepang sehari-hari untuk menyatakan bahwa sebuah nomina atau adjektiva-na bukanlah suatu hal atau keadaan tertentu.

Ketika pertama kali belajar bahasa Jepang, kamu belajar bahwa です bertindak sebagai akhiran sopan untuk mengekspresikan identitas atau mendeskripsikan keadaan. Frasa じゃありません adalah pasangan negatif langsung dari です yang sopan ini untuk nomina dan adjektiva-na. Frasa ini digunakan dalam percakapan bahasa Jepang sehari-hari untuk menyatakan secara sopan bahwa sesuatu bukanlah identitas, benda, atau deskripsi tertentu. Meskipun sering diterjemahkan sebagai bukan atau tidak dalam bahasa Indonesia, tata bahasa Jepang memperlakukan じゃありません sebagai penanda keadaan negatif yang sopan, bukan sebagai kata kerja tindakan.

Frasa じゃありません berasal dari kombinasi bagian-bagian tata bahasa Jepang yang umum. じゃ adalah singkatan lisan dari では, yang digunakan dalam tulisan yang lebih formal. Sementara ありません adalah bentuk negatif sopan dari あります, yang menunjukkan keberadaan benda mati. Bersama-sama, keduanya menciptakan akhiran sopan yang menyangkal identitas atau keadaan yang mendahuluinya. Karena bagian じゃ bersifat lisan, じゃありません terasa alami dan sopan dalam percakapan sehari-hari. Namun, kamu harus beralih ke bentuk yang tidak disingkat yaitu ではありません jika kamu menulis esai formal atau menyampaikan pidato yang sangat formal.

Menggunakan じゃありません sangatlah mudah. Kamu hanya perlu menempelkannya langsung di akhir nomina dan adjektiva-na. Jika kamu ingin mengatakan bukan siswa, kamu cukup mengatakan 学生じゃありません. Ketika menggunakan adjektiva-na, yang berperilaku sangat mirip dengan nomina, kamu harus ingat untuk membuang akhiran な sebelum menambahkan じゃありません. Misalnya, kata untuk tenang adalah 静かな, tetapi untuk mengatakan tidak tenang, kamu membuang な dan mengatakan 静かじゃありません.

Kesalahan yang sangat umum bagi pembelajar pemula adalah mencoba menggunakan じゃありません untuk menyangkal segalanya. Sangat penting untuk diingat bahwa じゃありません hanya berfungsi dengan nomina dan adjektiva-na. Kamu tidak bisa menempelkannya pada adjektiva-i. Misalnya, untuk mengatakan tidak dingin, kamu tidak bisa mengatakan 寒いじゃありません; sebaliknya, kamu harus mengubah adjektiva-i itu sendiri ke bentuk negatifnya, yaitu 寒くないです. Demikian pula, kamu tidak bisa menempelkan じゃありません langsung pada kata kerja tindakan.

Dalam kalimat penuh, pola ini biasanya terlihat seperti A は B じゃありません. Di sini, A adalah topik yang ditandai oleh partikel は, dan B adalah nomina atau adjektiva-na yang disangkal dari topik tersebut. Namun, bahasa Jepang adalah bahasa yang sangat kontekstual. Jika topik sudah diketahui oleh kedua belah pihak dalam percakapan, misalnya jika seseorang menunjuk pena dan menatap kamu dengan penuh tanya, kamu bisa langsung mengatakan ペンじゃありません tanpa menyebutkan topik sama sekali. Fleksibilitas kontekstual ini menjadikan じゃありません sebagai alat yang penting dan sering digunakan untuk komunikasi yang lancar dan sopan.

07Kesalahan Umum

Kurang Tepat

寒いじゃありません。

Lebih Alami

寒くないです。

Alasan: kamu tidak bisa menempelkan じゃありません langsung pada adjektiva-i. Untuk menyangkal adjektiva-i, kamu membuang huruf い terakhir dan menambahkan predikat くないです.

Kurang Tepat

食べるじゃありません。

Lebih Alami

食べません。

Alasan: kamu tidak bisa menggunakan じゃありません untuk menyangkal kata kerja tindakan. Kata kerja bahasa Jepang memiliki akhiran negatif sopannya sendiri yang berbeda, yaitu ません.

Kurang Tepat

静かなじゃありません。

Lebih Alami

静かじゃありません。

Alasan: Ketika menggunakan adjektiva-na sebagai istilah yang disangkal, kamu harus membuang な sepenuhnya sebelum menambahkan じゃありません.

Kurang Tepat

学生じゃありませんです。

Lebih Alami

学生じゃありません。

Alasan: じゃありません sudah merupakan predikat sopan yang utuh. Menambahkan です di bagian paling akhir adalah mubazir dan salah secara tata bahasa.

Kurang Tepat

昨日、雨じゃありません。

Lebih Alami

昨日、雨じゃありませんでした。

Alasan: じゃありません hanya digunakan untuk masa kini dan masa depan. Jika kamu mendeskripsikan keadaan masa lalu seperti cuaca kemarin, kamu harus menggunakan predikat kala lampau じゃありませんでした.

Kurang Tepat

私じゃありませんの鞄

Lebih Alami

私の鞄じゃありません

Alasan: じゃありません digunakan di akhir kalimat untuk bertindak sebagai predikat. Bentuk ini tidak bisa digunakan di tengah kalimat untuk memodifikasi sebuah nomina.

08Tanya Jawab

Bolehkah saya menggunakan じゃありません dengan adjektiva-i seperti 寒い atau 暑い?

Tidak boleh. Adjektiva-i memiliki aturan negasi spesifiknya sendiri, yaitu dengan membuang huruf い terakhir dan menambahkan predikat くないです. じゃありません secara khusus digunakan hanya untuk nomina dan adjektiva-na.

Apa perbedaan antara じゃありません dan ではありません?

Keduanya memiliki arti yang sama persis, tetapi じゃありません adalah bentuk lisan untuk percakapan. Sementara ではありません adalah bentuk formal tertulis yang biasanya digunakan dalam esai, siaran berita, dan pidato resmi.

Apakah boleh mengatakan じゃありませんです agar terdengar lebih sopan?

Tidak, itu salah secara tata bahasa. じゃありません sudah merupakan predikat yang sepenuhnya sopan dengan sendirinya, jadi menambahkan です di akhir adalah mubazir dan tidak alami.

09Latihan Mini

  1. 01

    Topiknya adalah saya, dan bagian yang disangkal adalah dokter. わたしは医者( )。

  2. 02

    Topiknya adalah ruangan ini, dan bagian yang disangkal adalah adjektiva-na tenang (静かな). この部屋は静か( )。

  3. 03

    Manakah dari berikut ini yang merupakan cara sopan yang benar untuk mengatakan Besok bukan hari Minggu?

  4. 04

    Terjemahkan ke dalam bahasa Jepang yang sopan: Pak Tanaka bukan siswa.

  5. 05

    Terjemahkan ke dalam bahasa Jepang yang sopan: Ini bukan payung saya.

  6. 06

    Seorang teman bertanya apakah kamu sedang senggang. Kamu merespons dengan sopan: いいえ、暇じゃありませんです。 Apakah kalimat ini benar secara tata bahasa?

  7. 07

    Bagaimana cara sopan untuk mengatakan (cuacanya) tidak hujan?

  8. 08

    Topiknya adalah komputer itu, dan bagian yang disangkal adalah praktis (便利な). そのパソコンは便利( )。

Ringkasan

Ringkasan Belajar

  • じゃありません adalah pasangan negatif sopan dari です untuk nomina dan adjektiva-na.
  • Gunakan sebagai predikat untuk menyatakan secara sopan bahwa suatu topik bukanlah identitas, benda, atau deskripsi tertentu.
  • Ketika bagian yang disangkal adalah adjektiva-na, kamu harus membuang な terakhir sebelum menambahkan じゃありません.
  • Jangan menggunakan じゃありません dengan adjektiva-i atau kata kerja tindakan, karena keduanya memerlukan akhiran negatif tersendiri yang berbeda.
  • Dalam percakapan sehari-hari, topik yang ditandai oleh は bisa dihilangkan sepenuhnya jika pendengar sudah memahaminya.

10Peta Materi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine

IDENESFRPT