Cari
Pencarian Materi
19 materi "から"
から
から
Partikel bahasa Jepang から memiliki dua fungsi berbeda bagi pembelajar pemula. Pertama, partikel ini menempel pada nomina untuk menandai titik awal suatu aksi dalam waktu atau ruang. Kedua, partikel ini menempel di akhir klausa untuk menyatakan alasan atau penyebab subjektif dari pernyataan yang mengikutinya.
から~まで
から~まで
Pola から~まで menandai titik awal dan batas akhir dari sebuah acara, keadaan, atau jarak fisik. Pola ini biasanya diterjemahkan sebagai 'dari A sampai B' atau 'dari A hingga B' saat membicarakan waktu, tanggal, atau lokasi. Kamu akan menemui pola ini di awal pembelajaran saat belajar cara mendeskripsikan jadwal harian, jam operasional, dan rute perjalanan.
~から
~から
Partikel から menghubungkan dua klausa untuk menunjukkan bahwa bagian pertama adalah alasan atau penyebab langsung untuk bagian kedua. Ini adalah cara standar bagi pemula untuk menyatakan 'karena' atau 'jadi' saat menjelaskan pilihan pribadi, membuat permintaan, atau memberikan perintah. Karena terdengar subjektif dan langsung, partikel ini sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi sebaiknya gunakan alternatif yang lebih halus saat menyampaikan permintaan maaf secara formal.
~からこそ
~からこそ
Pola tata bahasa Jepang ~からこそ menekankan bahwa satu alasan tertentu, dan bukan yang lain, adalah penyebab sebenarnya dari suatu situasi. Pola ini sering digunakan untuk membingkai suatu kesulitan atau nasihat tegas sebagai alasan yang tepat untuk hasil yang positif atau pelajaran yang berharga. Karena membawa penekanan subjektif yang kuat, pola ini tidak digunakan untuk fakta objektif sederhana atau peristiwa kronologis biasa.
~ので
~ので
ので adalah konjungsi yang menyatakan alasan atau penyebab sebagai fakta objektif. Bentuk ini menciptakan nuansa yang lebih halus dan sopan daripada から, menjadikannya pilihan utama untuk permintaan, permintaan maaf, dan situasi profesional.
~ていただく
~ていただく
~ていただく adalah akhiran verba bahasa Jepang formal yang digunakan saat kamu menerima suatu tindakan atau bantuan dari seseorang yang berstatus lebih tinggi dengan rendah hati. Bentuk ini adalah padanan rendah hati (kenjougo) dari ~てもらう, merendahkan status pembicara untuk menunjukkan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada pelakunya. Penerima tindakan adalah subjek gramatikal, sedangkan atasan yang melakukan tindakan ditandai dengan partikel に atau から.
~をもらう
~をもらう
Verba もらう mengungkapkan penerimaan benda fisik atau hal abstrak dari orang lain. Penerima barang bertindak sebagai subjek gramatikal dalam kalimat, sementara pemberi ditandai oleh partikel に atau から.
~てすみません
~てすみません
Pola ~てすみません digunakan untuk meminta maaf secara sopan sambil menyatakan secara pasti hal yang membuat kamu meminta maaf. Dengan menghubungkan alasan menggunakan bentuk て secara langsung ke すみません, kamu menunjukkan penyesalan yang tulus atas suatu tindakan, kelalaian dalam bertindak, atau situasi yang tidak nyaman. Ungkapan ini terdengar jauh lebih alami dan dewasa daripada menggunakan kata-kata seperti から (karena) untuk menjelaskan alasan permintaan maaf.
こそ
こそ
Partikel 「こそ」 digunakan untuk menyoroti suatu hal, alasan, atau frasa tertentu, menambahkan penekanan kuat yang berarti 'justru ini' atau 'pastinya yang ini'. Partikel ini menggantikan penanda standar seperti 「は」 atau 「が」 untuk membuat pernyataan yang kuat, dan ditempelkan setelah partikel lain seperti 「から」 atau 「に」 untuk menekankan penyebab atau konteks yang pasti.
せいか
せいか
Bentuk tata bahasa Jepang 「せいか」 digunakan untuk menyatakan kemungkinan alasan dari suatu situasi, biasanya ketika hasilnya kurang diharapkan atau tidak terduga. Bentuk ini kurang lebih berarti "mungkin karena", yang menunjukkan bahwa pembicara sedang menebak penyebabnya dan tidak sepenuhnya yakin. Karena menyiratkan ketidakpastian, 「せいか」 melembutkan pernyataan dibandingkan dengan menyatakan penyebab secara langsung menggunakan bentuk seperti 「せいで」 atau 「から」.
せっかく
せっかく
Adverbia せっかく, yang berarti “sekkaku,” menyoroti bahwa usaha khusus telah dilakukan atau kesempatan langka telah muncul. Bentuk ini membawa ekspektasi emosional yang kuat bahwa usaha atau kesempatan ini harus membuahkan hasil positif dan tidak boleh disia-siakan. Kamu akan sering melihatnya dipasangkan dengan pola alasan seperti から untuk menyarankan agar memanfaatkan situasi, atau pola kontras seperti のに untuk mengungkapkan penyesalan saat kesempatan hilang.
なにしろ
なにしろ
「なにしろ」 adalah adverbia tingkat menengah ke atas yang digunakan untuk menekankan alasan yang kuat, memberikan dalih, atau menyoroti keadaan yang ekstrem. Kata ini secara alami berpasangan dengan akhiran penanda alasan seperti 「から」 atau 「ので」 untuk menjelaskan mengapa suatu situasi tidak dapat disangkal. Kata ini membawa nuansa subjektif, sehingga umum digunakan dalam percakapan dan penjelasan pribadi daripada pelaporan objektif yang formal.
~にいたるまで
~にいたるまで
Pola tata bahasa formal にいたるまで menyatakan bahwa suatu rentang, cakupan, atau situasi meluas hingga batas yang ekstrem atau mengejutkan. Pola ini melampaui titik akhir sederhana seperti まで dengan menekankan sifat cakupan yang menyeluruh, sering kali menyiratkan bahwa sesuatu memengaruhi segalanya, bahkan hingga ke detail terkecil. Pola ini sering dipasangkan dengan から untuk menunjukkan rentang yang luas, seperti "dari A hingga sampai ke B", dan umum digunakan dalam laporan berita, esai, serta pidato formal.
~にほかならない
~にほかならない
Pola formal にほかならない menegaskan dengan kuat bahwa penyebab, alasan, atau identitas tertentu adalah kebenaran mutlak, tanpa menyisakan ruang untuk kemungkinan lain. Pola ini sering diterjemahkan sebagai "tidak lain adalah" atau "bukan lain melainkan," menyampaikan penilaian pasti atau keyakinan kuat dari pembicara. Kamu akan sering melihat ungkapan tingkat menengah atas ini dipasangkan dengan partikel alasan seperti から atau ため dalam pidato formal, esai, dan literatur tertulis.
~ゆえ
~ゆえ
Pola ~ゆえ adalah ungkapan yang sangat formal dan sastrawi yang digunakan untuk menyatakan alasan, sebab, atau konsekuensi yang tak terelakkan. Pola ini terutama muncul dalam dokumen resmi, pidato, sastra, dan konteks sejarah, berfungsi sebagai padanan formal untuk ungkapan seperti ため. Karena menyatakan fakta yang objektif atau logis, klausa ゆえ tidak dapat diikuti oleh perintah, permintaan, atau ungkapan niat pribadi pembicara.
じゃあ
じゃあ
じゃあ adalah penghubung lisan berfrekuensi tinggi yang membuka giliran setelah sesuatu sudah dikatakan atau disepakati. Bentuk ini menunjuk ke langkah berikutnya, pilihan, atau penutup lembut, dan sering dipadankan dengan "kalau begitu" atau "nah kalau begitu," meski dalam bahasa Jepang fungsinya adalah langkah percakapan, bukan kata alasan penuh seperti から. Di level N5 kamu terutama menjumpainya dalam obrolan sehari-hari yang akrab; percakapan yang lebih formal sering lebih memilih では atau それでは.
それで
それで
それで adalah penghubung di awal kalimat yang menunjuk kembali ke informasi yang sudah diberikan, lalu memperkenalkan hasil alami, akibat, atau langkah berikutnya. Sering diterjemahkan sebagai "jadi", "karena itu", atau "oleh karena itu", tetapi dalam bahasa Jepang bentuk ini diletakkan di awal kalimat lanjutan, bukan menempel di dalam klausa seperti から. Pembelajar biasanya bertemu それで di level N4 dalam percakapan, penceritaan, dan penjelasan sederhana ketika alasan sudah jelas dari konteks.
つまり
つまり
つまり adalah penanda wacana yang mengulang apa yang baru saja dikatakan, menamai apa yang dimaksud oleh isi itu, atau meringkas penjelasan panjang menjadi poin yang lebih jelas. Bentuk ini membutuhkan konteks sebelumnya yang masih bisa ditelusuri dan tetap pada gagasan yang sama; bukan penanda pindah topik bebas, dan bukan penanda sebab seperti から atau ので. Pembelajar menemui つまり di tahap pengayaan penanda wacana untuk kelas, percakapan, artikel, dan presentasi, di mana langkah klarifikasi singkat membantu pendengar atau pembaca tetap terarah.
~じゃけん
~じゃけん
~じゃけん adalah penghubung lisan regional yang menandai alasan dan sering berlanjut ke hasil, kira-kira seperti だから atau から standar. Bentuk ini terutama natural setelah nomina dan adjektiva-na (雨じゃけん, 好きじゃけん), di mana じゃ membawa tautan mirip kopula ke penanda alasan けん. Pembelajar biasanya menemuinya dalam percakapan lokal, media berwarna dialek, dan ucapan Jepang barat—terutama Hiroshima dan wilayah Chugoku sekitarnya—bukan di buku teks atau tulisan formal. Perlakukan sebagai alat pengenalan dan produksi ringan: pahami dulu tautan karena/jadi, lalu simpan だから, から, atau ので standar untuk esai, ujian, dan bahasa sopan yang hati-hati.