BUNPOU.JEPANG.ORG

Ruang Jelajah

Materi Tata Bahasa Jepang: Konektor Formal

Pelajari materi tata bahasa Jepang jenis Konektor Formal dengan makna, bentuk, contoh, perbandingan, dan latihan singkat.

36 entri

Menampilkan 1-36 dari 36 entri // Halaman 1 dari 1

ものの

ものの

Kontras dan Konsesi

Konjungsi formal bahasa Jepang 「ものの」 menghubungkan dua klausa untuk menyatakan "walaupun" atau "meskipun". Pola ini mengakui fakta yang sudah mapan pada klausa pertama, tetapi memperkenalkan kenyataan pada klausa kedua yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Pola kalimat ini terutama digunakan dalam tulisan formal dan ragam bahasa lisan yang kaku, sehingga penting untuk pemahaman bacaan dan konteks profesional.

~上に

~上に

Konektor Formal

Pola tata bahasa Jepang 上に, yang dibaca “ue ni,” berarti "selain itu" atau "lebih lagi." Pola ini digunakan untuk menambahkan poin terkait kedua ke poin pertama, menekankan efek kumulatif. Yang penting, kedua bagian kalimat harus memiliki nada positif atau negatif yang sama, sehingga cocok untuk menyebutkan alasan mengapa sesuatu itu sangat baik atau sangat buruk.

および

および

Konektor Formal

Kata bahasa Jepang および adalah konjungsi yang sangat formal yang berarti "dan" atau "serta". Kata ini secara ketat digunakan untuk menghubungkan nomina atau frasa nomina, dan tidak pernah menghubungkan verba atau klausa lengkap. Kamu biasanya akan menemukannya di dalam dokumen resmi, pemberitahuan publik, teks hukum, dan pidato formal, bukan dalam percakapan sehari-hari.

~といっても

~といっても

Kontras dan Konsesi

Pola tata bahasa ~といっても, yang dibaca "to itte mo", digunakan untuk mengkualifikasi suatu pernyataan dengan menambahkan batasan realistis atau koreksi sederhana. Pola ini kira-kira berarti "walaupun dikatakan" atau "meskipun demikian", yang menunjukkan bahwa meskipun klaim pertamanya secara teknis benar, kenyataannya tidak memenuhi ekspektasi besar yang terkait dengannya. Kamu akan sering mendengar pola ini ketika pembicara ingin secara sopan merendahkan fakta yang terdengar mengesankan, seperti berbicara bahasa asing, memegang jabatan, atau bepergian.

~にもかかわらず

~にもかかわらず

Kontras dan Konsesi

Pola ~にもかかわらず adalah ungkapan bahasa Jepang formal yang berarti "meskipun" atau "walaupun demikian". Pola ini menunjukkan bahwa hasil atau situasi sangat bertolak belakang dengan apa yang secara wajar diharapkan dari fakta atau kondisi sebelumnya. Pola ini membawa nuansa kuat berupa keterkejutan, kekaguman, atau ketidakpuasan pembicara terhadap kenyataan yang tidak terduga tersebut.

一方では

一方では

Kontras dan Konsesi

一方では adalah ungkapan formal yang digunakan untuk mengontraskan dua aspek, peran, atau sisi berbeda dari subjek yang sama. Fungsinya mirip dengan "di satu sisi... di sisi lain" dalam bahasa Indonesia. Meskipun memiliki makna inti yang sama dengan 一方で, penambahan partikel topik は memberikan penekanan retoris yang lebih kuat pada kontras tersebut. Kamu akan sering menemukan struktur ini dalam bahasa Jepang tertulis, pidato formal, dan perbandingan objektif.

一方で

一方で

Kontras dan Konsesi

一方で, yang dibaca "ippou de," adalah penghubung formal N2 yang digunakan untuk mengontraskan dua sisi berbeda dari suatu situasi atau menjelaskan dua tren paralel yang terjadi pada saat yang sama. Bentuk ini sering diterjemahkan menjadi "di satu sisi... di sisi lain," "sementara itu," atau "sementara" saat membandingkan fakta yang berlawanan atau perubahan yang terjadi bersamaan. Kamu akan sering menemukan struktur ini dalam berita, esai, dan pernyataan formal yang objektif, bukan dalam percakapan sehari-hari yang santai.

反面

反面

Kontras dan Konsesi

Pola tata bahasa Jepang 反面, yang diucapkan "hanmen," digunakan untuk menyajikan dua karakteristik, hasil, atau kecenderungan yang berlawanan yang dimiliki oleh satu subjek yang sama. Secara harfiah pola ini berarti "sisi sebaliknya" dan sering diterjemahkan sebagai "di sisi lain" atau "sementara," yang menyoroti sifat ganda dari sebuah situasi, seperti menimbang keuntungan yang jelas dengan kerugiannya. Karena pola ini secara ketat mengontraskan dua sisi dari satu topik, pola ini tidak dapat digunakan untuk membandingkan dua subjek yang sama sekali berbeda.

かたわら

かたわら

Waktu, Urutan, dan Aspek

Ekspresi formal かたわら digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang memiliki peran, kegiatan, atau pekerjaan sampingan di samping pekerjaan utamanya. Pola ini menjelaskan aktivitas atau gaya hidup jangka panjang yang saling melengkapi, bukan tindakan fisik jangka pendek. Pola tata bahasa ini paling umum digunakan dalam konteks tulisan formal seperti biografi, laporan berita, dan perkenalan formal.

ゆえに

ゆえに

Sebab, Alasan, dan Tujuan

ゆえに adalah kata yang sangat formal dan puitis yang digunakan untuk menyatakan alasan, penyebab, atau konsekuensi alami. Kata ini berfungsi baik sebagai konjungsi di awal kalimat yang berarti "oleh karena itu" maupun sebagai akhiran sambungan yang berarti "karena" atau "dikarenakan". Karena nadanya yang kaku dan dramatis, kata ini lebih sering ditemukan dalam makalah akademis, literatur sejarah, dan pidato formal daripada dalam percakapan sehari-hari.

~からなる

~からなる

Konektor Formal

Pola tata bahasa Jepang formal 「~からなる」 digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kesatuan terdiri dari bagian, elemen, atau anggota tertentu. Pola ini sering muncul dalam teks akademis, berita, dan dokumen resmi untuk secara objektif mendeskripsikan komposisi organisasi, ujian, atau struktur. Berbeda dengan ungkapan untuk bahan fisik, pola ini biasanya dikhususkan untuk komponen abstrak atau struktural, bukan untuk bahan fisik sehari-hari.

~がたい

~がたい

Bentuk Konjugasi

Akhiran bahasa Jepang ~がたい menempel pada verba bentuk pre-ます untuk menyatakan bahwa suatu tindakan sulit dilakukan secara emosional atau psikologis. Akhiran ini berfungsi seperti adjektiva-i dan terutama digunakan dalam konteks formal atau tulisan dengan verba yang berkaitan dengan proses mental, persepsi, atau hubungan antarpribadi. Gunakan pola ini ketika sesuatu hampir tidak mungkin untuk dipercaya, diterima, atau dimaafkan berdasarkan perasaan batin kamu yang kuat.

~に基づいて

~に基づいて

Konektor Formal

Pola tata bahasa Jepang 「に基づいて」 berarti "berdasarkan" atau "berlandaskan pada." Pola ini digunakan untuk menunjukkan bahwa sebuah tindakan, keputusan, atau sistem dibangun di atas fondasi tertentu seperti data, hukum, fakta, atau standar. Ini adalah ungkapan formal yang sering dijumpai dalam siaran berita, tulisan akademis, dan lingkungan bisnis.

~に際して

~に際して

Waktu, Urutan, dan Aspek

Pola tata bahasa ~に際して (ni saishite) adalah cara formal untuk mengatakan 'pada kesempatan' atau 'pada saat' sebuah peristiwa penting. Pola ini digunakan ketika momen penting yang bersifat publik atau khusus, seperti upacara, keberangkatan, atau pembukaan, memicu tindakan yang disengaja seperti salam atau persiapan yang diperlukan. Karena tingkat tutur bahasanya yang sangat formal, pola ini jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari dan lebih umum ditemukan pada pengumuman publik, surat resmi, dan pidato.

~つつ

~つつ

Kontras dan Konsesi

Pola ~つつ adalah ungkapan yang sangat formal yang digunakan untuk menunjukkan bahwa dua tindakan berkelanjutan terjadi pada saat yang sama, berfungsi sebagai padanan ragam tulis atau sastra untuk ながら. Pola ini juga umumnya digunakan untuk mengungkapkan kontradiksi antara apa yang dipikirkan atau diketahui seseorang dengan apa yang sebenarnya mereka lakukan, sering kali mengambil bentuk つつも. Karena nadanya yang kaku dan formal, pola ini utamanya ditemukan dalam tulisan atau pidato formal dan jarang digunakan dalam percakapan santai sehari-hari.

~かたがた

~かたがた

Waktu, Urutan, dan Aspek

Pola ~かたがた adalah ungkapan yang sangat formal yang digunakan untuk menunjukkan bahwa satu tindakan atau kunjungan melayani dua tujuan yang berbeda. Pola ini menempel langsung pada nomina formal yang merepresentasikan kewajiban sosial, seperti salam atau permintaan maaf, dan biasanya diikuti oleh verba pergerakan. Karena nuansanya yang kaku dan sopan, kamu akan lebih sering menemukan tata bahasa ini dalam email bisnis, surat formal, dan interaksi profesional daripada dalam percakapan kasual.

~をおして

~をおして

Kontras dan Konsesi

Pola tata bahasa formal Jepang ~をおして, yang dibaca "o oshite", digunakan untuk mengungkapkan tindakan yang diambil meskipun menghadapi kesulitan yang sangat berat, penderitaan fisik, atau penolakan keras. Pola ini menempel pada nomina tertentu seperti penyakit (病気) atau penolakan (反対) untuk menekankan tekad yang kuat atau pengerahan tenaga fisik yang diperlukan untuk memaksakan diri melewati kondisi yang buruk. Ungkapan ini membawa nuansa formal atau sedikit dramatis dan biasanya dikhususkan untuk beban yang besar, bukan untuk ketidaknyamanan kecil sehari-hari.

~はおろか

~はおろか

Perbandingan, Derajat, dan Batas

~はおろか adalah ungkapan lanjutan dan formal yang digunakan untuk menekankan bahwa suatu situasi sepenuhnya mustahil. Pola ini menyoroti bahwa tugas yang sulit benar-benar mustahil dengan menunjukkan bahwa tugas yang mendasar atau sederhana pun berakhir dengan kegagalan. Pola ini biasanya dipasangkan dengan partikel penegas seperti も, さえ, atau すら pada klausa kedua yang bernuansa negatif untuk menggarisbawahi tingkat ketidakmampuan tersebut.

~ごとき

~ごとき

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Bentuk tata bahasa tingkat lanjut 「ごとき」 berfungsi sebagai pewatas nomina untuk membandingkan satu hal dengan hal lain atau untuk mengekspresikan sikap emosional yang kuat. Dalam konteks sastra, bentuk ini berarti seperti atau bagaikan, bertindak sebagai versi dramatis dan klasik dari 「のような」. Saat ditempelkan langsung pada seseorang atau pronomina, bentuk ini membawa beban emosional yang kuat, mengekspresikan kerendahan hati ekstrem (orang seperti saya) atau hinaan yang tajam (sekelas dirimu).

~ごとく

~ごとく

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Pola kalimat ~ごとく adalah ekspresi literatur yang sangat formal yang berarti "seperti", "sebagaimana", atau "seakan-akan". Berasal dari bahasa Jepang klasik, bentuk ini berfungsi sebagai frasa adverbial untuk membandingkan suatu tindakan atau keadaan dengan hal lain. Karena secara khusus memodifikasi verba dan adjektiva, pola ini berfungsi sebagai padanan tulisan klasik untuk bentuk percakapan modern ~ように.

~極まりない

~極まりない

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Pola formal 「~極まりない」, dibaca "kiwamarinai", menekankan bahwa suatu keadaan, situasi, atau emosi telah mencapai batas maksimum absolut dan tidak ada batasnya. Meskipun mengandung akhiran negatif 「ない」, pola ini bertindak sebagai penegas yang kuat, bukan sebagai bentuk negatif. Pola ini sangat formal, sering muncul dalam bahasa Jepang tertulis atau pidato resmi, dan sebagian besar digunakan untuk mengungkapkan kritik keras atau penyesalan mendalam tentang situasi yang negatif.

~にたえない

~にたえない

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Ekspresi formal ~にたえない digunakan dalam bahasa Jepang tingkat lanjut untuk menjelaskan keadaan yang terlalu kuat untuk ditahan. Saat menempel pada nomina emosi yang mendalam, bentuk ini mengekspresikan perasaan seperti rasa syukur atau simpati yang tidak dapat dibendung. Saat dipasangkan dengan verba persepsi seperti melihat atau mendengar, bentuk ini menjelaskan situasi atau ucapan yang terlalu mengerikan atau kejam untuk disaksikan.

~を限りに

~を限りに

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Pola lanjutan ~を限りに digunakan untuk menandai waktu atau acara tertentu sebagai batas akhir absolut dari suatu situasi yang sedang berlangsung. Pola ini sering kali menyiratkan keputusan sadar yang disengaja untuk menghentikan kebiasaan lama atau mundur dari keadaan yang terus berlanjut secara permanen. Selain itu, pola ini muncul dalam ungkapan tetap seperti 声を限りに untuk menggambarkan pengerahan suatu tindakan, seperti berteriak atau menangis, hingga batas maksimal kapasitas fisik seseorang.

~だに

~だに

Fokus, Penekanan, dan Cakupan

Pola tata bahasa tingkat lanjut ~だに adalah ungkapan yang sangat formal dan puitis, digunakan untuk menunjukkan bahwa sekadar memikirkan sesuatu akan memicu emosi yang kuat, atau bahwa sesuatu bahkan tidak terjadi sedikit pun. Ketika dilekatkan pada verba kognitif seperti membayangkan atau mengingat, partikel ini berarti "hanya dengan melakukan", dan ketika dipasangkan dengan nomina tertentu dalam kalimat negatif, fungsinya mirip dengan "bahkan tidak". Karena bertahan dari bahasa Jepang klasik, pola ini jarang digunakan secara produktif dalam percakapan modern dan lebih sering muncul dalam beberapa idiom tetap yang dramatis.

~んばかりに

~んばかりに

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Pola tata bahasa tingkat lanjut ~んばかりに mendeskripsikan sikap, ekspresi, atau tindakan fisik yang terlihat seolah-olah sesuatu hampir saja terjadi. Pola ini sering diterjemahkan sebagai 'seolah-olah hendak mengatakan' atau 'terlihat seolah-olah hampir', yang menekankan intensitas ekstrem dari suatu situasi. Pola ini memiliki nuansa dramatis dan literer, serta utamanya digunakan dalam narasi tertulis atau tuturan formal untuk mendeskripsikan tindakan orang lain.

~べく

~べく

Sebab, Alasan, dan Tujuan

Pola tata bahasa Jepang 「~べく」 adalah ekspresi yang sangat formal dan bergaya bahasa tulisan yang digunakan untuk menyatakan tujuan atau niat yang kuat di balik suatu aksi yang disengaja. Pola ini berfungsi sebagai padanan formal dari pola sehari-hari 「~ために」, dan sebagian besar ditemukan dalam laporan berita, dokumen resmi, dan pidato formal. Karena nadanya yang kaku dan objektif, pola ini hampir tidak pernah digunakan dalam percakapan santai sehari-hari.

ごとし

ごとし

Perbandingan, Derajat, dan Batas

Pola tata bahasa Jepang 「ごとし」 adalah ungkapan klasik yang berarti "seperti" atau "laksana". Pola ini memiliki fungsi tata bahasa yang sama persis dengan bentuk modern 「ようだ」 atau 「みたいだ」, tetapi membawa nuansa yang sangat formal, dramatis, atau sastra. Karena ragam bahasanya yang kaku, pembelajar akan jarang mendengarnya dalam percakapan sehari-hari, tetapi pola ini sering muncul dalam novel, drama sejarah, pidato formal, dan peribahasa.

~べくして

~べくして

Sebab, Alasan, dan Tujuan

Pola べくして adalah ungkapan bahasa Jepang tingkat lanjut yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kejadian pasti terjadi atau bahwa suatu hasil tertentu tidak dapat dielakkan. Pola ini menggabungkan verba bentuk kamus dengan sisa kalimat, sering kali mengulang verba yang sama persis untuk menekankan bahwa hasil tersebut merupakan konsekuensi yang sepenuhnya wajar dari keadaan sebelumnya. Karena memiliki nuansa yang berat, formal, dan objektif, pola ini lebih sering ditemukan dalam analisis tertulis, komentar berita, atau pidato formal daripada dalam percakapan santai sehari-hari.

受身+によって

受身+によって

Bentuk Konjugasi

受身+によって memakai nomina + によって untuk menamai pelaku tindakan dalam kalimat pasif, terutama dalam bahasa Jepang formal, tertulis, atau bergaya laporan. Bentuk ini paling natural dengan lembaga, perusahaan, pemerintah, penemuan, dan kekuatan alam, dan hanya bekerja jika verba sudah berbentuk pasif. Dalam percakapan sehari-hari tentang pelaku personal, pelaku に biasanya lebih disukai; banyak kalimat pasif juga tidak menyebut pelaku sama sekali.

それで

それで

Sebab, Alasan, dan Tujuan

それで adalah penghubung di awal kalimat yang menunjuk kembali ke informasi yang sudah diberikan, lalu memperkenalkan hasil alami, akibat, atau langkah berikutnya. Sering diterjemahkan sebagai "jadi", "karena itu", atau "oleh karena itu", tetapi dalam bahasa Jepang bentuk ini diletakkan di awal kalimat lanjutan, bukan menempel di dalam klausa seperti から. Pembelajar biasanya bertemu それで di level N4 dalam percakapan, penceritaan, dan penjelasan sederhana ketika alasan sudah jelas dari konteks.

それに

それに

Konektor Formal

それに adalah penghubung kalimat yang menambahkan poin sejenis setelah sesuatu yang baru saja disebutkan—sering dipadankan dengan "selain itu", "di samping itu", atau "dan juga". Bentuk ini biasanya membuka kalimat atau klausa baru dan menumpuk alasan, keunggulan, masalah, atau fakta terkait lain tanpa menandai sebab, akibat, atau kontras. Di level N4, anggap それに sebagai satuan penambah yang tetap: bentuk ini melanjutkan arah pembicaraan yang sama, berbeda dari penghubung terdekat seperti それで atau それでも.

~をきっかけに

~をきっかけに

Konektor Formal

~をきっかけに menandai kesempatan, peristiwa, atau peluang tertentu sebagai pemicu awal bagi perubahan, kebiasaan, relasi, atau usaha baru yang menyusul. Pembelajar biasanya bertemu pola ini di N3 dalam bahasa Jepang tertulis, narasi gaya berita, presentasi, dan penceritaan sopan yang cermat tentang bagaimana sesuatu berawal. Bagian sebelum をきっかけに menyebut pemicunya; klausa sesudahnya menyatakan apa yang dimulai atau berubah sebagai hasilnya.

~を中心にして

~を中心にして

Konektor Formal

~を中心にして menandai nomina sebagai pusat yang menjadi poros tindakan, organisasi, diskusi, atau susunan yang mengikuti. Kamu menempelkannya setelah nomina dengan を, lalu melanjutkan dengan klausa yang menjelaskan apa yang diatur, dibahas, atau disusun di sekitar pusat itu. Pada level N3, bentuk ini umum di tulisan, berita, laporan, dan penjelasan lisan yang hati-hati, serta punya varian permukaan dekat seperti を中心に, を中心として, dan を中心とした.

~をはじめ

~をはじめ

Konektor Formal

~をはじめ ditempel setelah nomina dan menampilkan nomina itu sebagai anggota pertama, utama, atau khas dari kelompok yang lebih luas. Setelah konektor ini, kalimat biasanya dilanjutkan dengan contoh lain, label kategori, atau predikat tentang keseluruhan himpunan—bukan hanya tentang item yang disebut. Kamu sering menemukan konektor formal ini di berita, laporan, pidato, dan penjelasan yang cermat pada level N3.

ところが

ところが

Kontras dan Konsesi

ところが adalah penanda wacana yang memperkenalkan apa yang benar-benar terjadi atau benar ketika hasil itu bertolak belakang dengan harapan yang dibangun kalimat atau klausa sebelumnya. Bentuk ini biasanya ditempatkan di awal kalimat yang kontras dan umum dalam narasi tertulis, penjelasan gaya berita, esai, serta penceritaan lisan yang jelas. Pembelajar menemuinya sebagai giliran yang lebih kuat dan lebih mematahkan harapan daripada でも kasual, serta lebih terikat pada kejutan atau penemuan daripada しかし tertulis yang lebih luas.

では

では

Konektor Formal

では adalah penanda wacana di awal kalimat yang sering berarti 'kalau begitu' atau 'dalam hal itu' dan mengarahkan pembicaraan atau teks ke langkah formal berikutnya. Pembelajar sering menemuinya di bahasa Jepang kelas, rapat, presentasi, dan layanan sopan setelah konteks bersama sudah jelas. Pelajaran ini hanya membahas penggunaan transisi itu; partikel では, bentuk negatif ではない, dan じゃあ kasual termasuk pola yang berbeda.

IDENESFRPT